Banyuwangi //Tintapos.com// – Jajaran Polresta Banyuwangi memperketat pengamanan di sejumlah titik pelaksanaan Upacara Melasti dalam rangka menyambut Hari Raya Nyepi dan Tahun Baru Saka 1948. Personel kepolisian disebar untuk memastikan rangkaian penyucian diri umat Hindu tersebut berjalan aman dan kondusif,
Kegiatan pengamanan ini dilakukan secara serentak di beberapa lokasi strategis. Di wilayah hukum Polsek Songgon, pengamanan dipusatkan di Wisata Rowo Bayu, Desa Bayu. Upacara ini diikuti oleh sekitar 300 umat Hindu dari Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Lereng Raung yang meliputi wilayah Kecamatan Songgon, Sempu, Genteng, Glenmore, hingga Kalibaru. Prosesi yang mengusung tema “Vasudaiva Kutumbakam – Satu Bumi, Satu Keluarga” ini berlangsung khidmat meski sempat diwarnai cuaca hujan.
Sementara itu, di wilayah selatan, Polsek Pesanggaran melaksanakan pengamanan di Pura Tawang Alun, Pantai Pulau Merah, Dusun Pancer, Desa Sumberagung. Sejak pagi hari, personel telah bersiaga di lokasi untuk memastikan ketertiban arus lalu lintas dan kenyamanan umat yang melaksanakan ritual di bibir pantai. Pengamanan serupa juga dilaksanakan secara intensif di wilayah Kecamatan Tegaldlimo yang menjadi salah satu basis utama pelaksanaan ibadah Melasti di Kabupaten Banyuwangi.
Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Dr. Rofiq Ripto Himawan, S.I.K., S.H., M.H., memberikan apresiasi atas sinergitas jajarannya di lapangan yang telah bekerja sama dengan unsur TNI, Forpimka, serta Pecalang dalam menjaga kondusifitas wilayah.
“Keamanan dan kenyamanan dalam beribadah adalah hak setiap warga negara yang harus kami jamin sepenuhnya. Melalui kehadiran Polri di tengah-tengah prosesi Melasti ini, kami ingin memastikan bahwa seluruh rangkaian ibadah menuju Hari Raya Nyepi dapat berjalan tanpa kendala. Semangat toleransi dan kebersamaan, sesuai tema ‘Satu Bumi, Satu Keluarga’, harus terus kita rawat. Apalagi pada tahun ini, momentum hari besar keagamaan hadir berdekatan, sehingga menjadi ujian sekaligus bukti bahwa masyarakat Banyuwangi sangat menjunjung tinggi nilai-nilai kerukunan dalam keberagaman,” tegas Kombes Pol Rofiq Ripto Himawan.
Selain melakukan pengamanan fisik di lokasi, petugas kepolisian juga memberikan imbauan Kamtibmas kepada masyarakat dan pengunjung wisata untuk tetap menjaga ketertiban. Kapolsek Songgon, AKP Pudji Wahyono, S.H., Kapolsek Tegaldlimo AKP. Sadimun S.H., dan Kapolsek Pesanggaran, AKP Maskur, S.H., melaporkan bahwa secara umum rangkaian kegiatan di masing-masing wilayah berjalan dengan aman, tertib, dan terkendali.
Dengan pengawalan ketat ini, Polresta Banyuwangi berharap seluruh umat Hindu dapat menjalankan tahapan Catur Brata Penyepian dengan tenang, sekaligus menjaga stabilitas keamanan di wilayah ujung timur Pulau Jawa ini tetap terjaga.(Tim)






















