RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

Dody Fitrawan, S.A.P,. M.M Plt. Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kabupaten Kuantan Singingi

Duka Berbuah Perlindungan, Santunan Rp42 Juta Selamatkan Keluarga Buruh Tani di Bondowoso

- Penulis

Sabtu, 11 April 2026 - 12:11

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONDOWOSO, //Tintapos.com// – Program BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja rentan di Kabupaten Bondowoso terbukti menjadi penopang ekonomi bagi keluarga yang ditinggalkan.

Santunan kematian sebesar Rp42 juta membantu meringankan beban keluarga buruh tani dan guru ngaji yang sebelumnya hidup tanpa perlindungan sosial.

Artini (45), warga Desa Gadingsari, Kecamatan Pakem, menjadi salah satu penerima manfaat setelah suaminya, Sunardi, buruh tani tembakau, meninggal dunia akibat penyakit liver pada Agustus 2025.

Di tengah lilitan utang hingga puluhan juta rupiah, santunan tersebut digunakan untuk biaya tahlilan, membayar utang, serta melunasi cicilan bank.

Kalau tidak ada uang klaim itu, saya tidak tahu harus bagaimana,”
Katanya ke media Sabtu

Hal serupa dialami Suhriyah (65), warga Desa Gubrih, Kecamatan Wringin. Suaminya, Bahri, seorang guru ngaji sekaligus petani, meninggal dunia pada Juli 2025.

Santunan BPJS Ketenagakerjaan yang diterimanya juga sebesar Rp42 juta, yang dinilai sangat membantu keberlangsungan hidup keluarga.

Pada 2025, Pemerintah Kabupaten Bondowoso memperluas perlindungan sosial dengan mendaftarkan 14.293 pekerja rentan ke BPJS Ketenagakerjaan.

Baca Juga:  Kecelakaan Tragis di Pateten Dua, Satu Penumpang Motor Meninggal Dunia

Mereka terdiri dari 5.848 guru ngaji yang dibiayai APBD serta 8.445 buruh tani tembakau melalui Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT).

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Jawa Timur, Hadi Purnomo, menyatakan perlindungan telah berlaku sejak April hingga Desember 2025, mencakup jaminan kecelakaan kerja, kematian, hari tua, hingga pensiun, termasuk beasiswa pendidikan bagi anak peserta.

Bupati Bondowoso, Abdul Hamid Wahid, menegaskan program ini merupakan bukti kehadiran negara bagi seluruh lapisan masyarakat, khususnya pekerja informal.

Program ini menunjukkan bahwa pemerintah hadir untuk semua,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Bondowoso, Bayu Wibowo Putera, memastikan seluruh klaim diproses tepat waktu dan terus memperluas cakupan kepesertaan.

Program ini menjadi langkah strategis menutup celah perlindungan bagi pekerja informal seperti buruh tani dan guru ngaji yang selama ini rentan.

Bagi keluarga penerima, santunan tersebut bukan sekadar bantuan, melainkan penyelamat di tengah krisis akibat kehilangan pencari nafkah.

(Eko,Tp)

Berita Terkait

Polsek Cerenti Tertibkan Lima Rakit PETI Jenis Dompeng di Sungai Kuantan Desa Pulau Jambu
Dugaan Penipuan Berkedok Pinjaman: Oknum Guru SMPN 3 Woha Menjadi Sorotan, Sudah Berkali-kali Terjadi
Dugaan Korupsi Alat Berat Dinas PUPR Kabupaten Bima: Rugikan Daerah Rp 3,89 Miliar, Pelapor Lengkapi Keterangan di Polres
Pernyataan Abu Janda Dinilai Keliru, Ketua PW GP Ansor Sumbar: Minangkabau Adalah Penjaga Peradaban
PETANI SAWIT MENJERIT, HARGA TBS “TERJUN” DINAS PERKEBUNAN KUANSING DIDUGA LEMAH DALAM PENGAWASAN HARGA TBS
Polsek Kuantan Hilir Lakukan Pengecekan Tanaman Jagung Pipil di Wilkumnya, Tanaman Jagung Tumbuh Subur dan Bagus
Imaam Yakhsyallah Mansur: Kehormatan Masjidil Haram dan Masjidil Aqsa Harus Dijaga Bersama
PO Bus Tanpa Legalitas Jadi Atensi Utama LKPM-NTB di Kota Bima, Ancam Lapor Penipuan Negara
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 13:39

Polsek Cerenti Tertibkan Lima Rakit PETI Jenis Dompeng di Sungai Kuantan Desa Pulau Jambu

Minggu, 31 Mei 2026 - 09:35

Dugaan Penipuan Berkedok Pinjaman: Oknum Guru SMPN 3 Woha Menjadi Sorotan, Sudah Berkali-kali Terjadi

Sabtu, 30 Mei 2026 - 04:48

Dugaan Korupsi Alat Berat Dinas PUPR Kabupaten Bima: Rugikan Daerah Rp 3,89 Miliar, Pelapor Lengkapi Keterangan di Polres

Sabtu, 30 Mei 2026 - 04:46

Pernyataan Abu Janda Dinilai Keliru, Ketua PW GP Ansor Sumbar: Minangkabau Adalah Penjaga Peradaban

Sabtu, 30 Mei 2026 - 02:46

PETANI SAWIT MENJERIT, HARGA TBS “TERJUN” DINAS PERKEBUNAN KUANSING DIDUGA LEMAH DALAM PENGAWASAN HARGA TBS

Kamis, 28 Mei 2026 - 17:22

Imaam Yakhsyallah Mansur: Kehormatan Masjidil Haram dan Masjidil Aqsa Harus Dijaga Bersama

Kamis, 28 Mei 2026 - 16:22

PO Bus Tanpa Legalitas Jadi Atensi Utama LKPM-NTB di Kota Bima, Ancam Lapor Penipuan Negara

Kamis, 28 Mei 2026 - 15:57

Riki Rizo Namzah Ketua GP Ansor Kabupaten Solok Sembelih Sapi Kurban

Berita Terbaru