Ket gambar : net/ilustrasi
Kuansing //TintaPos.Com// – Tak pernah habis, aktivitas PETI di kuansing sudah semakin menjadi jadi, bukan hanya menggunakan rakit dompeng saja, tapi sudah menggunakan alat berat (excavator) , Sabtu, 14/03/2026
Dari informasi yang diterima media ini mengatakan bahwa aktivitas tersebut masih beroperasi di desa petapahan diduga milik Dekri yang membolak-balikan lingkungan sampai menjadi hancur menggunakan alat berat (excavator).
“Gak akan mungkin aktivitas PETI tersebut berhenti, karena lahan itu sudah di kontrak dengan harga yang tinggi, mana mau mereka meninggalkan lokasi tersebut, kalaupun berhenti pasti cuma sebentar rugi kan lahan yang sudah disewa ditinggalkan begitu saja, tak akan pernah berhenti itu” Ujar narasumber
“Ya jelas, dampak negatif sudah banyak di alami masyarakat, kalau Aparat penegak hukum tidak bertindak tegas entah musibah besar apa yang akan di alami oleh masyarakat banyak,” Jelasnya
Lanjut dia “secara tegas kami pinta Pak Kapolres Kuansing untuk Bertindak tegas terhadap perusak lingkungan skala besar, jangan karena untuk keuntungan beberapa oknum saja kami masyarakat banyak menjadi korban, ” Pintanya dengan tegas.






















