Menghadapi Hari Raya Idul Fitri,Kebutuhan Sembako Makin Meroket Harganya

- Penulis

Rabu, 25 Februari 2026 - 15:04

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jember //TintaPos.Com// – Meski harga tinggi, permintaan konsumen tetap normal. Tomat merupakan kebutuhan pokok rumah tangga yang banyak digunakan sebagai bumbu dapur. “Tomat biasa pun jumlahnya tidak banyak karena bukan musim panen, makanya tetap mahal. Permintaan tetap tinggi, jadi stok cepat habis,” ujar penjual yang tidak mau di sebutkan namanya.

Selain tomat, komoditas cabai juga mengalami kenaikan harga, meski tidak setinggi tomat. “Kalau cabai kenaikannya bertahap. Sekarang cabai rawit merah Rp 90 ribu per kilogram, cabai rawit kuning dan hijau sekitar Rp 50 sampai Rp 55 ribu, cabai merah besar 37 sampai 40,cabai merah keriting 40 ribuan,” jelasnya

Harga tomat di Pasar Tradisional Tanjung, Kabupaten Jember, Jawa Timur, terus merangkak naik dalam dua pekan terakhir. Kenaikan harga ini dipicu oleh menurunnya pasokan dari petani akibat cuaca ekstrem yang melanda wilayah tersebut Jember dan sekitarnya.

Saat ini, tomat jenis “ranti” dijual hingga Rp 35 ribu per kilogram, sementara tomat biasa berada di kisaran Rp 15 sampai 30 ribu per kilogram. “Untuk tomat ranti sekarang harganya Rp 15 sampai 35 ribu per kilo, sedangkan tomat biasa Rp 30 ribu. Dalam sebulan ini belum ada penurunan harga,” ujar ujar salah satu pedagang di Pasar Tanjung, Selasa (24/2/2026).

Baca Juga:  Imaam Yakhsyallah Mansur: Kehormatan Masjidil Haram dan Masjidil Aqsa Harus Dijaga Bersama

Ia menjelaskan, tomat ranti mengalami kelangkaan karena pasokan dari tengkulak sangat terbatas. “Stok dari tengkulak hampir sebulan ini tidak ada. Baru hari ini ada kiriman, itupun jumlahnya sangat sedikit,” tambahnya.

Salah satu pembeli, mengaku terkejut dengan harga tomat yang melonjak drastis. “Saya beli Rp 3.500 cuma dapat dua buah tomat. Lumayan menguras kantong,” keluhnya.Ia mengatakan harus menyesuaikan anggaran belanja harian agar tetap hemat. “Sekarang beli seperlunya saja, cukup untuk beberapa hari ke depan. Biasanya beli banyak, tapi sekarang harus hemat dulu sampai harga normal kembali,” tuturnya. (red)

Berita Terkait

Polsek Benai Tindak PETI di Dua Desa, Satu Rakit Tambang Emas Ilegal Dimusnahkan
Polsek Benai Tertibkan Aktivitas PETI di Desa Geringging Baru, Dua Rakit Dimusnahkan
Polres Kuansing Gencarkan Sosialisasi Larangan PETI, Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Lingkungan
Subuh Keliling Polda Riau, Perkuat Kedekatan dengan Warga dan Gaungkan Green Policing
Polres Kuansing Musnahkan 161,51 Gram Sabu, Tegaskan Komitmen Berantas Peredaran Narkotika
Perkuat Kepedulian Sosial, Kapolsek Kuantan Mudik AKP Anra Nosa Pimpin Giat Jumat Berkah bagi Lansia di Desa Petapahan
Polsek Singingi Tertibkan Dua Rakit PETI di Desa Sungai Bawang
Jum’at Berkah, Wujud Kepedulian Sosial, PPWI Riau Bersama Polsek Cerenti Salurkan Bantuan Sembako kepada Warga
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:49

Polsek Benai Tindak PETI di Dua Desa, Satu Rakit Tambang Emas Ilegal Dimusnahkan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:47

Polsek Benai Tertibkan Aktivitas PETI di Desa Geringging Baru, Dua Rakit Dimusnahkan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 06:09

Polres Kuansing Gencarkan Sosialisasi Larangan PETI, Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Lingkungan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 05:10

Subuh Keliling Polda Riau, Perkuat Kedekatan dengan Warga dan Gaungkan Green Policing

Jumat, 16 Oktober 2026 - 09:07

Perkuat Kepedulian Sosial, Kapolsek Kuantan Mudik AKP Anra Nosa Pimpin Giat Jumat Berkah bagi Lansia di Desa Petapahan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:50

Polsek Singingi Tertibkan Dua Rakit PETI di Desa Sungai Bawang

Jumat, 16 Oktober 2026 - 06:11

Jum’at Berkah, Wujud Kepedulian Sosial, PPWI Riau Bersama Polsek Cerenti Salurkan Bantuan Sembako kepada Warga

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:32

Polsek Singingi Ungkap Dugaan Peredaran Sabu di Muara Lembu, Pria Ditangkap Bersama Lima Paket

Berita Terbaru