BEKASI //TintaPos.Com// – Ukhuwah Al-Fatah Rescue (UAR) kembali berpartisipasi dalam peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana 2026 yang digelar secara serentak pada Ahad (26/4/2026), sebagai bagian dari upaya memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana di berbagai daerah.
Di Kabupaten Bekasi, kegiatan berlangsung di halaman Kantor BPBD Kabupaten Bekasi mulai pukul 08.00 WIB hingga pukul 11.00 WIB. Kegiatan ini melibatkan sekitar 400 peserta dari berbagai unsur, mulai dari TNI-Polri, instansi pemerintah, komunitas relawan, hingga organisasi kemasyarakatan.
UAR Korda Bekasi turut hadir dengan mengirimkan empat perwakilan, yakni Rahmat Fathoni (Ketua Korwil Jabodetabek-Banten), Sugianto (Pembina UAR Korda Bekasi), serta relawan Ubaydillah dan Wali Al Jabar. Kehadiran UAR menjadi bagian dari kolaborasi lintas sektor dalam membangun budaya sadar bencana di tengah masyarakat.
Sementara itu, UAR Korda Banten juga mengikuti peringatan HKB di BPBD Kota Tangerang dengan mengirimkan tim yang terdiri dari Amirudin, Ahmad Firdaus, Abdullah Ghifari, Muhammad Fauzi, Muhammad Zaky, Miftah, dan Oding.
“Alhamdulillah tahun ini UAR Korda Bekasi dan Banten dapat turut mengikuti Peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana di BPBD masing-masing. Terima kasih kepada tim Korda yang telah mengikuti peringatan HKB dan pelantikan pengurus FPRB Kota Tangerang,” ujar Rahmat Fathoni.
Pelantikan FPRB
Peringatan HKB di Kota Tangerang dirangkaikan dengan pelantikan pengurus Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kota Tangerang periode 2026–2029. Momentum ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat koordinasi penanggulangan bencana di tingkat daerah.
Ketua Umum UAR, Endang Sudrajat, turut menyampaikan ucapan selamat atas pelantikan tersebut. “Kami pengurus Ukhuwah Al-Fatah Rescue mengucapkan selamat atas pelantikan pengurus Forum Pengurangan Risiko Bencana Kota Tangerang. Semoga pengurangan risiko bencana berjalan dengan baik melalui kerja sama seluruh unsur,” ujarnya.
Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut. “Apresiasi sebesar-besarnya kepada BPBD Kota Tangerang, dinas terkait, serta para relawan yang telah bekerja keras bahu-membahu melaksanakan kegiatan ini,” tambahnya.
Seruan Kesiapsiagaan
Dalam momentum HKB 2026, Endang Sudrajat juga menyampaikan pesan penting kepada seluruh relawan UAR di Indonesia agar terus meningkatkan kesiapan dalam menghadapi berbagai potensi bencana.
“Pada momentum Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional 2026 ini, saya mengajak seluruh anggota untuk meningkatkan komitmen, semangat, dan kesiapan kita dalam menghadapi segala bentuk bencana,” tegas Endang dalam keterangan tertulisnya.
Ia menekankan bahwa kesiapsiagaan mencakup kesiapan fisik, mental, ilmu, dan spiritual. “Kesiapsiagaan bukan hanya tentang cepat bertindak, tetapi juga tentang ketulusan niat, profesionalisme kerja, serta keikhlasan beramal untuk keselamatan umat,” lanjutnya.
Endang juga mengajak seluruh relawan untuk terus mengasah kemampuan dan memperkuat solidaritas. “Mari kita perkuat solidaritas, tingkatkan pelatihan, kembangkan keterampilan, dan senantiasa bermunajat kepada Allah agar segala ikhtiar kita menjadi amal jariyah,” katanya.
Hari Kesiapsiagaan Bencana yang diperingati setiap 26 April merupakan inisiatif nasional sejak 2017 untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap risiko bencana di Indonesia yang rawan gempa, banjir, dan bencana alam lainnya.
UAR sendiri secara konsisten terlibat dalam berbagai kegiatan kebencanaan, baik bersama Basarnas maupun BPBD di berbagai daerah. Tahun sebelumnya, UAR Korda Bekasi dan Bogor juga turut berpartisipasi dalam peringatan serupa.
Ketua Umum UAR berharap ke depan seluruh jajaran organisasi semakin aktif berkontribusi dalam kegiatan kebencanaan di daerah masing-masing. “Saya berharap setiap Korwil dan Korda di seluruh Indonesia dapat aktif mengikuti kegiatan yang diselenggarakan instansi terkait, tidak hanya di Jabodetabek saja,” pungkas Endang Sudrajat. [AM]





















