MATARAM //TintaPos.Com// – Pusat Kajian Demokrasi (PUKAD) NTB secara resmi menyatakan akan menggelar aksi masa besar-besaran yang dirangkaikan dengan aksi kemah di depan Kantor DPD Partai Gerindra Provinsi NTB pada Sabtu, 28 Maret 2026. Langkah ekstrem ini diambil sebagai bentuk desakan agar partai berlambang garuda tersebut segera memanggil dan memeriksa Bupati Dompu, Bambang Firdaus, terkait dugaan skandal etika dan perselingkuhan yang tengah menjadi sorotan publik.
Direktur PUKAD NTB, Firmansyah, yang akrab disapa Wolex, menegaskan bahwa aksi ini bukan sekadar unjuk rasa biasa. PUKAD berkomitmen untuk melakukan aksi kemah di lokasi hingga tuntutan mereka dipenuhi oleh struktur partai.
“Kami tidak akan pulang sebelum ada kepastian. PUKAD akan berkemah di depan Kantor DPD Gerindra NTB sampai tuntutan pemeriksaan terhadap Bupati Dompu dilakukan secara transparan. Ini adalah ujian bagi komitmen moral partai,” tegas Wolex dalam keterangannya, Selasa (24/3).
Wolex menjelaskan bahwa gerakan ini murni bertujuan untuk menjaga marwah dan integritas Partai Gerindra, yang merupakan partai besutan Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, citra presiden dan partai tidak boleh tercederai oleh perilaku kader di daerah yang diduga melanggar kode etik berat.
“Gerindra adalah partai Presiden Prabowo. Kita ingin memastikan bahwa pemimpin yang diusung oleh partai ini memiliki moralitas yang bersih. Jangan sampai skandal pribadi merusak kepercayaan rakyat terhadap institusi partai,” tambahnya.
Lebih lanjut, Direktur PUKAD ini mengklarifikasi bahwa gerakan tersebut sama sekali tidak memiliki agenda politik praktis terkait konstelasi kekuasaan di Kabupaten Dompu. Ia menepis isu yang mencoba membenturkan kepala daerah.
“Gerakan ini murni gerakan moral. Tidak ada sangkut pautnya dengan persoalan perebutan kekuasaan di Dompu yang belakangan santer disuarakan oleh oknum-oknum yang ingin mengadu domba antara Bupati dan Wakil Bupati. Fokus kami jelas: Integritas dan Marwah Partai Gerindra harus diselamatkan dari benalu moral,” pungkas Wolex.
Aksi akan dimulai dengan titik kumpul di Bundaran Kampus Universitas Mataram (UNRAM) pada pukul 09.00 WITA, sebelum massa bergerak menuju Kantor DPD Partai Gerindra NTB untuk memulai orasi dan pendirian tenda kemah.






















