KadisDukcapil Kuansing

RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

Dody Fitrawan, S.A.P,. M.M Plt. Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kabupaten Kuantan Singingi

Keselamatan Pemudik Menjadi Prioritas, Untuk Menghapus Kutukan Jalan 1000 Juglangan

- Penulis

Kamis, 12 Maret 2026 - 12:04

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jember //TintaPis.Com/) – Tak ingin warga terjebak dalam fenomena 1000 juglangan (jalan rusak dan berlubang), Tim Unit Reaksi Cepat (URC) dikerahkan secara serentak untuk menambal titik-titik krusial di seluruh penjuru kabupaten, Selasa (10/3/2026).

Kepala Dinas PRKP dan Cipta Karya Jember, Jupriono, menegaskan bahwa upaya ini bukan sekadar pemeliharaan rutin, tetapi sekaligus bagian dari Gerakan Indonesia Asri yang menuntut aksi nyata di lapangan.
Menjelang arus mudik Lebaran, Pemkab Jember melalui Satgas Infrastruktur dan Tata Ruang gencar melakukan penambalan jalan.

“Kami ingin memastikan kenyamanan berkendara dan menekan angka kecelakaan akibat jalan rusak yang kerap dikeluhkan warga ini,” kata Jupri, dalam keterangan resminya, (10/3/2026).

Tim URC tidak bekerja setengah hati. Sepuluh titik “merah” yang menjadi urat nadi aktivitas warga langsung digempur perbaikannya hari ini.

Diantaranya berpusat di perkotaan dan timur, seperti kawasan padat Tawangmangu (Sumbersari), jalur penghubung Lembengan-Cumedak (Ledokombo), dan lintasan Kertosari-Antirogo (Pakusari).

Baca Juga:  Patroli Tarsius Presisi Amankan Pemuda Pembawa Panah Wayer di Girian, Polisi Tegaskan Komitmen Cegah Kejahatan Jalanan

Kemudian di Jember Selatan, Jalur Ambulu-Mangli yang krusial bagi mobilitas warga, serta ruas Gayasan-Jatirejo (Jenggawah).

Jember Barat dan Utara, menyasar ruas Sukoreno (Kalisat), Kemuningsari Lor-Tamansari (Bangsalsari), hingga Jalan Basuki Rahmat (Kecamatan Jombang).

Sementara di wilayah pesisir dan perbatasan, Jalur Kasiyan-Grenden (Puger) serta akses Karangbayat-Mangungan (Sumberbaru), juga dilakukan hal serupa.

“Kami terus perkuat koordinasi agar sisa jalan rusak segera tertangani. Harapannya, risiko kecelakaan akibat lubang jalan bisa ditekan secara signifikan,” tegas Jupriono.
Warga pun diimbau tetap waspada saat melintasi area perbaikan yang tengah berlangsung demi keselamatan bersama.

Pemerintah Kabupaten Jember memasang target tinggi. Seluruh pengerjaan teknis ini dikebut agar rampung pada 19 Maret 2026. Tujuannya,saat arus mudik mulai memuncak, tidak ada lagi aspal menganga yang mengancam keselamatan pemudik.(redjatim)

Berita Terkait

PT Citra Riau Sarana Tantang PT Wanasari Nusantara, Buktikan Melalui Jalur Hukum atau Perdata, Bukan dengan cara-cara Premanisme
Bentuk Keprihatinan Nyata, Wapres Gibran Tiba Di Sulut, Danlanud Samratulangi Dampingi Gubernur Sulut
Kenaikan Harga Plastik Jadi Momentum Kembali ke Alam
Dasar Hukum Surat Edaran Lemah, DPRD Banyuwangi Minta Eksekutif Kaji Ulang
MENYAYAT HATI! ORANG TUA DI LUAR KOTA OBATI AYAH,Bocah SD di Sape Jadi Korban Pelecehan, Sendirian Tanpa Perlindungan
Apel Pagi, Wakapolres Banyuasin Tekankan Pentingnya Moto Kapolda Sumsel dan Kedisiplinan Personel
Diduga Salah Tangkap di Nias Selatan: Bukan Pelaku, Warga Justru Ditahan Polisi
Proyek Serasuba Rp 4 Miliar Disorot: Hasil Fisik Dipertanyakan, Status Aset Diduga Bermasalah
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 6 April 2026 - 17:37

PT Citra Riau Sarana Tantang PT Wanasari Nusantara, Buktikan Melalui Jalur Hukum atau Perdata, Bukan dengan cara-cara Premanisme

Senin, 6 April 2026 - 16:39

Bentuk Keprihatinan Nyata, Wapres Gibran Tiba Di Sulut, Danlanud Samratulangi Dampingi Gubernur Sulut

Senin, 6 April 2026 - 16:37

Kenaikan Harga Plastik Jadi Momentum Kembali ke Alam

Senin, 6 April 2026 - 16:35

Dasar Hukum Surat Edaran Lemah, DPRD Banyuwangi Minta Eksekutif Kaji Ulang

Senin, 6 April 2026 - 16:34

MENYAYAT HATI! ORANG TUA DI LUAR KOTA OBATI AYAH,Bocah SD di Sape Jadi Korban Pelecehan, Sendirian Tanpa Perlindungan

Senin, 6 April 2026 - 13:01

Diduga Salah Tangkap di Nias Selatan: Bukan Pelaku, Warga Justru Ditahan Polisi

Senin, 6 April 2026 - 12:59

Proyek Serasuba Rp 4 Miliar Disorot: Hasil Fisik Dipertanyakan, Status Aset Diduga Bermasalah

Senin, 6 April 2026 - 10:24

Ditengah Marak Isu Kelangkaan BBM, Diduga ada Gudang Penimbunan BBM Subsidi di Kelurahan Sagrat, APH Diminta Jangan Tutup Mata

Berita Terbaru