Kabupaten Bima, NTB //Tintapos.com// – Senin,6 April 2026 – Sebuah tragedi kemanusiaan yang sangat memilukan dan menyayat hati terjadi di Dusun Lawu, Desa Kowo, Kecamatan Sape Kabupaten Bima. Seorang anak yang masih duduk di bangku Kelas 6 SD harus mengalami nasib naas menjadi korban tindak pelecehan seksual yang dilakukan oleh seorang pria bejat asal Kecamatan Wawo.
Kejadian ini semakin terasa pilu, karena diketahui bahwa saat peristiwa keji itu terjadi, KEDUA ORANG TUA KORBAN SEDANG TIDAK BERADA DI RUMAH.
Mereka saat ini sedang berada jauh di luar kota, tepatnya di Rumah Sakit Provinsi, untuk melakukan pengobatan lanjutan guna menyembuhkan sang Ayah yang sakit. Kondisi ini membuat korban terpaksa harus berjuang sendiri tanpa perlindungan orang tua terdekat.
Kejadian bermula saat korban yang masih di bawah umur itu datang ke penjual ayam untuk membayar ayam tersebut atas perintah ibunya. Namun, pemilik warung tidak ada di tempat.
Yang ada hanyalah pelaku, yang ternyata merupakan saudara kandung dari pemilik rumah tersebut.
Melihat situasi sepi dan menyadari korban sedang tidak diawasi orang tua, pelaku yang memiliki niat jahat langsung menjalankan aksinya. Pelaku memancing korban masuk ke dalam rumah, lalu mengajaknya masuk ke bagian dalam kamar.
Tanpa ampun, pelaku menyuruh korban membuka baju dan melakukan tindakan asusila dengan menyentuh tubuh korban.
Dalam ketakutan yang luar biasa, korban yang masih kecil itu tidak berani berteriak. Namun dengan sekuat tenaga dan insting bertahan hidup, ia berusaha sekuat tenaga melepaskan diri hingga akhirnya berhasil meloloskan diri.
Meskipun selamat, korban kini mengalami trauma berat yang sangat mendalam. Bayangkan, di saat ia sangat butuh sandaran dan perlindungan orang tua, ayahnya justru sedang berjuang melawan sakit di rumah sakit, dan ibunya harus mendampingi di sana.
Mendapat laporan dari keluarga dan masyarakat yang murka serta prihatin, kasus ini segera dilaporkan ke Polsek Sape.
Tidak ingin berlama-lama, unsur keamanan wilayah yaitu Babinsa setempat langsung bergerak cepat. Pelaku berhasil diamankan dan diserahkan secara resmi kepada pihak kepolisian untuk diproses sesuai hukum yang berlaku agar mendapatkan sanksi yang setimpal.
Hingga berita ini diturunkan, sampai saat ini belum ada tanggapan resmi maupun keterangan pers yang dikeluarkan oleh pihak Polsek Sape terkait kasus yang mengguncang masyarakat tersebut.
Semoga keadilan segera ditegakkan untuk korban kecil yang tak berdosa ini.
Red.





















