RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

Dody Fitrawan, S.A.P,. M.M Plt. Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kabupaten Kuantan Singingi

NASIB IBU JUNARI, WARGA KOTA BIMA: LAHAN DIAMBIL UNTUK RELOKASI BANTARAN SUNGAI PADOLO, GANTI RUGI TAK JELAS HINGGA KINI

- Penulis

Sabtu, 13 Juni 2026 - 08:03

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA BIMA-//Tintapos.com//-Sabtu,13 Juni 2026 – Ibu Junari, warga Kelurahan Dara, Kecamatan Rasanae Barat, Kota Bima, masih terus berjuang menuntut haknya selama bertahun-tahun. Sebidang tanah miliknya yang terletak di kawasan bantaran Sungai Padolo diambil untuk keperluan proyek relokasi dan penataan bantaran sungai, namun hingga saat ini janji ganti rugi yang diharapkan tak kunjung terwujud.

Sebagai ibu rumah tangga yang menggantungkan hidup dari hasil pengelolaan lahan tersebut, hilangnya aset satu-satunya itu menjadi pukulan berat bagi keberlangsungan hidup sehari-hari keluarganya.

“Tanah itu adalah milik saya dan warisan untuk keluarga. Kami tidak menolak jika digunakan untuk kepentingan umum, asalkan hak kami juga diperhatikan. Tapi sampai sekarang tidak ada kejelasan jumlah ganti rugi, kapan dibayarkan, maupun surat pernyataan resmi apa pun. Kami hanya dijanji-janji saja,” ujar Ibu Junari dengan nada prihatin.

Dengan penuh harap, Ibu Junari pun menyampaikan permohonan langsung kepada pimpinan daerah:
“Kepada Bapak Walikota H. Arahman H. Abidin, kami mohon perhatian Bapak. Tolong lihat dan dengar nasib kami ini. Kami hanya meminta hak yang seharusnya kami terima, jangan biarkan kami terkatung-katung tanpa kepastian.”

Baca Juga:  Tanamkan Kedisiplinan dan Nasionalisme sejak Awal, Calon Paskibraka Jember Mulai Digembleng

Masyarakat sekitar pun turut mempertanyakan kebijakan yang diterapkan Pemerintah Kota Bima. Jika pembangunan bertujuan untuk kesejahteraan bersama, maka prinsip keadilan dan perlindungan hak warga harus tetap menjadi prioritas utama.

“Kami masyarakat ingin bertanya kepada Pemerintah Kota Bima: kebijakan apa yang Bapak terapkan, sehingga warga justru dijadikan korban dari pembangunan sendiri? Ibu Junari hanya meminta haknya, yaitu ganti rugi yang layak dan jelas. Mengapa sampai hari ini tidak ada penyelesaian nyata?” tegas salah satu warga yang mendampingi perjuangannya.

Hingga berita ini disusun, pihak keluarga belum menerima pemberitahuan resmi dari dinas terkait maupun Pemerintah Kota Bima mengenai mekanisme, nilai, dan jadwal pembayaran ganti rugi atas lahan yang digunakan untuk proyek tersebut.

Keluarga dan warga berharap ada tanggapan serius, transparan, dan solutif dari Pemerintah Kota Bima, terutama perhatian langsung dari Walikota, agar nasib Ibu Junari dan warga lain yang bernasib serupa segera mendapatkan kejelasan dan keadilan.

 Red.

Berita Terkait

Transformasi Nyata Di Secata Rindam XIII/Merdeka: Letkol Infanteri Ade Rohmat Humanis Wujudkan Lingkungan Layak Prajurit
BAPEKA NTB GELAR AKSI DAMAI, DESAK PENYELESAIAN TEGAS KASUS PENELANTARAN ANAK
Kepala Dinas Pakai Mobil Pribadi Ngantor,Karena Semua Mobil Dinas OPD Ditarik
Juprizal Ketua DPRD Kabupaten Kuansing Ajak Seluruh Lapisan Masyarakat Bersatu Menyukseskan Pelaksanaan MTQ XLIV
Tragedi Malam Minggu: Kios Terbakar, Seorang Wanita Paruh Baya Tewas Terjebak di Dalam
Menyambut Usia ke-68, Kodam XIII/Merdeka Perkuat Semangat Prajurit Melalui Bantuan dan Perhatian
58 Pengurus PBVSI Tolitoli Resmi Dilantik, Bidik Prestasi hingga PON 2028
226 Petugas Sensus Ekonomi 2026 Dikukuhkan, Tolitoli Perkuat Akurasi Data Pembangunan
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 07:03

Transformasi Nyata Di Secata Rindam XIII/Merdeka: Letkol Infanteri Ade Rohmat Humanis Wujudkan Lingkungan Layak Prajurit

Senin, 15 Juni 2026 - 06:22

Kepala Dinas Pakai Mobil Pribadi Ngantor,Karena Semua Mobil Dinas OPD Ditarik

Senin, 15 Juni 2026 - 06:08

Juprizal Ketua DPRD Kabupaten Kuansing Ajak Seluruh Lapisan Masyarakat Bersatu Menyukseskan Pelaksanaan MTQ XLIV

Senin, 15 Juni 2026 - 05:56

Tragedi Malam Minggu: Kios Terbakar, Seorang Wanita Paruh Baya Tewas Terjebak di Dalam

Senin, 15 Juni 2026 - 04:50

58 Pengurus PBVSI Tolitoli Resmi Dilantik, Bidik Prestasi hingga PON 2028

Senin, 15 Juni 2026 - 04:48

226 Petugas Sensus Ekonomi 2026 Dikukuhkan, Tolitoli Perkuat Akurasi Data Pembangunan

Senin, 15 Juni 2026 - 03:37

Bupati Tolitoli Dorong Mahasiswa Menjadi Pelaku Usaha dan Pencipta Lapangan Kerja

Senin, 15 Juni 2026 - 03:36

DKM Athoillah Kota Wisata Gelar Kajian “Memaknai Tahun Baru Hijriah 1448”

Berita Terbaru