KadisDukcapil Kuansing

RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

Dody Fitrawan, S.A.P,. M.M Plt. Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kabupaten Kuantan Singingi

Satpol PP Banyuwangi Semprot Badut Jalanan di Genteng, Mangkal di Lampu Merah Maron

- Penulis

Jumat, 27 Maret 2026 - 06:22

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banyuwangi, //Tintapos.com// – Personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) BKO V Genteng kembali melakukan penertiban terhadap penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) yang nekat beroperasi di area publik yang dilarang. Kali ini, sejumlah pelakon badut jalanan mendapatkan teguran keras lantaran nekat mangkal di perempatan lampu merah Dusun Maron, Desa Genteng Kulon, Kecamatan Genteng, Banyuwangi.

Penertiban ini dilakukan saat anggota menggelar patroli rutin pada Kamis-Jumat (26-27/03/2026). Kehadiran para badut di tengah padatnya arus lalu lintas dianggap membahayakan keselamatan pengguna jalan maupun para pelakon itu sendiri.

Koordinator Satpol PP BKO V Genteng, Masruri, menegaskan bahwa tindakan ini diambil sebagai langkah preventif untuk menjaga ketertiban umum (Trantibum). Menurutnya, perempatan Maron merupakan salah satu titik vital dengan volume kendaraan yang cukup tinggi di wilayah Genteng.

Hari ini kami kembali melaksanakan patroli rutin di wilayah Genteng. Saat melintas di perempatan lampu merah Dusun Maron, kami mendapati adanya pelakon badut yang mangkal di sana. Langsung kami berikan teguran di tempat agar mereka tidak lagi beraktivitas di area tersebut,” ujar Masruri, Jumat (27/03/2026).

Masruri menjelaskan, area lampu merah merupakan ruang publik yang dilarang bagi aktivitas mengamen maupun meminta-minta, meskipun dikemas dalam bentuk hiburan badut. Ia menilai keberadaan mereka di tengah jalan sangat berisiko.

Kami sampaikan kepada mereka, bahwa lampu merah itu bukan tempat untuk mencari nafkah dengan cara seperti ini. Selain mengganggu pemandangan, keselamatan mereka taruhannya. Bayangkan kalau ada kendaraan yang remnya blong atau pengendara yang kurang konsentrasi, tentu sangat berbahaya,” jelasnya panjang lebar.

Lebih lanjut, Masruri mengungkapkan bahwa pihaknya seringkali menerima laporan dari masyarakat terkait aktivitas badut jalanan yang mulai menjamur di titik-titik persimpangan jalan protokol.

Baca Juga:  Hujan Deras dan Angin Kencang Terjang Sukosari Bondowoso, Rumah dan Warung Rusak

Banyak pengguna jalan yang mengeluh karena merasa terganggu. Terkadang kehadiran mereka membuat fokus pengendara terpecah saat lampu hijau mulai menyala. Oleh karena itu, kami memberikan edukasi bahwa ada aturan yang melarang kegiatan semacam ini di ruang publik tertentu,” tegas Masruri.

Dalam teguran tersebut, Satpol PP tidak langsung melakukan penyitaan kostum, namun memberikan peringatan tertulis dan pendataan terhadap para pelakon. Masruri menekankan bahwa jika mereka kembali ditemukan di lokasi yang sama, tindakan tegas akan diambil.

Untuk kali ini sifatnya masih pembinaan dan teguran lisan serta pendataan identitas. Kami minta mereka segera meninggalkan lokasi. Namun, jika besok-besok masih membandel dan tetap mangkal di perempatan Maron atau lampu merah lainnya, jangan salahkan kami jika nanti ada tindakan lebih tegas, termasuk pengamanan alat atau kostum yang digunakan,” imbuhnya.

Masruri juga mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif dalam menjaga ketertiban di wilayah Genteng. Ia mengimbau agar warga tidak memberikan uang di jalanan guna memutus rantai aktivitas PMKS di persimpangan jalan.

Kami paham mereka mencari makan, tapi caranya harus benar dan tidak boleh melanggar aturan. Kami akan terus melakukan patroli secara berkala. Tidak hanya di Genteng Kulon, tapi di seluruh titik rawan di bawah naungan BKO V Genteng agar wilayah kita tetap kondusif, nyaman, dan indah dipandang mata,” pungkasnya.

Hingga patroli berakhir, suasana di perempatan Maron terpantau kembali steril dari aktivitas badut jalanan. Satpol PP memastikan akan terus memantau lokasi tersebut untuk memastikan para pelanggar tidak kembali lagi. (Tim)

Berita Terkait

GEGARA BANTUAN: PKH & SEMBAKO SALUR KE YANG MAMPU, JANDA TUA & MISKIN NOL BESAR!
The Audience Couldn’t Help But Rock the Stage
Penonton Tak Kuasa Menahan Goyang,Ketika Ajeng Febria Mengguncang Panggung
Diserbu Ribuan Penonton, Lumajang Bergetar Dan Membara
Kepala BKN,Ikuti Senam dan Tanam Pohon Bersama Ratusan ASN Situbondo
Polemik Bus Ilegal, Dishub Janji Turun, BAPEKA-NTB Beri Ultimatum: Minggu Depan Belum Ditindak, Kami Segel!
PCNU Kota Bekasi Gelar Halal Bihalal, Ketua PCNU Beri Arahan Khusus Terkait Isu Timur Tengah
Relawan SPPG Padasan Bondowoso Rutin Senam Aerobik, Jaga Kebugaran dan Kesehatan Tubuh
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 06:18

GEGARA BANTUAN: PKH & SEMBAKO SALUR KE YANG MAMPU, JANDA TUA & MISKIN NOL BESAR!

Minggu, 12 April 2026 - 05:44

The Audience Couldn’t Help But Rock the Stage

Minggu, 12 April 2026 - 05:43

Penonton Tak Kuasa Menahan Goyang,Ketika Ajeng Febria Mengguncang Panggung

Minggu, 12 April 2026 - 05:40

Diserbu Ribuan Penonton, Lumajang Bergetar Dan Membara

Minggu, 12 April 2026 - 05:36

Kepala BKN,Ikuti Senam dan Tanam Pohon Bersama Ratusan ASN Situbondo

Minggu, 12 April 2026 - 01:23

PCNU Kota Bekasi Gelar Halal Bihalal, Ketua PCNU Beri Arahan Khusus Terkait Isu Timur Tengah

Sabtu, 11 April 2026 - 16:22

Relawan SPPG Padasan Bondowoso Rutin Senam Aerobik, Jaga Kebugaran dan Kesehatan Tubuh

Sabtu, 11 April 2026 - 14:18

UAR Gelar Rapat Kerja 2026, Fokus Konsolidasi Organisasi dan Penyusunan SOP

Berita Terbaru

Berita

The Audience Couldn’t Help But Rock the Stage

Minggu, 12 Apr 2026 - 05:44

Berita

Diserbu Ribuan Penonton, Lumajang Bergetar Dan Membara

Minggu, 12 Apr 2026 - 05:40