RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

Diserbu Ribuan Penonton, Lumajang Bergetar Dan Membara

- Penulis

Minggu, 12 April 2026 - 05:40

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lumajang //TintaPis.Com// – Ribuan penonton dan fans maniak memadati area lokasi pertunjukan,antri melewati pintu sambil berdesakan sejak senja, menanti satu hal: tenggelam dalam syahdu musik yang tak hanya didengar, tetapi dirasakan hingga ke tulang.

Lumajang tak sekadar ramai ia meledak. Sabtu malam berubah menjadi lautan manusia saat konser “Sugeng Dalu” menggulung kota dengan gelombang emosi yang sulit dibendung.

Begitu lampu panggung meredup dan nada pertama menggema, suasana langsung berubah drastis. Sorak-sorai pecah, lalu perlahan luruh menjadi keheningan yang sarat makna. Penonton tak lagi sekadar berdiri mereka larut.

Banyak yang memejamkan mata, mengangkat tangan, bahkan tak sedikit yang menitikkan air mata ketika lagu-lagu sendu dibawakan dengan penuh penghayatan.

“Bukan cuma konser, ini seperti pelarian dari semua beban,” ujar salah satu penonton dengan suara bergetar.

Baca Juga:  Cegah Kejahatan Bersenjata, Polres OKU Timur Tindak Tegas Kepemilikan Senpi Tanpa Izin

Di tengah kerumunan, wajah-wajah yang awalnya riuh berubah sendu, lalu kembali meledak saat tempo musik meningkat. Sebuah siklus emosi yang tak putus sepanjang malam.

Jumlah penonton melampaui ekspektasi. Area yang disiapkan nyaris tak mampu menampung antusiasme warga. Jalanan sekitar lokasi pun sempat lumpuh, dipenuhi arus manusia yang tak henti berdatangan.

Konser “Sugeng Dalu” bukan hanya pertunjukan. Ia menjadi peristiwa ledakan emosi kolektif yang menegaskan bahwa musik, di Lumajang malam itu, adalah bahasa paling jujur yang dimiliki semua orang Namun di balik kepadatan itu, ada satu hal yang tak terbantahkan: kekuatan musik yang menyatukan.

Lagu demi lagu dibawakan dengan totalitas, memancing koor massal yang menggema hingga jauh ke luar arena. Tak ada sekat semua larut dalam satu frekuensi rasa dan asa.(DO’A).

Berita Terkait

Pemerintah Kuansing Bentuk Tim Penyelesaian Sengketa Lahan Antara Masyarakat Koto Baru dengan PT. RAPP
Dukung Asta Cita Presiden, Panen Raya Jagung di Sikakak Hasilkan 1 Ton
Polda Sumsel Distribusikan 100 Jerigen Cairan Pemadam X-Fire ke 11 Polres
Masyarakat Desak Kapolres Sijunjung Tuntaskan Aktivitas PETI, Jangan Tunggu Bencana, “Jaga Alam Maka Alam Akan Jaga Kita”
Aktivitas PETI di Sijunjung Tak Terbendung, Adanya Dugaan Oknum Polisi Jadi Pemodal
Masyarakat Koto Baru Menanti Keadilan, Pemkab Kuansing Gelar Rapat Penyelesaian Persoalan dengan PT RAPP
RIBUAN MASYARAKAT DAN LEMBAGA ADAT KOTO BARU TANAM BIBIT SAWIT DI LAHAN ULAYAT YANG DIKUASAI PT RAPP
WARGA LAPORKAN DUGAAN PENCEMARAN SUNGAI AMUT OLEH LIMBAH CAIR PKS PT MAS DI TANJUNG PAUH
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 15:17

GAZALI TEGAS TIDAK DIAM LAGI: DIGEROGOTI RENTENIR TOFAN RATUSAN JUTA, TIGA LAPORAN DIAJUKAN SEKALIGUS

Senin, 7 September 2026 - 11:46

Teror Dan Ancam Polisi: Rentenir Guru P3K di Bima Terancam di Pecat dan mendekam di penjara.

Senin, 7 September 2026 - 07:28

KETUA BAZNAS NTB SERING TIDAK DI KANTOR, BANTUAN BEROBAT TERUS TERTUNDA — KELUARGA PASIEN KELUAR BIAYA RATUSAN RIBU TANPA HASIL

Minggu, 6 September 2026 - 09:15

ALIANSI MASYARAKAT BERSATU KOTA & KABUPATEN BIMA AKAN GELAR AKSI DAMAI: TOLAK RENTENIR ILEGAL, TEGAKKAN KEADILAN & LINDUNGI MARTABAT WARGA

Kamis, 3 September 2026 - 14:29

BUKAN SATU KORBAN SAJA! Rentenir Tofan Ternyata Teror Banyak Keluarga — Ibu Esti Juga Dihina Kata Kasar & Diancam, Siap Laporkan Tofan Ke Polisi.

Kamis, 3 September 2026 - 07:04

DI HARI YANG SAMA, DUA LAPORAN GEMPARKAN POLRES BIMA KOTA — Istri Korban Laporkan Pemerasan & Pengancaman, DPP BAPEKA-NTB Bongkar Rentenir Ilegal Seorang Guru  

Rabu, 2 September 2026 - 16:46

RUSTAM, SH. (PENASEHAT HUKUM BAPEKA-NTB): PRAKTIK PEMERASAN RENTENIR OLEH SEORANG ABDI NEGARA DI KOTA BIMA — MENCORONG NAMA BAIK INSTITUSI PENDIDIKAN

Rabu, 2 September 2026 - 06:53

BAPEKA-NTB AKAN LAPORKAN “TFN” (LAMPE) KE POLRES BIMA KOTA — RENTENIR YANG MANFAATKAN MEDIA SOSIAL UNTUK MEMERAS DAN MEMPERMALUKAN WARGA

Berita Terbaru