RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

Perempuan Berani Bermimpi dan Harus Bergerak Nyata

- Penulis

Selasa, 21 April 2026 - 12:48

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jember //TintaPos.Com// – Tak sekadar seremonial berkebaya, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Jember, Ghyta Eka Puspita, mengajak seluruh perempuan di Jember untuk memaknai kembali sosok Kartini melalui gerakan nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Peringatan Hari Kartini tahun ini di Kabupaten Jember terasa lebih hangat dan sarat makna mendalam.

Bagi Ning Ghyta, sapaan akrabnya, Kartini masa kini bukan lagi sekadar simbol yang dibatasi oleh busana, tetapi tentang keberanian berpikir, berjuang, dan mencintai perubahan.

“Perempuan yang mampu menjadi pusat perubahan dalam keluarga dan masyarakat adalah hakikat Kartini hari ini,” kata Ning Ghyta (21/04/2026).

Dalam penampilannya, Ning Ghyta menilai tantangan terbesar perempuan saat ini bukanlah pada semangat, tetapi bagaimana menyuarakan perubahan di tengah budaya yang telah lama mengakar.
Ia menekankan pentingnya pendekatan yang lebih bijak, dekat, dan menyentuh hati, dalam banyak kesempatan. Termasuk saat berbaur dan turun di tengah-tengah masyarakat akar rumput.

“Perubahan tidak lahir dari perlawanan, tetapi dari kepercayaan. Kader PKK adalah jembatan kepercayaan itu, yang menghadirkan hak perempuan sebagai bagian dari cinta dalam keluarga,” katanya.

Baca Juga:  Ketua LSM KPK RI Angkat Bicara Terkait Honor Perangkat Desa Yang tak Kunjung di Salurkan selama 7 Bulann

Lebih lanjut lagi, perempuan yang juga Ketua Dekranasda Jember berupaya mendorong keseimbangan peran perempuan tanpa rasa takut untuk mewujudkan mimpinya.

Menurut dia, di era modern, perempuan sering dibayangkan pada pilihan sulit antara peran di rumah dan karier. Namun, Ning Ghyta justru mengajak para perempuan Jember untuk melihatnya sebagai keseimbangan.

Ia berjanji, setiap perempuan tetap bisa berkarya di ruang publik tanpa harus kehilangan peran utamanya sebagai pusat kekuatan keluarga.

“Keseimbangan bukan berarti semua harus sama rata setiap waktu, tapi yang lebih realistis. Ada fase di mana kita lebih fokus pada keluarga, dan ada kalanya kita perlu ekspansif di ruang publik,” tutur Ning Ghyta.

“Jangan takut untuk bermimpi besar. Ketika perempuan berdaya, keluarga akan kuat. Dan ketika keluarga kuat, di situlah masa depan daerah bahkan bangsa kita bangun. Semua ini, demi Jember Baru, Jember Maju, dan masyarakat yang lebih sejahtera,” imbuh Magister Ilmu Ekonomi UGM tersebut.

Ia mengingatkan bahwa keberanian harus disertai dengan arah yang jelas agar impian tersebut memiliki nilai dan kebermanfaatan bagi sesama.(DO’A)

Berita Terkait

Pemerintah Kuansing Bentuk Tim Penyelesaian Sengketa Lahan Antara Masyarakat Koto Baru dengan PT. RAPP
Dukung Asta Cita Presiden, Panen Raya Jagung di Sikakak Hasilkan 1 Ton
Polda Sumsel Distribusikan 100 Jerigen Cairan Pemadam X-Fire ke 11 Polres
Masyarakat Desak Kapolres Sijunjung Tuntaskan Aktivitas PETI, Jangan Tunggu Bencana, “Jaga Alam Maka Alam Akan Jaga Kita”
Aktivitas PETI di Sijunjung Tak Terbendung, Adanya Dugaan Oknum Polisi Jadi Pemodal
Masyarakat Koto Baru Menanti Keadilan, Pemkab Kuansing Gelar Rapat Penyelesaian Persoalan dengan PT RAPP
RIBUAN MASYARAKAT DAN LEMBAGA ADAT KOTO BARU TANAM BIBIT SAWIT DI LAHAN ULAYAT YANG DIKUASAI PT RAPP
WARGA LAPORKAN DUGAAN PENCEMARAN SUNGAI AMUT OLEH LIMBAH CAIR PKS PT MAS DI TANJUNG PAUH
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 15:17

GAZALI TEGAS TIDAK DIAM LAGI: DIGEROGOTI RENTENIR TOFAN RATUSAN JUTA, TIGA LAPORAN DIAJUKAN SEKALIGUS

Senin, 7 September 2026 - 11:46

Teror Dan Ancam Polisi: Rentenir Guru P3K di Bima Terancam di Pecat dan mendekam di penjara.

Senin, 7 September 2026 - 07:28

KETUA BAZNAS NTB SERING TIDAK DI KANTOR, BANTUAN BEROBAT TERUS TERTUNDA — KELUARGA PASIEN KELUAR BIAYA RATUSAN RIBU TANPA HASIL

Minggu, 6 September 2026 - 09:15

ALIANSI MASYARAKAT BERSATU KOTA & KABUPATEN BIMA AKAN GELAR AKSI DAMAI: TOLAK RENTENIR ILEGAL, TEGAKKAN KEADILAN & LINDUNGI MARTABAT WARGA

Kamis, 3 September 2026 - 14:29

BUKAN SATU KORBAN SAJA! Rentenir Tofan Ternyata Teror Banyak Keluarga — Ibu Esti Juga Dihina Kata Kasar & Diancam, Siap Laporkan Tofan Ke Polisi.

Kamis, 3 September 2026 - 07:04

DI HARI YANG SAMA, DUA LAPORAN GEMPARKAN POLRES BIMA KOTA — Istri Korban Laporkan Pemerasan & Pengancaman, DPP BAPEKA-NTB Bongkar Rentenir Ilegal Seorang Guru  

Rabu, 2 September 2026 - 16:46

RUSTAM, SH. (PENASEHAT HUKUM BAPEKA-NTB): PRAKTIK PEMERASAN RENTENIR OLEH SEORANG ABDI NEGARA DI KOTA BIMA — MENCORONG NAMA BAIK INSTITUSI PENDIDIKAN

Rabu, 2 September 2026 - 06:53

BAPEKA-NTB AKAN LAPORKAN “TFN” (LAMPE) KE POLRES BIMA KOTA — RENTENIR YANG MANFAATKAN MEDIA SOSIAL UNTUK MEMERAS DAN MEMPERMALUKAN WARGA

Berita Terbaru