RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

Imaam Yakhsyallah Mansur: Kehormatan Masjidil Haram dan Masjidil Aqsa Harus Dijaga Bersama

- Penulis

Kamis, 28 Mei 2026 - 17:22

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOGOR //TintaPos.Com// – Imaam Yakhsyallah Mansur mengingatkan, umat Islam harus menjaga bersama kehormatan dua tempat suci Masjidil Haram yang di dalamnya terdapat Ka’bah sebagai kiblat shalat, pusat ibadah haji dan umrah, serta Masjidil Aqsa kiblat pertama umat Islam sebelum dipindahkan ke Ka’bah.

“Menjaga kehormatan kedua aset besar umat yang disyariatkan Allah tersebut tidak boleh dipisahkan karena keduanya merupakan warisan perjuangan para nabi,” ujar Imaam Yakhsyallah Mansur dalam khutbah Shalat Idul Adha 1447 H di Pondok Pesantren Al-Fatah, Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (27/5/2026).

Mengutip firman Allah Subhanahu wa Ta’ala dalam Surat Ali Imran ayat 96–97, beliau menegaskan bahwa Ka’bah merupakan rumah ibadah pertama yang dibangun untuk manusia dan sumber petunjuk bagi seluruh alam serta sentral ibadah haji.

“Ka’bah bukan sekadar batu, tetapi simbol tauhid, pusat ibadah, kiblat kaum muslimin, dan lambang kesatuan umat Islam di seluruh dunia,” tegas Imaam Yakhsyallah.

Lebih lanjut ia menjelaskan, berdasarkan tafsir Ibnu Katsir, Ka’bah merupakan rumah Allah yang telah ada sejak Nabi Adam alaihis salam, kemudian dibangun kembali oleh Nabi Ibrahim alaihis salam bersama putranya Nabi Ismail alaihis salam.

Mengutip penjelasan Imam Al-Qurthubi dan Imam Jalalain, Imaam Yakhsyallah mengatakan bahwa keberkahan Ka’bah meliputi keberkahan agama, keselamatan dunia dan akhirat, serta petunjuk bagi manusia dalam beribadah kepada Allah subhanahu wa ta’ala.

Dalam khutbah tersebut, Imaam Jama’ah Muslimin (Hizbullah) juga menguraikan hubungan erat antara Ka’bah dan Masjidil Aqsa. Ia menyebutkan, berdasarkan hadits riwayat Muslim dari Abu Dzar Al-Ghifari, Masjidil Aqsa dibangun 40 tahun setelah Ka’bah dibangun.

“Masjidil Aqsa diberkahi Allah sebagaimana disebutkan langsung dalam Al-Qur’an Surat Al-Isra ayat satu. Keberkahannya meliputi keberkahan agama dan dunia,” kata Imaam Yakhsyallah.

Baca Juga:  AKSI BAPEKA NTB SEGEL PT.CITRA NUSA PERSADA, AKHIRNYA DILAPORKAN PENIPUAN DI POLRES BIMA KOTA

Beliau menerangkan, para ulama tafsir menjelaskan bahwa Baitul Maqdis menjadi tempat lahirnya para Nabi dan Rasul, tempat turunnya para malaikat serta dianugerahi tanah yang subur dan hasil bumi yang melimpah. Karena itu umat Islam tidak boleh hanya memperhatikan Masjidil Haram sementara mengabaikan kondisi Masjidil Aqsa.

Ia juga mengajak umat Islam menanamkan niat untuk dapat mengunjungi kedua baitullah tersebut serta terus berikhtiar agar umat Islam kembali bebas beribadah di Masjidil Aqsa sebagaimana bebasnya beribadah di Masjidil Haram.

“Kita harus terus berupaya sekuat tenaga untuk membebaskan Masjidil Aqsa dan mendukung kemerdekaan bangsa Palestina dari penjajahan Zionis Israel,” tegas Imaam Yakhsyallah Mansur.

Shalat Idul Adha 1447 H di Pondok Pesantren Al-Fatah dilaksanakan di tanah lapang komplek pesantren, mulai pukul 06.30 WIB dan diikuti sekitar 500 jamaah warga komplek Pondok Pesantren dan sekitarnya.

Usai khutbah, jamaah melaksanakan musafahah, bersalaman sambil menyampaikan ucapan selamat hari raya dan saling memohon maaf. Imaam Yakhsyallah juga memberikan nasihat khusus kepada kaum muslimat sebagaimana dicontohkan Rasulullah shallallahu alaihi wasallam setelah khutbah hari raya.

Sementara itu, Panitia Penyembelihan Hewan Kurban, Mahdi Faruq, menyampaikan bahwa pada Idul Adha tahun ini panitia menyembelih 18 ekor sapi dan 37 ekor kambing.

“Alhamdulillah tahun ini dari Koarmada RI juga memberikan hewan qurban satu ekor sapi dan panitia membagikan sebanyak 2.100 kupon pengambilan daging kurban yang terdiri tiga kriteria warna: Merah (1,5 kg), Hijau (1 kg) dan putih untuk daging seberat 0,5 kilogram,” ujarnya. [AM].

Berita Terkait

Pemerintah Kuansing Bentuk Tim Penyelesaian Sengketa Lahan Antara Masyarakat Koto Baru dengan PT. RAPP
Dukung Asta Cita Presiden, Panen Raya Jagung di Sikakak Hasilkan 1 Ton
Polda Sumsel Distribusikan 100 Jerigen Cairan Pemadam X-Fire ke 11 Polres
Masyarakat Desak Kapolres Sijunjung Tuntaskan Aktivitas PETI, Jangan Tunggu Bencana, “Jaga Alam Maka Alam Akan Jaga Kita”
Aktivitas PETI di Sijunjung Tak Terbendung, Adanya Dugaan Oknum Polisi Jadi Pemodal
Masyarakat Koto Baru Menanti Keadilan, Pemkab Kuansing Gelar Rapat Penyelesaian Persoalan dengan PT RAPP
RIBUAN MASYARAKAT DAN LEMBAGA ADAT KOTO BARU TANAM BIBIT SAWIT DI LAHAN ULAYAT YANG DIKUASAI PT RAPP
WARGA LAPORKAN DUGAAN PENCEMARAN SUNGAI AMUT OLEH LIMBAH CAIR PKS PT MAS DI TANJUNG PAUH
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 15:17

GAZALI TEGAS TIDAK DIAM LAGI: DIGEROGOTI RENTENIR TOFAN RATUSAN JUTA, TIGA LAPORAN DIAJUKAN SEKALIGUS

Senin, 7 September 2026 - 11:46

Teror Dan Ancam Polisi: Rentenir Guru P3K di Bima Terancam di Pecat dan mendekam di penjara.

Senin, 7 September 2026 - 07:28

KETUA BAZNAS NTB SERING TIDAK DI KANTOR, BANTUAN BEROBAT TERUS TERTUNDA — KELUARGA PASIEN KELUAR BIAYA RATUSAN RIBU TANPA HASIL

Minggu, 6 September 2026 - 09:15

ALIANSI MASYARAKAT BERSATU KOTA & KABUPATEN BIMA AKAN GELAR AKSI DAMAI: TOLAK RENTENIR ILEGAL, TEGAKKAN KEADILAN & LINDUNGI MARTABAT WARGA

Kamis, 3 September 2026 - 14:29

BUKAN SATU KORBAN SAJA! Rentenir Tofan Ternyata Teror Banyak Keluarga — Ibu Esti Juga Dihina Kata Kasar & Diancam, Siap Laporkan Tofan Ke Polisi.

Kamis, 3 September 2026 - 07:04

DI HARI YANG SAMA, DUA LAPORAN GEMPARKAN POLRES BIMA KOTA — Istri Korban Laporkan Pemerasan & Pengancaman, DPP BAPEKA-NTB Bongkar Rentenir Ilegal Seorang Guru  

Rabu, 2 September 2026 - 16:46

RUSTAM, SH. (PENASEHAT HUKUM BAPEKA-NTB): PRAKTIK PEMERASAN RENTENIR OLEH SEORANG ABDI NEGARA DI KOTA BIMA — MENCORONG NAMA BAIK INSTITUSI PENDIDIKAN

Rabu, 2 September 2026 - 06:53

BAPEKA-NTB AKAN LAPORKAN “TFN” (LAMPE) KE POLRES BIMA KOTA — RENTENIR YANG MANFAATKAN MEDIA SOSIAL UNTUK MEMERAS DAN MEMPERMALUKAN WARGA

Berita Terbaru