Kota BEKASI, //TintaPos.Com// – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi secara resmi mulai memberlakukan uji coba rekayasa lalu lintas berupa penutupan bukaan median jalan (putaran balik atau u-turn) di ruas Jalan Ir. H. Juanda, Bekasi Timur. Langkah strategis ini diterapkan di sepanjang jalur mulai dari area Taman Cut Meutia hingga Simpang Bulak Kapal.kamis 9 April 2026
Kebijakan ini diambil sebagai respons atas tingginya volume kendaraan yang kerap memicu penumpukan arus lalu lintas, khususnya pada jam sibuk di pagi dan sore hari.
Sekretaris Dishub Kota Bekasi, Teguh Adrianto juga menjelaskan bahwa kawasan Bekasi Timur yang mencakup Jalan Ampera, area Stasiun Bekasi Timur, hingga Simpang Bulak Kapal merupakan titik rawan kemacetan akut. Titik paling krusial berada di Simpang Ampera, di mana akses masuk yang sempit sering kali membuat antrean kendaraan memanjang hingga wilayah Duren Jaya, sehingga menghambat laju lalu lintas menuju arah Bulak Kapal maupun Terminal Bekasi.
“Ini merupakan salah satu upaya konkret untuk meningkatkan kelancaran lalu lintas, terutama di jam sibuk pagi dan sore hari,” ujar Teguh. Selain untuk mengurai kemacetan, penutupan ini juga ditujukan untuk meminimalisasi “konflik kendaraan” dan menekan angka kecelakaan lalu lintas yang kerap terjadi akibat kendaraan yang memotong arus secara langsung.
Detail Pelaksanaan Uji Coba penutupan dilakukan mulai pukul 10.00 WIB hingga sore hari, dan akan berlangsung selama beberapa hari ke depan.
Pengendara yang sebelumnya terbiasa memanfaatkan bukaan median kini diarahkan untuk menggunakan titik-titik putar balik alternatif yang telah ditentukan untuk meminimalkan penumpukan arus di tengah jalan.
Sebelum kebijakan ini aktif, Tim Fasilitas Lalu Lintas Dishub Kota Bekasi telah memberikan pemberitahuan dini melalui pemasangan spanduk imbauan di sepanjang ruas Taman Cut Meutia hingga Simpang Bulak Kapal.
Pihak Dishub menegaskan bahwa penutupan bukaan median ini masih berstatus uji coba (belum permanen). Pihak berwenang akan terus melakukan pemantauan dan evaluasi menyeluruh terkait efektivitasnya. Apabila uji coba ini terbukti secara signifikan mampu menekan angka kemacetan dan kecelakaan di sepanjang Jalan Ir. H. Juanda, maka kebijakan tersebut berpotensi besar untuk dipermanenkan.






















