Jember //TintaPos.Com// – Naiknya debit Sungai Dinoyo tersebut, karena terjadi hujan di bagian hulu. Air bercampur lumpur dengan arus cukup deras mengalir hingga ke Desa Gugut.
Debit air Sungai Dinoyo di Desa Gugut, Kecamatan Rambipuji, masih belum baik-baik saja. Sebab, debit air kembali naik, kemarin (4/3).Situasi tersebut semakin diperparah dengan datangnya banjir susulan pada Rabu (4/3) dini hari.
Kondisi tersebut menyebabkan upaya normalisasi sungai yang direncanakan oleh Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (DPUBMSDA) Jember terpaksa ditunda.
Alat berat jenis ekskavator milik DPUBMSDA Jember yang dijadwalkan melakukan normalisasi pada, selasa (3/3) pagi tidak dapat beroperasi karena kondisi sungai masih dalam dan berarus kuat.
Ketua RT 003/RW 011 Dusun Krajan, Desa Gugut, Ali Purnomo, mengatakan banjir susulan membuat rencana normalisasi kembali gagal dilaksanakan.
“Memang rencananya normalisasi dilakukan Selasa pagi, tetapi air masih besar. Ternyata Sungai Dinoyo kembali banjir dan airnya bercampur lumpur,” ujarnya.
Menurutnya, derasnya arus serta kedalaman air membuat operator alat berat tidak berani menurunkan alat ke badan sungai karena berisiko.
“Dengan kondisi seperti ini, operator tidak berani turun. Arusnya cukup deras dan airnya masih dalam,” tuturnya.
Sedimentasi dan pendangkalan sungai dinilai menjadi salah satu penyebab banjir kerap terjadi saat hujan deras mengguyur wilayah hulu.Warga dan masyarakat berharap,debit air segera surut agar proses normalisasi bisa dilakukan secepatnya agar jalannya air lancar dan tidak menyebabkan banjir lagi. (pal)






















