RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

Dody Fitrawan, S.A.P,. M.M Plt. Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kabupaten Kuantan Singingi

Gempa Magnitudo 4,3 Guncang Tolitoli, Warga Diminta Tetap Waspada

- Penulis

Rabu, 8 April 2026 - 04:20

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TOLITOLI, //Tintapos.com// – Gempa bumi dengan kekuatan magnitudo 4,3 mengguncang wilayah Tolitoli pada Senin, 7 April 2026, sekitar pukul 14.44 WITA. Getaran gempa dilaporkan dirasakan oleh warga, terutama yang berada di dalam rumah dan bangunan bertingkat.

Berdasarkan data resmi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi pada koordinat 1,10 Lintang Utara dan 120,94 Bujur Timur dengan kedalaman 10 kilometer. Pusat gempa berada di darat, sekitar 32 kilometer timur laut Tolitoli.

Kepala pusat gempa yang tergolong dangkal menyebabkan getaran cukup terasa di wilayah sekitar. Dalam laporan “Info Gempa Dirasakan”, BMKG mencatat intensitas gempa mencapai skala III MMI. Pada skala tersebut, getaran umumnya dirasakan jelas di dalam rumah, seperti adanya kendaraan berat yang melintas, namun belum sampai menimbulkan kerusakan signifikan.

Sejumlah warga mengaku sempat merasakan getaran singkat selama beberapa detik. Sebagian dari mereka memilih keluar rumah sebagai langkah antisipasi. Meski demikian, situasi secara umum tetap kondusif dan tidak menimbulkan kepanikan yang meluas.

Hingga berita ini diturunkan, belum terdapat laporan resmi mengenai kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat gempa tersebut. Pemerintah daerah bersama aparat terkait terus melakukan pemantauan di lapangan untuk memastikan kondisi masyarakat tetap aman.

Baca Juga:  GEMPAR! IBU LILIS: "PIHAK DINAS PUN MAU UANG" Kadis Syahid Bantah Keras: Itu Bohong! BAPEKA Desak Buktikan Kebenaran

BMKG menegaskan bahwa gempa ini tidak berpotensi tsunami. Namun demikian, masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Selain itu, warga juga diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan gempa susulan.

Secara geologis, wilayah Sulawesi Tengah merupakan salah satu daerah yang memiliki tingkat aktivitas seismik cukup tinggi di Indonesia. Hal ini disebabkan oleh pertemuan beberapa lempeng tektonik aktif yang berpotensi memicu terjadinya gempa bumi.

Para ahli mengingatkan bahwa gempa bumi dengan magnitudo kecil hingga menengah tetap dapat dirasakan apabila terjadi pada kedalaman dangkal dan berlokasi dekat dengan permukiman warga. Oleh karena itu, kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana menjadi hal yang sangat penting.

Pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat untuk memastikan kondisi bangunan tempat tinggal aman, serta mengetahui langkah-langkah evakuasi mandiri apabila terjadi gempa bumi. Edukasi kebencanaan dinilai perlu terus ditingkatkan guna meminimalisir risiko yang dapat ditimbulkan.

Dengan kondisi yang tetap terkendali, aktivitas masyarakat di Tolitoli berangsur kembali normal pascagempa. Meski demikian, kewaspadaan tetap diperlukan sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan kejadian serupa di masa mendatang.

Berita Terkait

Polsek Cerenti Tertibkan Lima Rakit PETI Jenis Dompeng di Sungai Kuantan Desa Pulau Jambu
Dugaan Penipuan Berkedok Pinjaman: Oknum Guru SMPN 3 Woha Menjadi Sorotan, Sudah Berkali-kali Terjadi
Dugaan Korupsi Alat Berat Dinas PUPR Kabupaten Bima: Rugikan Daerah Rp 3,89 Miliar, Pelapor Lengkapi Keterangan di Polres
Pernyataan Abu Janda Dinilai Keliru, Ketua PW GP Ansor Sumbar: Minangkabau Adalah Penjaga Peradaban
PETANI SAWIT MENJERIT, HARGA TBS “TERJUN” DINAS PERKEBUNAN KUANSING DIDUGA LEMAH DALAM PENGAWASAN HARGA TBS
Polsek Kuantan Hilir Lakukan Pengecekan Tanaman Jagung Pipil di Wilkumnya, Tanaman Jagung Tumbuh Subur dan Bagus
Imaam Yakhsyallah Mansur: Kehormatan Masjidil Haram dan Masjidil Aqsa Harus Dijaga Bersama
PO Bus Tanpa Legalitas Jadi Atensi Utama LKPM-NTB di Kota Bima, Ancam Lapor Penipuan Negara
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 13:39

Polsek Cerenti Tertibkan Lima Rakit PETI Jenis Dompeng di Sungai Kuantan Desa Pulau Jambu

Minggu, 31 Mei 2026 - 09:35

Dugaan Penipuan Berkedok Pinjaman: Oknum Guru SMPN 3 Woha Menjadi Sorotan, Sudah Berkali-kali Terjadi

Sabtu, 30 Mei 2026 - 04:48

Dugaan Korupsi Alat Berat Dinas PUPR Kabupaten Bima: Rugikan Daerah Rp 3,89 Miliar, Pelapor Lengkapi Keterangan di Polres

Sabtu, 30 Mei 2026 - 04:46

Pernyataan Abu Janda Dinilai Keliru, Ketua PW GP Ansor Sumbar: Minangkabau Adalah Penjaga Peradaban

Sabtu, 30 Mei 2026 - 02:46

PETANI SAWIT MENJERIT, HARGA TBS “TERJUN” DINAS PERKEBUNAN KUANSING DIDUGA LEMAH DALAM PENGAWASAN HARGA TBS

Kamis, 28 Mei 2026 - 17:22

Imaam Yakhsyallah Mansur: Kehormatan Masjidil Haram dan Masjidil Aqsa Harus Dijaga Bersama

Kamis, 28 Mei 2026 - 16:22

PO Bus Tanpa Legalitas Jadi Atensi Utama LKPM-NTB di Kota Bima, Ancam Lapor Penipuan Negara

Kamis, 28 Mei 2026 - 15:57

Riki Rizo Namzah Ketua GP Ansor Kabupaten Solok Sembelih Sapi Kurban

Berita Terbaru