RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

UAR Gelar Rapat Kerja 2026, Fokus Konsolidasi Organisasi dan Penyusunan SOP

- Penulis

Sabtu, 11 April 2026 - 14:18

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOGOR //TintaPos.Com//– Lembaga kemanusiaan Ukhuwah Al-Fatah Rescue (UAR) menyelenggarakan Rapat Kerja (Raker) Pengurus Pusat pada Sabtu–Ahad, 11–12 April 2026, di The Tavia Riverside Resort, kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat. Kegiatan dibuka Sabtu pukul 13.30 WIB.

Raker yang mengusung tema “Konsolidasi Organisasi dalam Menyusun Strategi dan Standar Operasional Prosedur (SOP)” ini diikuti sebanyak 20 peserta terdiri pembina UAR H. Abdul Malik dan H. Syakuri, jajaran pengurus UAR pusat meliputi Ketua Umum H. Endang Sudrajat, Sekretaris Umum Muqarrobin Al Ayubi, Bendahara Umum H. Rohyadi, para kepala divisi, serta staf maliyah pusat.

Ketua Panitia Raker, Muhammad Tri Habibie, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Raker 2026 ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan momentum penting untuk memperkuat fondasi organisasi.

“Raker ini menjadi momentum bagi kita untuk memperkuat fondasi UAR yang tumbuh dari bawah, sekaligus menjadi ajang silaturahmi para dewan penasehat dan jajaran pengurus,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh peserta untuk melakukan evaluasi terhadap capaian tahun 2025, mulai dari respon kebencanaan, pengelolaan donasi, rekrutmen SDM, hingga pelatihan anggota. Meski berbagai kegiatan telah berjalan baik, menurutnya masih terdapat tantangan, khususnya terkait keseragaman gerak dan koordinasi di lapangan.

“Tanpa SOP yang jelas, regenerasi akan berjalan lambat dan risiko di lapangan meningkat. Kita harus memastikan standar kualitas yang sama di setiap daerah,” tegasnya.

Dalam pemaparannya, Tri Habibie juga menyoroti beberapa aspek penting, seperti peningkatan koordinasi relawan, transparansi pengelolaan donasi, penguatan rekrutmen berbasis kebutuhan daerah, serta peningkatan kualitas pelatihan untuk menjawab kompleksitas tantangan kebencanaan.

Sementara itu, Ketua Umum UAR, Endang Sudrajat, ST., MT., dalam sambutan pengantarnya menegaskan bahwa Raker merupakan momentum strategis untuk melakukan evaluasi, konsolidasi, dan perencanaan organisasi ke depan.

“Rapat kerja ini bukan sekadar agenda rutin, tetapi momentum strategis untuk mewujudkan UAR yang lebih kuat, profesional, dan berdampak luas bagi umat dan masyarakat,” ungkapnya.

Baca Juga:  TINTA POS NTB TEGAS: BANTUAN INTERNASIONAL BUKAN TAMENG, ADIM: KAMI AWASI SESUAI DASAR HUKUM JURNALISTIK

Ia menekankan delapan fokus utama dalam Raker 2026, di antaranya penguatan kelembagaan, evaluasi kinerja Korwil dan Korda, rekrutmen anggota baru sebagai bagian dari regenerasi, serta peningkatan program pendidikan dan pelatihan (Diklat SAR).

Selain itu, Endang juga menyoroti pentingnya penguatan Divisi Pusat Data dan Informasi (Pusdatin), pengembangan unit usaha untuk kemandirian organisasi, serta penyusunan sistem pendanaan yang transparan dan berkelanjutan.

“Standar operasional prosedur dalam respon tanggap darurat harus diperkuat agar setiap aksi di lapangan berjalan cepat, tepat, aman, dan terkoordinasi,” jelasnya.
Ia juga mengajak seluruh jajaran untuk mengedepankan sinergi dan menghilangkan ego sektoral dalam menjalankan roda organisasi.

“Organisasi ini tidak akan besar karena satu atau dua orang, tetapi karena kontribusi aktif seluruh anggotanya. Mari kita bangun komunikasi dan koordinasi yang kuat di setiap ini,” tambahnya.

Melalui Raker ini, diharapkan seluruh divisi dan tingkatan struktur organisasi mampu merumuskan program kerja yang realistis, terukur, dan berdampak nyata, sehingga UAR semakin profesional dan siap menghadapi berbagai tantangan kebencanaan di masa mendatang.

“Saya berharap rapat kerja ini dapat menghasilkan program-program yang realistis, terukur, dan dapat diimplementasikan dengan baik. Bukan hanya sekadar rencana di atas kertas, tetapi benar-benar menjadi gerakan nyata di lapangan,” pungkasnya.

Setelah agenda pembukaan, acara dilanjutkan dengan sesi penyampaian evaluasi program kerja tahun 2025 dan pemaparan program kerja tahun 2026 serta pembahasan setiap bidang hingga malam.

Menurut panitia, rapat pada Ahad (12/4) akan membahas hasil rapat dengan para Ketua Korwil dan Korda UAR di seluruh Indonesia melalui daring untuk mendapatkan masukan lebih luas dan penyempurnaan hasil rapat kerja. [Al Mujahid]

Berita Terkait

Pemerintah Kuansing Bentuk Tim Penyelesaian Sengketa Lahan Antara Masyarakat Koto Baru dengan PT. RAPP
Dukung Asta Cita Presiden, Panen Raya Jagung di Sikakak Hasilkan 1 Ton
Polda Sumsel Distribusikan 100 Jerigen Cairan Pemadam X-Fire ke 11 Polres
Masyarakat Desak Kapolres Sijunjung Tuntaskan Aktivitas PETI, Jangan Tunggu Bencana, “Jaga Alam Maka Alam Akan Jaga Kita”
Aktivitas PETI di Sijunjung Tak Terbendung, Adanya Dugaan Oknum Polisi Jadi Pemodal
Masyarakat Koto Baru Menanti Keadilan, Pemkab Kuansing Gelar Rapat Penyelesaian Persoalan dengan PT RAPP
RIBUAN MASYARAKAT DAN LEMBAGA ADAT KOTO BARU TANAM BIBIT SAWIT DI LAHAN ULAYAT YANG DIKUASAI PT RAPP
WARGA LAPORKAN DUGAAN PENCEMARAN SUNGAI AMUT OLEH LIMBAH CAIR PKS PT MAS DI TANJUNG PAUH
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 15:17

GAZALI TEGAS TIDAK DIAM LAGI: DIGEROGOTI RENTENIR TOFAN RATUSAN JUTA, TIGA LAPORAN DIAJUKAN SEKALIGUS

Senin, 7 September 2026 - 11:46

Teror Dan Ancam Polisi: Rentenir Guru P3K di Bima Terancam di Pecat dan mendekam di penjara.

Senin, 7 September 2026 - 07:28

KETUA BAZNAS NTB SERING TIDAK DI KANTOR, BANTUAN BEROBAT TERUS TERTUNDA — KELUARGA PASIEN KELUAR BIAYA RATUSAN RIBU TANPA HASIL

Minggu, 6 September 2026 - 09:15

ALIANSI MASYARAKAT BERSATU KOTA & KABUPATEN BIMA AKAN GELAR AKSI DAMAI: TOLAK RENTENIR ILEGAL, TEGAKKAN KEADILAN & LINDUNGI MARTABAT WARGA

Kamis, 3 September 2026 - 14:29

BUKAN SATU KORBAN SAJA! Rentenir Tofan Ternyata Teror Banyak Keluarga — Ibu Esti Juga Dihina Kata Kasar & Diancam, Siap Laporkan Tofan Ke Polisi.

Kamis, 3 September 2026 - 07:04

DI HARI YANG SAMA, DUA LAPORAN GEMPARKAN POLRES BIMA KOTA — Istri Korban Laporkan Pemerasan & Pengancaman, DPP BAPEKA-NTB Bongkar Rentenir Ilegal Seorang Guru  

Rabu, 2 September 2026 - 16:46

RUSTAM, SH. (PENASEHAT HUKUM BAPEKA-NTB): PRAKTIK PEMERASAN RENTENIR OLEH SEORANG ABDI NEGARA DI KOTA BIMA — MENCORONG NAMA BAIK INSTITUSI PENDIDIKAN

Rabu, 2 September 2026 - 06:53

BAPEKA-NTB AKAN LAPORKAN “TFN” (LAMPE) KE POLRES BIMA KOTA — RENTENIR YANG MANFAATKAN MEDIA SOSIAL UNTUK MEMERAS DAN MEMPERMALUKAN WARGA

Berita Terbaru