RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

Dody Fitrawan, S.A.P,. M.M Plt. Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kabupaten Kuantan Singingi

GEMPAR! CPMI DIPERAS SAMPAI 9 JUTA HANYA DALAM 1 HARI, KELUARGA TERPAKSA PINJAM UANG RENTENIR

- Penulis

Senin, 27 April 2026 - 11:07

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Disnasker Dompu Panggil Korban, BAPEKA-NTB: Ini Kejahatan Terhadap Rakyat

 

 

Kabupaten Dompu //TintaPos.Com// – Skema pemerasan yang dilakukan oleh oknum PT Sukses Mandiri Utama (SMU) terhadap Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) kembali terungkap. Kejadian ini bukan hanya merugikan secara materi, tapi juga menyengsarakan keluarga hingga terpaksa berhutang kepada rentenir demi menyelamatkan anak-anak mereka.

Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Dompu akhirnya turun tangan memanggil keempat korban dalam proses klarifikasi yang berlangsung pada Senin, 27 April 2026. Namun dari empat nama yang dipanggil, hanya dua orang yang dapat hadir dikarenakan keterbatasan jarak dan kondisi ekonomi, yaitu Dinda Aulia dan Rahmawati (warga Simpasai). Sementara dua korban lainnya, Arfan (Desa Huu) dan Rugaya (Desa Kilo), dijadwalkan akan hadir dalam waktu dekat.

Kasus ini terangkat ke permukaan berkat laporan keras dari Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Pemantau Kebijakan Daerah NTB (BAPEKA-NTB) yang disampaikan oleh Sekretaris Jenderal, Bapak Adim.

Dalam laporannya, diduga kuat bahwa PT SMU meminta biaya “ganti rugi” yang nilainya sangat fantastis. Yang membuat kejutan dan kemarahan publik adalah: PEMBAYARAN ITU DITUNTUT MESKIPUN PARA CALON PEKERJA BARU MENGIKUTI PROSES SELAMA SATU HARI.

Dikonfirmasi terpisah, Pak Syarif dari Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Dompu membenarkan seluruh temuan tersebut.

“Apa yang dilaporkan oleh BAPEKA-NTB itu benar dan sesuai dengan keterangan para korban. Saat ini kami baru memeriksa Dinda Aulia dan Rahmawati. Kami minta yang dua lainnya segera hadir agar persoalan ini bisa kami selesaikan secepat dan seadil mungkin,” tegas Syarif.

Baca Juga:  Aktivitas Pemurnian Emas di Rawang Oguang Belum Tersentuh Hukum, Masyarakat minta Kapolda Riau menekankan Kapolres Kuansing untuk Tindak Usaha Pemurnian Emas Ilegal

MIRIS! KELUARGA PINJAM RENTENIR 10 HARI, BAYAR SAMPAI 9 JUTA

Dalam wawancara yang menyayat hati, keluarga korban menceritakan kepiluan mereka saat kejadian berlangsung.

“Kami sangat terpukul. Karena terdesak dan ingin anak kami pulang dengan selamat, kami terpaksa meminjam uang ke rentenir dengan tempo sangat singkat, hanya 10 hari!”

Ironisnya, beban yang ditanggung semakin berat.

“Bukan 8 juta yang diminta, tapi dipungut hingga 9 JUTA RUPIAH! Itu sudah termasuk biaya paksa untuk ongkos pulang. Mereka diperas habis-habisan tanpa belas kasihan,” ungkap keluarga dengan mata berkaca-kaca.

Keluarga menegaskan tidak akan tinggal diam dan siap menempuh jalur hukum yang tegas.

TEGAS SEKJEN BAPEKA: MEREKA CARI REZEKI, BUKAN UNTUK DIPERAS!

Menutup laporan ini, Bapak Adim selaku Sekjen DPP BAPEKA-NTB menegaskan komitmennya akan terus mengawal kasus ini sampai tuntas bersama pihak Disnasker.

“Keadilan harus ditegakkan! Ingat, korban-korban ini pergi ke luar negeri karena ingin mencari uang dan masa depan yang lebih baik, BUKAN untuk datang ke sini lalu diperas dan diperlakukan tidak manusiawi seperti ini!”

“Kami akan konsisten memperjuangkan hak mereka sampai akar masalahnya ditemukan dan diproses hukum,” tandas Adim dengan penuh semangat.

Red.

Berita Terkait

Beredar Foto Mobil Dinas Polisi Terparkir di Depan Rumah yang Diduga Tempat Aktivitas Pemurnian Emas Ilegal, Ada Apa????
Kejati Sumbar Tingkatkan Kasus Dugaan Korupsi Dana KUR Bank Nagari Talawi ke Tahap Penyidikan
Daerah Istimewa Minangkabau: Gagasan Penguatan Adat, Budaya, dan Pembangunan Daerah
Gerakan Anti Narkotika Indonesia: GANISA Hadiri Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional Bersama BNN RI di Lido Bogor
Sejumlah Perusahaan di Kuansing Menyatakan Komitmen Dukung Pelaksanaan Festival Pacu Jalur 2026
Wujudkan Pelayanan Presisi, Astamaops Kapolri Komjen Pol M Fadli Imran Tinjauan Polda Sulut
Kajati Sumbar Terima Kunjungan Silaturahmi Rektor UNP, Perkuat Sinergi Hukum dan Pendidikan
Tim UAR Jakarta Utara Santuni Pengungsi UNHCR Jakarta, Wujud Kepedulian Sesama
Berita ini 54 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 06:43

Beredar Foto Mobil Dinas Polisi Terparkir di Depan Rumah yang Diduga Tempat Aktivitas Pemurnian Emas Ilegal, Ada Apa????

Jumat, 24 Juli 2026 - 08:56

Kejati Sumbar Tingkatkan Kasus Dugaan Korupsi Dana KUR Bank Nagari Talawi ke Tahap Penyidikan

Jumat, 24 Juli 2026 - 06:11

Daerah Istimewa Minangkabau: Gagasan Penguatan Adat, Budaya, dan Pembangunan Daerah

Jumat, 24 Juli 2026 - 06:06

Sejumlah Perusahaan di Kuansing Menyatakan Komitmen Dukung Pelaksanaan Festival Pacu Jalur 2026

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:33

Wujudkan Pelayanan Presisi, Astamaops Kapolri Komjen Pol M Fadli Imran Tinjauan Polda Sulut

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:32

Kajati Sumbar Terima Kunjungan Silaturahmi Rektor UNP, Perkuat Sinergi Hukum dan Pendidikan

Kamis, 23 Juli 2026 - 08:06

Tim UAR Jakarta Utara Santuni Pengungsi UNHCR Jakarta, Wujud Kepedulian Sesama

Rabu, 22 Juli 2026 - 07:55

KETUA UMUM GANISA: Mengajak Seluruh Masyarakat Indonesia Peduli Generasi Penerus Bangsa Bersama kita Wujudkan Indonesia Emas

Berita Terbaru