BPJS Keluarkan Rp100 Triliun Lebih untuk Penanganan Penyakit Jantung Sepanjang 2015–2025

- Penulis

Kamis, 1 Oktober 2026 - 05:26

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA-//Tintapos.com//- 29 September 2026

BPJS Kesehatan menyalurkan pembiayaan kesehatan lebih dari Rp100 triliun untuk penanganan penyakit jantung sepanjang periode 2015 hingga 2025. Angka ini menjadikan penyakit jantung sebagai penyakit kronis dengan biaya tertinggi yang dijamin oleh Program JKN.

Dalam periode 2015–2025, tercatat sebanyak 172,3 juta kasus penyakit jantung telah mendapatkan jaminan pembiayaan dari BPJS Kesehatan. Kepala Humas BPJS Kesehatan, Rizzky Anugerah, menyatakan bahwa jumlah kasus dan biaya penanganan penyakit jantung terus mengalami peningkatan sejalan dengan bertambahnya jumlah peserta dan pemanfaatan layanan kesehatan.

“Tahun 2015, ada 4,6 juta kasus penyakit jantung yang ditanggung BPJS Kesehatan dengan biaya sebesar Rp4,4 triliun. Angka tersebut terus bergerak naik hingga pada tahun 2025 jumlahnya mencapai 29,8 juta kasus dan menyedot biaya BPJS Kesehatan hingga Rp17,4 triliun,” ujar Rizzky Anugerah, dalam siaran pers yang diterima TINTA POS, Selasa (29/09).

Jika dibandingkan dengan penyakit kronis lain, penyakit jantung merupakan penyedot biaya terbesar BPJS Kesehatan. Gagal ginjal berada di urutan kedua dengan total biaya Rp83,8 triliun untuk 81,2 juta kasus, sementara kanker menempati urutan ketiga dengan total biaya Rp66 triliun untuk 45 juta kasus.

Pada tahun 2025 saja, BPJS Kesehatan mengeluarkan biaya sebesar Rp50,3 triliun untuk membayar 59,9 juta kasus penyakit katastropik, seperti jantung, gagal ginjal, kanker, stroke, dan penyakit katastropik lainnya. Biaya ini mencakup 26,42% dari total biaya pelayanan kesehatan yang dibayarkan BPJS Kesehatan sepanjang tahun 2025.

Rizzky menekankan bahwa penyakit kronis seperti penyakit jantung sebenarnya dapat dicegah melalui perubahan pola hidup sehat dan deteksi dini kesehatan secara rutin. Ia menyampaikan hal tersebut dalam rangka memperingati Hari Jantung Sedunia.

“Penyakit kronis ini sebenarnya dapat dicegah melalui perubahan pola hidup sehat dan deteksi dini kesehatan secara rutin,” tegas Rizzky.

Baca Juga:  UCAPAN HARI KESAKTIAN PANCASILA DARI KETUA DIVISI 3 GNP TIPIKOR NTB: TEGUH BERPEGGANG BERSATU BERJUANG

Penyakit Kronis Kini Semakin Menyerang Usia Produktif

Rizzky juga mengingatkan bahwa penyakit jantung dan penyakit kronis lainnya yang selama ini lebih banyak dikenal menyerang lansia, kini semakin banyak menyerang orang-orang berusia produktif, bahkan di bawah 45 tahun.

Untuk menekan angka penderita penyakit kronis di usia produktif, BPJS Kesehatan menggagas Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) Muda. Program ini melibatkan komunitas masyarakat, fasilitas kesehatan, tenaga kesehatan, dan pemangku kepentingan Program JKN lainnya untuk bersama-sama menggalakkan upaya promotif dan preventif kesehatan.

“Mengadopsi pola hidup sehat dan aktif berolahraga adalah investasi terbaik untuk masa depan kesehatan kita lima atau sepuluh tahun mendatang. Yang penting ada komitmen dan konsistensi diri sendiri,” pesan Rizzky.

BPJS Kesehatan menyediakan layanan Skrining Riwayat Kesehatan secara gratis setahun sekali bagi peserta JKN yang berusia 15 tahun ke atas. Proses skrining hanya memakan waktu sekitar 5–10 menit dan dapat diakses melalui beberapa jalur resmi.

Berikut cara mengakses Skrining Riwayat Kesehatan BPJS Kesehatan:

– Aplikasi Mobile JKN

– WhatsApp PANDAWA di nomor 08118165165

– Situs resmi www.bpjs-kesehatan.go.id

– Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) tempat peserta terdaftar

Dalam skrining ini, peserta JKN akan menjawab sejumlah pertanyaan mengenai gaya hidup, riwayat penyakit diri sendiri, dan riwayat kesehatan keluarga.

“Makin cepat terdeteksi, makin cepat diantisipasi dan ditangani. Jangan lupa juga, selagi masih sehat, sempatkanlah untuk mengecek status kepesertaan JKN Anda. Kalau status kepesertaan JKN kita aktif, kita jadi lebih tenang berobat kapan pun diperlukan karena sudah ada kepastian jaminan pembiayaan dari BPJS Kesehatan,” ungkap Rizzky.

Sumber: Kedeputian Bidang Komunikasi Organisasi, BPJS Kesehatan Kantor Pusat

 

Berita Terkait

BAPEKA-NTB BUKA KAIN KAFAN ASET NEGARA YANG HILANG DI BIMA — MAHKAMAH AGUNG & KEJATI DIY SIAP TINDAK
Menuju Panggung Nasional! Darlis Lepas Kontingen SMI Sumsel ke Kejurnas dan Jambore 2026
 TARIF PARKIR MOTOGP MANDALIKA: RP50.000 MOBIL, RP20.000 MOTOR — PERSADIN NTB MINTA KEJELASAN DASAR PENETAPAN
BAPEKA-NTB LANGKAH GANDA: AJUKAN EKSEKUSI KE KEJAKSAAN TINGGI YOGYAKARTA DAN LAPORKAN KELALAIAN TUGAS KE MAHKAMAH AGUNG TERKAIT ASET NEGARA DI KOTA BIMA
SDN 2 TOLOWATA KABUPATEN BIMA — BAPEKA NTB SERAHKAN PERNYATAAN TERTULIS KE KEJAKSAAN NEGERI BIMA LANDASAN ATURAN KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN UNDANG-UNDANG  
UCAPAN HARI KESAKTIAN PANCASILA DARI KETUA DIVISI 3 GNP TIPIKOR NTB: TEGUH BERPEGGANG BERSATU BERJUANG
PELANGGARAN DI TK NEGERI SIMPASAI LAMBU: KEPALA SEKOLAH TIDAK MEMENUHI SYARAT, ASET DIALIHKAN TANPA PROSEDUR SAH DAN PROYEK RP 1,3 MILIAR TIDAK SESUAI SPESIFIKASI
 DI TENGAH SOROTAN KASUS JENK FITRI DAN WALDAN: SIAPA SEBENARNYA HJ. MAHDALENA? SOSOK TELADAN PEREMPUAN DAERAH YANG BERHASIL TEMBUS KE SENAYAN
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:29

WALAU TAK SEBESAR HARAPAN, TAPI PENUH KETULUSAN — BPJS KESEHATAN BIMA SALURKAN BANTUAN PEMUGARAN MUSHOLLAH RIADU SHOALIHIN

Jumat, 16 Oktober 2026 - 09:07

Perkuat Kepedulian Sosial, Kapolsek Kuantan Mudik AKP Anra Nosa Pimpin Giat Jumat Berkah bagi Lansia di Desa Petapahan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 06:11

Jum’at Berkah, Wujud Kepedulian Sosial, PPWI Riau Bersama Polsek Cerenti Salurkan Bantuan Sembako kepada Warga

Rabu, 7 Oktober 2026 - 03:35

SIARAN PERS  BPJS Kesehatan Perluas Kerja Sama dengan Asuransi Kesehatan Tambahan

Kamis, 24 September 2026 - 01:08

Polsek Sekayu Bantu Kebutuhan Air Bersih Warga Lumpatan II Muba

Senin, 21 September 2026 - 18:13

Tim Gabungan Padamkan Karhutla di Sungai Pinang, Api Masih Sisakan Asap

Kamis, 10 September 2026 - 11:44

Karhutla Banyuasin Capai 26,5 Hektare, Polda Sumsel Fokus Padamkan dan Dinginkan Area Terdampak

Minggu, 6 September 2026 - 09:15

ALIANSI MASYARAKAT BERSATU KOTA & KABUPATEN BIMA AKAN GELAR AKSI DAMAI: TOLAK RENTENIR ILEGAL, TEGAKKAN KEADILAN & LINDUNGI MARTABAT WARGA

Berita Terbaru