Kabupaten Kaur //TintaPos.Com// – Alasan saya menulis ini bukan karena saya ingin menjatuhkan Pemerintah Daerah saya sendiri, melainkan karena saya ingin keadilan dan hak kami sebagai mahasiswa yang menerima beasiswa tersebut.
Sebelumnya, saya merupakan mahasiswa yang menerima beasiswa BJB tahun 2021 yang berkuliah di IPB University, Bogor.
Hingga saat ini Februari 2026 saya dan teman teman saya yang lain belum menerima hak kami yaitu UKT semester 7 dan 8, biaya hidup, biaya tempat tinggal, riset dan buku. “Katanya Saat di wawancarai oleh Media Tinta pos.
Kendala biaya ini muncul di akhir periode Bupati 2020-2025 yaitu Bapak Lismidianto (alm) dan Bapak Herlian Muchrim. kendala ini belum juga terselesaikan hingga pergantian Bupati dan Wakil Bupati Kaur 2025-2030 Bapak Gusril Pausi dan Abdul Hamid.
Saya dan teman teman saya yang lain sudah berusaha menghubungi dan petugas di dinas seperti Bapak Bawono (alm), Bapak Herlian Muchrim, Bapak Sekda pada saat itu namun tidak kunjung mendapatkan kepastian.
Kami hanya mendapatkan janji janji palsu, suara kami seperti diabaikan, tidak didengar dan disepelekan.
Lalu diperiode Bupati baru ini, saya pribadi sudah sempat menghubungi Bapak Bupati Kaur via Wa namun beliau menjawab nanti akan ditelusuri lagi karena saya baru menjabat 1,5 bulan. Lalu kami juga sudah menghubungi petugas petugas yang lain, namun sayangnya selalu saja ada pergantian petugas pengurus BJB ini, sehingga kami selalu di lempar sana lempar sini, bahkan saat ini kami sudah diabaikan, chat kami tidak lagi dibalas.
Selama ini kami selalu mencoba mengkomunikasikan ini dibalik layar, namun sayangnya cara seperti ini nampaknya membuat Petugas Dinas menyepelekan masalah ini.
Seharusnya Uang Beasiswa ini sudah kami terima di akhir tahun 2024. Entah apa yang terjadi, hingga pada saat ini uang beasiswa ini tidak ada titik terang kapan akan dicairkan. “Tutup nya dengan Nada Sedih.
(Lintang TP)






















