KadisDukcapil Kuansing

RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

Dody Fitrawan, S.A.P,. M.M Plt. Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kabupaten Kuantan Singingi

DPRD Kuansing

Pj Kades Koto Sentajo Kecamatan Sentajo Raya H. Bahasa, A. Md

Pacu Jalur Mendunia, Gedung Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kuansing Seakan Tak Berpenghuni? !

- Penulis

Selasa, 28 Oktober 2025 - 02:47

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

KUANTAN SINGINGI //TintaPos.Com// – Gedung kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kuantan Singingi (Kuansing) Riau yang terletak di komplek perkantoran Pemda Kuansing berhadapan dengan kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) PP Kuansing terlihat kusam seakan tidak berpenghuni.

Kondisi ini terpantau saat awak media berkunjung ke komplek perkantoran Pemda Kuansing pada senin 27 Oktober 2025. Dari sekian banyak gedung kantor dinas yang dilihat, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kuansing termasuk salah satu gedung kantor yang terlihat tidak terawat, cat dindingnya terlihat kusam bahkan sudah banyak yang mengelupas, belum lagi kondisi atapnya sudah ada yang lepas pakunya, cat ukiran singapnya pun sangat kusam sehingga memberi kesan yang buruk kepada masyarakat yang melihatnya.

Gedung kantor yang memiliki simbol pemacu kebudayaan dan pariwisata Kuansing itu tidak berbanding lurus dengan boomingnya aura farming pacu jalur yang mendunia saat ini. Jika turis atau pengunjung pacu jalur melihat gedung kantor kebudayaan dan pariwisata Kuansing itu, maka akan terbesit dalam pikirannya bahwa orang Kuansing tidak pandai merawat aset kebudayaan dan pariwisata yang kaya akan nilai dan seni.

” Seakan tak ada penghuni gedung kantor dinas kebudayaan dan pariwisata Kuansing itu, kusam dan menyeramkan, para pegawaipun tak kelihatan, padahal disitu rumah nya orang – orang seni dan budaya,” celetuk seorang wartawan yang saat itu melintas dindepan kantor dinas tersebut pada Senin (27/10/2025) siang.

Melihat hal itu, awak media bertanya kemana pergi dana pemeliharaan, perawatan gedung kantor itu? Apakah dianggarkan atau tidak dalam APBD dinas tersebut? sehingga gedung itu terlihat seakan tidak berpenghuni, bahkan terlihat bagaikan sebuah rumah hantu yang menyeramkan.

Awak media mencoba mengkonfirmasi hal itu kepada Drs Azhar Ali mantan Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Kuansing, mantan kadis yang dulu lama menjabat sebagai Kadis pada dinas tersebut. Menurut Azhar, anggaran ada, tapi belum bisa digunakan masih dalam proses Guna Uang (GU). Dikatakannya, hal tersebut terjadi karena efisiensi anggaran tahun 2025.

Baca Juga:  Kafe Remang - Remang Di belakang Komplek Perkantoran Pemda Kuansing Tetap Buka, Walau Ditindak Satpol PP!! Ada Apa??

” Anggaran untuk pengecetan gedung itu sebelumnya sudah dianggarkan, dananya ada, namun belum bisa digunakan karena masih dalam proses Ganti Uang (GU),” katanya.

Kebudayaan dan Pariwisata Kuansing, salah satu cerminan masyarakatnya, didalamnya terkandung nilai – nilai yang penuh makna. Itu semua setidaknya dapat dilihat dari gedung kantor kebudayaan dan pariwisata itu diurus, termasuk orang – orang yang berdinas disana. Bagaimana kebudayaan dan pariwisata Kuansing bisa maju dan berkembang, jika mengurus gedung kantor dinas nya saja tidak mampu apalagi yang lebih dari itu.

Menggapi hal itu, salah seorang pemerhati pariwisata Kuansing mengatakan Bupati Kuansing Dr H Suhardiman Amby seharusnya menunjuk Kepala Dinas (Kadis) Kebudayaan dan Pariwisata itu orang yang memiliki latar belakang ilmu bidang seni. Memiliki jiwa seni dan punya visi dan misi untuk memajukan pariwisata, tidak hanya pacu jalur, masih banyak lagi objek – objek pariwisata Kuansing yang sedang menunggu sentuhan perhatian. Menurutnya, seharusnya kemajuan dan perkembangan pariwisata Kuansing itu tidak hanya menyerah pada bonus alam, seperti di zaman sekarang ini, era digital yang didukung berbagai macam platform digital seperti aura farming dari tarian bocah cilik sebagai togak luan pada jalur yang viral di tiktok, tarian iconik sehingga dapat memberi kesan menarik ke berbagai belahan dunia.

” Ya, Saya mencermati Bupati Kuansing Suhardiman Amby masih belum menemukan sosok pejabat yang memilki darah seni yang tinggi, punya kepedulian untuk memajukan pariwisata di Kuansing, sehingga pariwisata Kuansing menyerah pada “bonus alam” era digital aura farming seperti pacu jalur. Selain itu banyak lagi objek dan tradisi Kuansing bisa di kembangkan, untuk kemajuan pariwisata Kuansing,” ujar salah seorang pemerhati pariwisata Kuansing yang memilih tidak dipublish namanya pada Senin (27/10).***

Berita Terkait

Wabup Ingatkan Rancangan Awal RKPD 2027 Murung Raya harus Berbasis Penguatan Ekonomi Lokal
Konferensi Pers Ungkap Kasus Pembunuan Berencana di Desa Gaung Asam
Bupati Bogor Hijaukan Kembali Kawasan Pakansari Pasca Puting Beliung
Analisis Mendalam dan Terstruktur Mengenai Fenomena Penolakan Masyarakat Terhadap Pengambilalihan Tanah untuk Proyek Pemerintah
Bupati Suhardiman Amby Bersama Jajaran Pemerintahan Kuansing Laksanakan Sholat Taraweh Pertama di Masjid Agung Ar Raudah
Kapolda Sumsel Tegaskan Soliditas TNI-Polri Kunci Utama Kondusivitas Sumatera Selatan
Bupati Bima Temui Pangkormar, Jajaki Pembangunan Batalyon Marinir di Wilayahnya
Peguyuban Masyarakat Anti Korupsi Indonesia NTB Sorot Proyek SPAM Kota Bima: Potongan Harga 20% Dinilai Berisiko Turunkan Kualitas Layanan
Berita ini 105 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 19 Februari 2026 - 07:36

Konferensi Pers Ungkap Kasus Pembunuan Berencana di Desa Gaung Asam

Kamis, 19 Februari 2026 - 06:09

Analisis Mendalam dan Terstruktur Mengenai Fenomena Penolakan Masyarakat Terhadap Pengambilalihan Tanah untuk Proyek Pemerintah

Rabu, 18 Februari 2026 - 11:41

Peguyuban Masyarakat Anti Korupsi Indonesia NTB Sorot Proyek SPAM Kota Bima: Potongan Harga 20% Dinilai Berisiko Turunkan Kualitas Layanan

Rabu, 18 Februari 2026 - 08:35

Istiqomah Hingga Akhir di Lokasi Bencana, Tim UAR Jabar Terharu Tinggalkan Pasirlangu

Rabu, 18 Februari 2026 - 05:48

Kamuflase Ojek di Pangkalan Terlibat Dalam Jaringan Kurir Narkoba 15 Kilogram di Asahan

Rabu, 18 Februari 2026 - 03:39

Imam Plur Ragukan Pemenang Tender Ruang Rawat Inap RSUD kota bima, Tak Miliki SBU Gedung Kesehatan

Rabu, 18 Februari 2026 - 02:39

Jama’ah Muslimin Tetapkan Awal Ramadhan Jatuh Pada 18 Februari 2026 Berdasarkan Rukyat Global

Selasa, 17 Februari 2026 - 16:31

Bhabinkamtibmas Polsek Tungkal Ilir Gencarkan Sosialisasi Program P2B Dukung Swasembada Pangan Nasional

Berita Terbaru