Kuansing //TintaPos.Com// – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Kenegerian Benai ke-XV tahun 2026 resmi ditutup pada Senin malam (16/3/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Masjid Assa’diyah, Desa Talontam Benai, Kecamatan Benai, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), berlangsung meriah, khidmat, dan disambut antusias oleh masyarakat.
Acara penutupan MTQ tersebut secara resmi ditutup oleh Ketua FK APA Kenegerian Benai, H. Agus Salim, yang dihadiri oleh jajaran pemerintahan desa se-Kenegerian Benai, tokoh agama, niniak mamak, tokoh masyarakat, panitia, serta ratusan warga yang memadati lokasi kegiatan.
Sejak pembukaan yang digelar pada Jumat malam (13/3/2026), lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an terus menggema di Masjid Assa’diyah Desa Talontam Benai. Kegiatan religius tahunan ini menjadi momentum penting dalam mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an, khususnya di kalangan generasi muda.
Kepala Desa Talontam Benai selaku tuan rumah pelaksana, R. Helpy Alponso, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan pelaksanaan MTQ tersebut.
Ia juga menyampaikan penghargaan kepada (FK APA) Kenegerian Benai yang telah menginisiasi kegiatan MTQ yang rutin dilaksanakan setiap tahun tersebut.
“Melalui kegiatan MTQ ini kita berharap dapat melahirkan generasi yang tidak hanya pandai membaca Al-Qur’an, tetapi juga mampu mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Helpy Alponso.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Dino Kurniawan, dalam sambutannya mengatakan bahwa pelaksanaan MTQ tingkat Kenegerian Benai dapat terlaksana berkat dukungan penuh dari para niniak mamak, datuk penghulu, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen masyarakat yang ada di Kenegerian Benai.
Ia menegaskan bahwa MTQ bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga sebagai sarana membina generasi Qur’ani yang mencintai Al-Qur’an dan mampu mengamalkan ajaran yang terkandung di dalamnya.
“MTQ ini merupakan agenda kenegerian yang melibatkan seluruh unsur adat dan masyarakat. Dukungan dari niniak mamak serta datuk penghulu menjadi kekuatan utama terselenggaranya kegiatan ini,” ujar Dino.
Lebih lanjut ia menambahkan, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya mempersiapkan generasi terbaik yang nantinya dapat bersaing pada ajang MTQ tingkat yang lebih tinggi.
“Pada bulan Juni mendatang kita akan menghadapi agenda besar, yaitu MTQ tingkat Provinsi Riau.
Oleh karena itu, melalui kegiatan ini kita berharap lahir generasi Qur’ani yang mampu membawa nama daerah dan bersaing secara maksimal di tingkat provinsi,” tambahnya.
Pada MTQ Kenegerian Benai ke-XV tahun 2026 ini, panitia memperlombakan 38 cabang perlombaan putra dan putri dengan jumlah peserta mencapai 148 orang yang berasal dari berbagai desa di wilayah Kenegerian Benai.
Adapun cabang-cabang perlombaan yang dipertandingkan antara lain:
Tartil Al-Qur’an
Tilawah Al-Qur’an kategori anak-anak, remaja dan dewasa
Hifzil Qur’an 1 Juz
Khattil Qur’an
Fahmil Qur’an
Syarhil Qur’an
Barzanji
Setelah melalui rangkaian perlombaan yang berlangsung selama beberapa hari, Desa Talontam Benai selaku tuan rumah berhasil meraih Juara Umum pada MTQ tingkat Kenegerian Benai tahun ini.
Acara penutupan ditandai dengan penyerahan piala dan piagam penghargaan kepada para pemenang lomba, Suasana haru dan kebanggaan menyelimuti penutupan kegiatan tersebut.
Ratusan masyarakat yang hadir tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian acara hingga selesai.
Kegiatan MTQ tingkat Kenegerian Benai ke-XV ini akhirnya ditutup dengan Foto bersama.
Semoga semangat mencintai Al-Qur’an terus tumbuh di tengah masyarakat serta mampu melahirkan generasi Qur’ani yang berakhlak mulia di masa mendatang.






















