DI BALIK BALIHO WALIKOTA DAN WAKIL WALIKOTA: ANGGARAN 30 JUTA RUMAH SINGGAH DIKONTRAKKAN 23 JUTA, PASIEN TERLANTAR TANPA TEMPAT BERTEDUH

- Penulis

Senin, 10 Agustus 2026 - 01:15

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA BIMA

—//Tintapos.com//

Senin,10 Agustus 2026

Di lokasi Rumah Singgah Kota Bima, terlihat terpampang baliho besar berisi foto Walikota dan Wakil Walikota Bima. Di bawah gambar para pemimpin yang tersenyum itu, kenyataan yang menyelimuti bangunan pelayanan sosial warga justru berbanding terbalik. Anggaran kontrakan sebesar Rp30 juta telah disiapkan Pemerintah Kota Bima, namun ternyata Rumah Singgah hanya dikontrakkan seharga Rp23 juta. Selisih yang mencapai jutaan rupiah itu belum mendapatkan penjelasan resmi.

Kondisi semakin memprihatinkan ketika Rumah Singgah dikosongkan dengan alasan akan direnovasi. Padahal, Pemerintah Kota Bima sama sekali tidak menyiapkan rumah singgah cadangan sebagai tempat pengganti. Akibatnya, sejak akhir Juli hingga tanggal 7 Agustus 2026, bangunan tersebut tidak dapat digunakan. Puluhan warga Kota Bima yang dirujuk berobat ke RSUP Mataram terpaksa terlantar tanpa tempat berteduh, jauh dari keluarga dan rumah sendiri.

Belum selesai persoalan itu, muncul pula dugaan pungutan yang membebani pasien. Setiap pasien dipungut biaya sebesar Rp100.000 dengan alasan pembayaran listrik. Padahal, sejumlah mantan penghuni membantah adanya pemakaian listrik berlebih yang dijadikan alasan pemungutan tersebut.

Baca Juga:  Dalam Upaya Pemulihan Kawasan Hutan Konservasi, Danrem 031/Wira Bima Brigjen TNI Sugiyono Musnahkan Tanaman Sawit Ilegal

Merespons rentetan kejanggalan itu, Ketua Umum BIMPAR-NTB, Ghen Rizki Al, menyampaikan kecaman keras sekaligus keprihatinan mendalam. Ia menyayangkan kelalaian pengelolaan yang justru menambah penderitaan warga yang sedang berjuang melawan sakit.

“Rumah Singgah adalah pelayanan sosial warga, bukan tempat yang dapat dimainkan sesuka hati. Jangan biarkan warga yang sedang sakit dan jauh dari rumah justru ditambah penderitaannya karena kelalaian dan ketidakjelasan pengelolaan,” tegas Ghen Rizki Al.

Ia meminta Pemerintah Kota Bima segera membuka kejelasan atas selisih anggaran kontrakan, memastikan Rumah Singgah segera kembali berfungsi melayani warga, serta menghentikan segala bentuk pungutan yang tidak memiliki dasar aturan. Seluruh anggaran dan pengelolaan Rumah Singgah harus dapat dipertanggungjawabkan secara terbuka di hadapan masyarakat.

Red.

Berita Terkait

WALAU TAK SEBESAR HARAPAN, TAPI PENUH KETULUSAN — BPJS KESEHATAN BIMA SALURKAN BANTUAN PEMUGARAN MUSHOLLAH RIADU SHOALIHIN
BAPEKA-NTB BUKA KAIN KAFAN ASET NEGARA YANG HILANG DI BIMA — MAHKAMAH AGUNG & KEJATI DIY SIAP TINDAK
BAPEMPERDA DPRD KOTA BIMA GELAR RAPAT KERJA, BAHAS RAPERDA PRAKARSA DPRD TENTANG KETERTIBAN UMUM DAN KETENTERAMAN MASYARAKAT
Aroma Korupsi Pengadaan Genset Rp.4,8 Miliar RSUD Kota bima: Aktifis Laporkan ke Kejari Bima.
SKANDAL RSUD KOTA BIMA: Pengadaan Genset 4,8 Miliar Diduga “MARK’ UP” Dan Libatkan Perusahaan cangkang.!!
MENUAI PROTES, PENERAPAN PARKIR DIGITAL RSUD KOTA BIMA DIDUGA CACAT PROSEDUR DAN TAK TERENCANA
 BANGUN RUMAH BANGUN HARAPAN — BAZNAS NTB BERSAMA BAZNAS KOTA BIMA BINA CALON PENERIMA RUMAH LAYAK HUNI
SIARAN PERS  BPJS Kesehatan Perluas Kerja Sama dengan Asuransi Kesehatan Tambahan
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:29

WALAU TAK SEBESAR HARAPAN, TAPI PENUH KETULUSAN — BPJS KESEHATAN BIMA SALURKAN BANTUAN PEMUGARAN MUSHOLLAH RIADU SHOALIHIN

Jumat, 16 Oktober 2026 - 09:07

Perkuat Kepedulian Sosial, Kapolsek Kuantan Mudik AKP Anra Nosa Pimpin Giat Jumat Berkah bagi Lansia di Desa Petapahan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 06:11

Jum’at Berkah, Wujud Kepedulian Sosial, PPWI Riau Bersama Polsek Cerenti Salurkan Bantuan Sembako kepada Warga

Rabu, 7 Oktober 2026 - 03:35

SIARAN PERS  BPJS Kesehatan Perluas Kerja Sama dengan Asuransi Kesehatan Tambahan

Kamis, 24 September 2026 - 01:08

Polsek Sekayu Bantu Kebutuhan Air Bersih Warga Lumpatan II Muba

Senin, 21 September 2026 - 18:13

Tim Gabungan Padamkan Karhutla di Sungai Pinang, Api Masih Sisakan Asap

Kamis, 10 September 2026 - 11:44

Karhutla Banyuasin Capai 26,5 Hektare, Polda Sumsel Fokus Padamkan dan Dinginkan Area Terdampak

Minggu, 6 September 2026 - 09:15

ALIANSI MASYARAKAT BERSATU KOTA & KABUPATEN BIMA AKAN GELAR AKSI DAMAI: TOLAK RENTENIR ILEGAL, TEGAKKAN KEADILAN & LINDUNGI MARTABAT WARGA

Berita Terbaru