Nyawa Warga Bima Raya Dipertaruhkan: Proyek RSUD Mangkrak, Aksi Lanjut Langsung Hentikan Pekerjaan Di Lokasi

- Penulis

Rabu, 1 Juli 2026 - 12:14

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Bima-//Tintapos.com//-Bayangkan saat sakit mendadak,butuh pertolongan segera, namun rumah sakit yang kita harapkan menjadi penyelamat nyawa justru berhenti di tengah jalan. Dana rakyat sudah disiapkan, namun bangunan Gedung Rawat Inap RSUD Kota Bima masih mangkrak tanpa kepastian jelas kapan selesai.

Karena itulah, Lembaga Pemantau Kebijakan Daerah Nusa Tenggara Barat (BAPEKA-NTB) bergerak. Aksi damai besar-besaran akan digelar, sebagai suara hati yang tak lagi bisa diam melihat fasilitas hidup warga dijadikan ajang rekayasa segelintir orang.

Langkah ini diambil setelah berkas laporan dugaan pelanggaran berat dan kerugian keuangan daerah resmi diserahkan ke Kejaksaan Negeri Kota Bima.

Aksi akan berlangsung damai namun tegas, menyambangi tempat yang paling bertanggung jawab hingga ke lokasi pembangunan:
Pertama di halaman Kantor Dinas Kesehatan Kota Bima, dilanjutkan ke halaman Kantor Pemerintah Kota Bima, kemudian ke halaman Kantor Kejaksaan Negeri Kota Bima, dan berakhir langsung di Lokasi Proyek Pembangunan Gedung Rawat Inap RSUD Kota Bima.

Ketua Umum BAPEKA-NTB, Tasrif Abdulatif, menegaskan dengan sungguh-sungguh:
“Perlu diketahui semua pihak, gerakan ini tidak main-main. Saya sudah puluhan tahun bergerak di dunia pergerakan, dan saya tahu kapan harus bersabar dan kapan harus berhenti memberi toleransi.”

“Saya akan mengundang seluruh anggota BAPEKA-NTB tanpa terkecuali, mulai dari Kota Bima, Kabupaten Bima, hingga seluruh wilayah Dompu. Ini adalah perjuangan bersama untuk menyelamatkan hak hidup kita semua,” tegasnya.

 

Sekretaris Jenderal BAPEKA-NTB Adim menyampaikan pesan tegas di hadapan publik:
“Kami turun langsung ke lokasi proyek untuk satu tujuan jelas, yaitu melakukan pemberhentian total pekerjaan. Tidak boleh ada lagi pengerjaan sebelum ada kepastian denda keterlambatan yang jatuh tempo terhitung sejak tanggal 22 Juni 2026 benar-benar dibayarkan dan uang rakyat kembali utuh ke kas daerah.”

Baca Juga:  Dulu Ditertawakan, Kini Jadi Kebanggaan: Pabrik Hilirisasi Karet Kuansing Mulai Beroperasi

“Kami sudah tidak bisa dan tidak akan memberikan toleransi sedikitpun atas tindakan konspirasi bejad yang telah dilakukan. Ini bukan sekadar kesalahan teknis, ini adalah permainan yang mempertaruhkan nyawa saudara kita semua,” tambahnya dengan suara lantang.

Tasrif Abdulatif kembali mengingatkan:
“Peningkatan fasilitas kesehatan di RSUD Kota Bima ini bukan kepentingan khusus warga Kota Bima saja. Selama ini kita semua, baik yang tinggal di Kota, Kabupaten, maupun Dompu, berharap pada rumah sakit ini sebelum terpaksa menempuh perjalanan jauh ke rumah sakit provinsi. Jangan sampai kelalaian segelintir orang membuat nyawa saudara kita terancam.

Melalui aksi ini, BAPEKA-NTB dan seluruh elemen masyarakat menuntut agar pihak berwenang segera mengungkap dan memeriksa siapa yang bertanggung jawab atas kegagalan proyek ini. Dugaan permainan di balik terpilihnya pelaksana yang tidak layak harus diusut tuntas tanpa pandang bulu.

Masyarakat juga menuntut kepastian bahwa denda keterlambatan segera diproses dan uang rakyat dikembalikan sepenuhnya. Pekerjaan di lokasi proyek wajib dihentikan sampai semua kewajiban tersebut terpenuhi, serta masyarakat berhak mendapatkan kepastian nyata kapan gedung ini benar-benar selesai dan siap melayani kita semua.

Pernyataan Resmi BAPEKA-NTB

Ajaklah keluarga, tetangga, dan sahabat untuk hadir. Suara kita yang bersatu adalah kekuatan untuk menyelamatkan hak kesehatan seluruh masyarakat Bima Raya.
Red.

Berita Terkait

Polsek Kuantan Mudik Tertibkan Dua Rakit PETI di Sekitar Venue Dayung Kebun Nopi
Polsek Cerenti Tertibkan Aktivitas PETI di Sungai Batang Kuantan, Dua Rakit Dimusnahkan
Kapolres Kuansing Pimpin Apel Siaga Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Tekankan Kesiapsiagaan Personel
Polsek Kuantan Hilir Tangkap DPO Kasus Narkotika, Sita Sejumlah Barang Bukti
RAT KOPSBARA Bersama Dinas Koperasi Muara Enim
Peringati HUT ke-75 Humas Polri, Bidhumas Polda Sumsel Perkuat Kepedulian Sosial
Semangat Membara, Tim AH03 Football Club Kuantan Singingi Bertolak ke Tour Nasional Semarang 2026
Kayu Tumbang di Hutan Lindung Egon Ilimedo Bukan Barang Dagangan: WALHI NTT dan WTM Desak Penegakan Hukum dan Transparansi Pengelolaan
Berita ini 68 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 03:02

Peringati HUT ke-75 Humas Polri, Bidhumas Polda Sumsel Perkuat Kepedulian Sosial

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:32

Polisi Bersama Masyarakat, Wakapolda Sumsel Gelar Minggu Kasih di Gereja Immanuel

Jumat, 16 Oktober 2026 - 09:07

Perkuat Kepedulian Sosial, Kapolsek Kuantan Mudik AKP Anra Nosa Pimpin Giat Jumat Berkah bagi Lansia di Desa Petapahan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:37

GRIB-JAYA KOTA BIMA RESMI LAPORKAN DIREKTUR RSUD KOTA BIMA KE POLRES KOTA BIMA — UNIT TIPIKOR

Senin, 12 Oktober 2026 - 06:34

Cegah Karhutla, Tim Gabungan Polres Banyuasin Gelar Patroli dan Edukasi Masyarakat di Banyuasin I

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:39

WARUNG DI LINGKUNGAN RSUD KOTA BIMA DIBOBOL PENCURI, RUGI HINGGA Rp7,75 JUTA

Jumat, 9 Oktober 2026 - 01:41

Acara Kenal Pamit Polda Sumsel Jadi Momentum Penguatan Integritas dan Pengabdian Bersama Masyarakat

Jumat, 9 Oktober 2026 - 01:30

Kapolda Sumsel Instruksikan Pejabat Baru Langsung Bekerja Kawal Agenda Nasional dan Kamtibmas

Berita Terbaru

Berita

RAT KOPSBARA Bersama Dinas Koperasi Muara Enim

Selasa, 20 Okt 2026 - 13:11