KELUARGA TOLAK BANTAHAN! TASRIF: ITU BUKAN BANTUAN, ITU BUKTI MEREKA DIPAKSA PULANG!

- Penulis

Selasa, 21 April 2026 - 02:17

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KABUPATEN DOMPU //TintaPos.Com// – Bantahan yang dilontarkan Koordinator PT SMU, Muhrim, justru menjadi bumerang bagi dirinya sendiri. Keluarga korban dan BAPEKA-NTB menolak mentah-mentah keterangan tersebut dan menilai itu semakin memperkuat bukti pelanggaran.

Sebelumnya, Muhrim menyatakan dengan nada membela diri:
“Saya tegaskan, tidak ada kejadian seperti yang diberitakan. Bahkan pada saat mereka memutuskan untuk pulang, saya sendiri yang mengantar mereka sampai ke terminal, memastikan mereka naik ke Bus Rasa Sayang dengan aman dan selamat,” ujar Muhrim.

Keluarga keempat TKW menegaskan TIDAK MENERIMA dalih tersebut.

“Kami tidak percaya! Apa yang dia katakan bertolak belakang dengan kenyataan. Anak-anak kami tidak pulang karena keinginan sendiri, tapi karena tekanan dan perlakuan yang tidak manusiawi. Jangan memutarbalikkan fakta!” tegas perwakilan keluarga dengan emosi memuncak.

PERNYATAAN GEMPAR KETUA BAPEKA TASRIF

Ketua Umum BAPEKA-NTB, Bapak Tasrif, angkat bicara keras dan menyoroti kejanggalan dari ucapan Muhrim tersebut.

Baca Juga:  Kapolres Bitung Diganjar Gelar “Bapak Perdamaian”, Bukti Dedikasi Menjaga Harmoni Kota

“LUCU! Dia mengaku mengantar sampai terminal dan memastikan naik bus dengan selamat? Justru itu yang kami jadikan BUKTI KUAT! Kalau memang prosesnya lancar, kenapa mereka harus pulang mendadak? Kenapa harus diantar seperti itu?”

“ITU BUKAN BENTUK PELAYANAN, TAPI ITU BUKTI BAHWA MEREKA DIPAKSA DAN DIUSIR! Jangan coba-coba menutupi kejahatan dengan kata-kata manis. Kami tahu persis modus kalian memeras dan menekan pekerja!” tegas Tasrif.

AKSI NYATA: LAPOR RESMI KE DISNASKER

Didampingi langsung oleh tim hukum BAPEKA-NTB, keluarga korban mengambil langkah tegas.

KAMI AKAN LAPORKAN KASUS INI SECARA RESMI KE DINAS TENAGA KERJA (DISNASKER) KABUPATEN DOMPU.

Kami menuntut pemeriksaan tuntas terhadap PT SMU dan Muhrim atas dugaan pemerasan, intimidasi, dan pelanggaran prosedur penempatan. Keadilan harus ditegakkan!

Red.

Berita Terkait

GIAT JUMAT BERKAH: DIREKTUR MEDIA PATROLIKRIMINAL86.COM & TIM SALURKAN BANTUAN KE PANTI ASUHAN BAIHAQI UMAR
REMBUG STUNTING DI DESA PANGKALAN BENTENG, CAMAT TALANG KELAPA HADIRI KEGIATAN KONVERGENSI PENCEGAHAN STUNTING
Pembina Utama AWG Imbau Umat Islam Berpartisipasi Penyelenggaraan Bulan Solidaritas Palestina
Gerakan Peduli Kasih Jum’at Berkah yang di Taja Oleh PPWI Riau dan Tim Media Kembali Melaksanakan di Desa Ketaping Jaya
Ketua GP Ansor Kabupaten Solok Riki Rizo Namzah Hadiri Peringatan Hari Santri Nasional 2026 di Ponpes Darul Tauhid
Polisi Peduli Pengangguran “Bersama Polri Bangun Masa Depan” : Kapolsek Kuantan Mudik AKP Anra Nosa Hadir di Tengah Masyarakat Meretas Pengangguran
Aktivitas PETI Menggunakan Alat Berat Marak di Kelurahan Muara Lembu Kecamatan Singingi, Warga Desak Aparat Bertindak Tegas
Lapak Baru Berdiri di Batang Arau, Padahal Ada Plang Larangan Berjualan, Kadis Pariwisata Disorot Masyarakat
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:24

GIAT JUMAT BERKAH: DIREKTUR MEDIA PATROLIKRIMINAL86.COM & TIM SALURKAN BANTUAN KE PANTI ASUHAN BAIHAQI UMAR

Jumat, 23 Oktober 2026 - 05:59

REMBUG STUNTING DI DESA PANGKALAN BENTENG, CAMAT TALANG KELAPA HADIRI KEGIATAN KONVERGENSI PENCEGAHAN STUNTING

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:35

Gerakan Peduli Kasih Jum’at Berkah yang di Taja Oleh PPWI Riau dan Tim Media Kembali Melaksanakan di Desa Ketaping Jaya

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:46

Ketua GP Ansor Kabupaten Solok Riki Rizo Namzah Hadiri Peringatan Hari Santri Nasional 2026 di Ponpes Darul Tauhid

Kamis, 22 Oktober 2026 - 07:47

Polisi Peduli Pengangguran “Bersama Polri Bangun Masa Depan” : Kapolsek Kuantan Mudik AKP Anra Nosa Hadir di Tengah Masyarakat Meretas Pengangguran

Kamis, 22 Oktober 2026 - 04:05

Aktivitas PETI Menggunakan Alat Berat Marak di Kelurahan Muara Lembu Kecamatan Singingi, Warga Desak Aparat Bertindak Tegas

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:53

Lapak Baru Berdiri di Batang Arau, Padahal Ada Plang Larangan Berjualan, Kadis Pariwisata Disorot Masyarakat

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:34

PORTAL JALAN MENUJU TANAH MAS AKHIRNYA DIBUKA, AKSES MOBIL DAMKAR SEMPAT TERHAMBAT

Berita Terbaru