Jember //TintaPos.Com// – Sejak malam hingga pagi jalur Gumitir dipadati kendaraan pribadi dari Jember maupun dari Banyuwangi.Jalur Gumitir yang menghubungkan Jember dengan Banyuwangi mulai padat kendaraan.
Kepadatan kendaraan itu terlihat sejak Sabtu (24/3) sore hingga minggu (15/3) pagi.
Selain kendaraan pribadi juga mobil travel yang di dalamnya ada penumpang yang pulang dari Bali.
Mereka yang pulang dari Bali menggunakan kendaraan pribadi, sepeda motor maupun travel.Sehingga jalan penghubung nasional dua Kabupaten itu cukup padat.
Selain dipadati kendaraan pribadi, mobil travel kendaraan roda dua mendominasi.
Kebanyakan yang menggunakan roda dua itu secara bersamaan dari Bali hendak pulang ke tujuan yang sama.
Karena ada pengendara sepeda motor yang pulang dari Bali pada pukul 00.00 untuk menghindari kemacetan di jalan.
Caca,dan temannya,yang sama sama warga asal Pace, Kecamatan Silo pulang bersama sejak pukul 00.00. Sampai di Gumitir sekitar pukul 09.00 pagi.
“Di sepanjang jalan mulai pulang dari Bali sudah padat. Ketika masuk Jawa di wilayah Banyuwangi hingga Jember kendaraan makin padat,” katanya.
Karena yang pulang ini untuk merayakan Idul Fitri barang-barang seperti sepeda motor dan mainan anaknya juga dibawa pulang.
Bukan hanya itu, tetapi ada pemudik yang menggunakan mobil pribadi pulang membawa spring bed .
Mobil yang sudah penuh itu dibagian atasnya masih ada barang lain termasuk springbed.Karena rata – rata orang jawa yang kerja ke Bali itu dari Lumajang, Jember dan Bondowoso.
Sementara jalur Gumitir memang menjadi tempat res area yang nyaman setelah perjalanan jauh.Jalur Gumitir yang dikenal dengan banyak tikungan itu digunakan untuk istirahat. Salah satunya di puncak Gumitir dan warung yang tempat parkirnya luas.
“Ketika penat karena perjalanan jarak jauh sebaiknya untuk istirahat. Baru kalau sudah fress bisa melanjutkan kembali perjalanannya,” katanya.
Menurutnya jalur Gumitir dikenal dengan banyak tikungan dan jalan naik turun.Kasatlantas Polres Jember AKP Bernardus Bagas Simarmata menghimbau kepada warga yang mudik untuk tetap waspada.
“Ingat keselamatan berkendara paling utama, karena keluarga menunggu dirumah. Pengendara yang naik sepeda motor untuk berhati-hati. Apalagi masih banyak pengendara sepeda motor yang ditambahkan di bagian depan,” imbaunya. (redjatim)






















