KUTAI KARTANEGARA //TintaPos.Com// – Semarak bulan suci Ramadan terasa semakin hidup di Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara. Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara, Abdul Rasid menghadiri kegiatan Gema Ramadan berupa lomba Begera’an Sahur tingkat kecamatan yang digelar di Masjid Besar Darul Muthmainnah, Kelurahan Mangkurawang, Minggu (15/3/2026) dini hari sekitar pukul 01.00 Wita.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Ikatan Remaja Masjid Darul Muthmainnah tersebut diikuti oleh delapan grup peserta yang berasal dari tiga kelurahan di wilayah Kecamatan Tenggarong. Lomba Begera’an Sahur menjadi salah satu rangkaian kegiatan Gema Ramadan yang bertujuan untuk memeriahkan bulan suci sekaligus melestarikan tradisi masyarakat dalam membangunkan warga untuk sahur.
Dalam kesempatan tersebut, Abdul Rasid menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan kegiatan yang dinilai tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga memiliki nilai sosial dan budaya yang kuat bagi masyarakat.
Menurutnya, tradisi Begera’an Sahur telah lama menjadi bagian dari kehidupan masyarakat, khususnya di Kutai Kartanegara. Pada masa lalu, masyarakat membangunkan warga untuk sahur dengan cara sederhana, seperti memukul peralatan dapur berupa panci, jerigen, atau benda-benda lain yang menghasilkan bunyi.
“Tradisi ini merupakan warisan budaya yang sudah ada sejak lama. Dahulu masyarakat membangunkan sahur menggunakan alat-alat sederhana dari rumah tangga. Sekarang berkembang menjadi lebih kreatif dengan berbagai irama musik tradisional,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi kreativitas para peserta yang menampilkan berbagai kreasi musik tradisional dengan penuh semangat. Menurutnya, para peserta tidak hanya menunjukkan kemampuan bermusik, tetapi juga kekompakan tim dan kreativitas dalam mengemas penampilan yang menarik.
Abdul Rasid berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara rutin setiap tahun karena memberikan dampak positif bagi generasi muda. Selain sebagai sarana melestarikan budaya lokal, kegiatan tersebut juga menjadi wadah bagi anak muda untuk menyalurkan energi dan kreativitas mereka ke dalam kegiatan yang bermanfaat selama bulan Ramadan.
“Saya berharap kegiatan seperti ini terus digelar setiap Ramadan. Ini menjadi ruang bagi generasi muda untuk berkarya sekaligus menjaga tradisi yang sudah ada,” tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, Camat Tenggarong Eko Budi Santoso secara resmi membuka kegiatan lomba Begera’an Sahur tersebut. Turut hadir pula Lurah Mangkurawang Ardiansyah bersama tokoh masyarakat, pengurus Masjid Besar Darul Muthmainnah H. Rudi, tokoh agama, serta para Ketua RT di wilayah setempat.
Abdul Rasid juga menyampaikan apresiasi kepada panitia dan para relawan yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Beberapa relawan yang terlibat antara lain Balakarsana Krama Jaya Mangkurawang, Relawan Awang Long Kelurahan Sukarame, serta Relawan Sangaji Kelurahan Baru.
Sementara itu, suasana lomba berlangsung meriah sejak dini hari. Para peserta tampil dengan berbagai alat musik tradisional dan kreasi bunyi-bunyian yang khas untuk membangunkan sahur. Sorak sorai penonton dan dukungan warga semakin menambah semangat para peserta yang berusaha menampilkan performa terbaik mereka.
Melalui kegiatan ini, diharapkan tradisi Begera’an Sahur tetap terjaga dan menjadi bagian dari kekayaan budaya masyarakat Kutai Kartanegara, sekaligus mempererat kebersamaan warga selama bulan suci Ramadan.
Penulis : Anggi Triomi






















