KadisDukcapil Kuansing

RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

Dody Fitrawan, S.A.P,. M.M Plt. Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kabupaten Kuantan Singingi

Kemasan hingga Menu Diganti,BGN Evaluasi Total MBG Ramadan

- Penulis

Kamis, 26 Februari 2026 - 00:22

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta //TintaPos.Com// – Tak Pakai Kemasan Plastik,Dadan meminta seluruh mitra memperhatikan kemasan makanan. Kemasan tidak lagi hanya menggunakan kantong plastik sederhana, tetapi harus ditempatkan dalam wadah yang lebih representatif, higienis, dan mampu menjaga kualitas makanan hingga diterima oleh para penerima manfaat.

Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) selama Ramadan dievaluasi total usai ramai disorot. Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menyampaikan evaluasi ini dilakukan mulai dari aspek kemasan, komposisi menu, hingga transparansi perhitungan Angka Kecukupan Gizi (AKG) MBG.

Hal ini disampaikan Dadan saat menggelar menggelar rapat koordinasi bersama seluruh mitra dan Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Rakor tersebut dilaksanakan pada Selasa, 24 Februari 2026 secara daring sebagai langkah cepat merespons dinamika di lapangan.

“Kami ingin memastikan bahwa pelaksanaan MBG Ramadan tetap sesuai standar gizi, tepat sasaran, serta transparan dari sisi penggunaan anggaran. Evaluasi ini penting agar tidak terjadi kesalahpahaman di ruang publik,” ujar Dadan dalam keterangan tertulis, Rabu (25/2/2026).

Dadan juga menyoroti komposisi bahan pangan agar sesuai dengan pagu bahan baku yang telah ditetapkan. Dadan meminta agar menu MBG berupa kacang diganti menjadi telur tanpa mengurangi nilai gizi. Sebab, harga kacang memiliki harga relatif lebih mahal dibanding telur. Sementara, telur dinilai memiliki citra protein yang lebih baik dan lebih mudah diterima masyarakat.

Baca Juga:  Masalah Rumah Tangga, Polres Mitra Ungkap Kasus Pembunuhan dengan Senjata Tajam

Dadan memastikan setiap SPPG menyusun penjelasan rinci terkait Angka Kecukupan Gizi (AKG) dan harga masing-masing bahan pangan dalam setiap menu. Pagu harga bahan baku untuk balita hingga siswa SD kelas 3 sebesar Rp 8.000/porsi.

Sementara untuk kelompok lainnya, besaran anggarannya Rp 10.000/porsi. Patokan dasar ini dapat berbeda sesuai indeks kemahalan daerah dan bersifat at cost, sehingga perlu dijelaskan secara terbuka kepada publik.

Tak hanya itu, Dadan juga meminta setiap SPPG juga diminta mulai menyediakan peralatan vakum (vacuum sealer) agar makanan lebih awet, higienis, dan tetap layak konsumsi saat didistribusikan untuk upaya menjaga kualitas makanan. Langkah ini menjadi bagian dari penguatan standar keamanan pangan dalam pelaksanaan MBG selama Ramadan.

“Kami tidak ingin ada kompromi dalam hal kualitas. Prinsipnya sederhana: makanan harus aman, bergizi, dan sesuai pagu. Jika ada bahan yang tidak layak, lebih baik diganti daripada dipaksakan. Ini bentuk tanggung jawab kami kepada masyarakat,” tambah Dadan.

Ia juga mengingatkan agar mitra tidak memaksakan penggunaan bahan baku yang sudah dalam kondisi kurang baik. Jika ditemukan bahan yang tidak layak, distribusi dapat ditunda dan diinformasikan untuk diganti pada hari berikutnya. Kebijakan ini diambil untuk memastikan keamanan dan kesehatan penerima manfaat tetap menjadi prioritas utama.(red)

Berita Terkait

Pemkab Bogor Siapkan Pusat Layanan Haji Terpadu
Hamdin Al-Hasby Inisiasi Kerja Sama dengan Polri untuk Perkuat Koperasi Tambang Rakyat di Pulau Sumbawa
PEMERASAN DI BAWAH KEDOK PENEMPATAN TKI: KELUARGA RUGAYA CS SIAP LAPORKAN DISNASKER DOMPU, PT SMU DIDUGA PAKSA BAYAR RP8 JUTA MESKI BARU 1 HARI
Penimbun BBM Pertalite,Di Tangkap Satreskrim Polres Situbondo
Diduga Inisial ND Pemilik Beberapa Unit Rakit Dompeng Masih Bebas Melakukan Aktivitas PETI, APH diminta Tindak Tegas
Terkait Postingan Viral, Mitra SPPG OI TUI, Erni Wati : Penyajian Makanan telah Memenuhi Ketentuan Gizi, Pihaknya Laporkan Masalah ini Keranah Hukum
Tim SAR Gabungan Temukan Remaja Penyelam Meninggal di Perairan Sangihe
BOMBASTIS! PROYEK SUNGAI RP 147 MILIAR DIDUGA KORUPSI, KERUGIAN NEGARA DIPERKIRAKAN CAPAI RP 5 MILIAR
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 14:42

Pemkab Bogor Siapkan Pusat Layanan Haji Terpadu

Jumat, 17 April 2026 - 12:46

Hamdin Al-Hasby Inisiasi Kerja Sama dengan Polri untuk Perkuat Koperasi Tambang Rakyat di Pulau Sumbawa

Jumat, 17 April 2026 - 12:02

PEMERASAN DI BAWAH KEDOK PENEMPATAN TKI: KELUARGA RUGAYA CS SIAP LAPORKAN DISNASKER DOMPU, PT SMU DIDUGA PAKSA BAYAR RP8 JUTA MESKI BARU 1 HARI

Jumat, 17 April 2026 - 09:28

Penimbun BBM Pertalite,Di Tangkap Satreskrim Polres Situbondo

Jumat, 17 April 2026 - 09:10

Diduga Inisial ND Pemilik Beberapa Unit Rakit Dompeng Masih Bebas Melakukan Aktivitas PETI, APH diminta Tindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 - 06:27

Tim SAR Gabungan Temukan Remaja Penyelam Meninggal di Perairan Sangihe

Jumat, 17 April 2026 - 04:44

BOMBASTIS! PROYEK SUNGAI RP 147 MILIAR DIDUGA KORUPSI, KERUGIAN NEGARA DIPERKIRAKAN CAPAI RP 5 MILIAR

Jumat, 17 April 2026 - 03:26

Kapolres Banyuasin AKBP Risnan Aldino Kunjungi Polsek Tungkal Ilir, Salurkan Bantuan Sosial hingga Tebar Benih Ikan

Berita Terbaru

Berita

Pemkab Bogor Siapkan Pusat Layanan Haji Terpadu

Jumat, 17 Apr 2026 - 14:42