KASUS VIRAL: ISTRI SAH (RP) MENDATANGI KANTOR BRI, DESAK PEMBERHENTIAN SECARA TIDAK TERHORMAT KEPADA SAUDARI SENIA (SW) TETAP DAN PENGEMBALIAN SEMUA PEMBERIAN; TERUNGKAP BABAK BARU DAN BUKTI BARU.

- Penulis

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:23

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Bima,//timtapos.com/- 10/Juni/2026–Masih hangat di perbincangkan kasus laporan pencemaran nama baik yang diajukan Senia Watu, pegawai Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Bima, kini muncul perkembangan terbaru. Pada hari ini, Rabu (10/6), Ririn selaku istri sah Wawan mendatangi kantor cabang tempat Senia bekerja dan bertemu langsung dengan Ibu Atin dari Sub Bagian Kepegawaian untuk menyampaikan aspirasi dan mendesak diambilnya tindakan tegas.

Dalam pertemuan tersebut, Ririn menyatakan kekecewaannya sekaligus menilai sikap Senia yang dianggapnya berbelit-belit.

“Anak ini licik sekali, banyak sekali alibi untuk mencari kebenaran, sampai melaporkan orang lain ( NURUL SUNTORO & ARI SUSANTI). Padahal yang menyebarkan di awal itu semua saya sendiri selaku istri sah (RP) .” tegas istri sah (RP) dengan nada kesal.

Ia mengaku tidak mengerti mengapa nama teman saya, Nurul Suntoro, dan ipar saya, Ari Susanti, yang dilaporkan, padahal ia sendiri yang menjadi pihak di balik penyebaran informasi tersebut.

“Yang saya herankan, mengapa yang dilaporkan adalah Nurul Suntoro dan Ari Susanti? Padahal jelas-jelas saya yang memulai dan meminta agar kasus ini dapat diketahui publik. Saya yang merasa dirugikan, saya yang merasa dipermalukan, justru mengapa saya tidak dilaporkan. Apa maksud sebenarnya di balik semua ini?

padahal saya sudah ada itikad baik di awal untuk berkomunikasi melalui media sosial (Instagram)” tambahnya.

Dari hasil pertemuan tersebut, diketahui bahwa untuk sementara Senia telah diberhentikan sementara atau diskor dari tugasnya sambil menunggu proses penyelidikan internal selesai. Namun, hal ini belum dianggap cukup oleh istri sah (RP).

Selain mendesak agar Senia diberhentikan secara tidak terhormat secara tetap dari jabatannya karena dianggap telah mencoreng nama baik institusi dan melanggar kode etik pegawai, istri sah (RP) juga menuntut hal lain. Ia secara tegas meminta agar seluruh pemberian yang diterima Senia dari suaminya dikembalikan sepenuhnya.

“Saya menyadari untuk saat ini Senia sudah diskor, tapi itu belum cukup. Kami mendesak agar diberhentikan secara tetap. Selain itu, saya juga mendesak kepada pihak bank dan kepada Senia secara langsung agar semua pemberian yang diterima dari suami saya dikembalikan. Baik itu berupa uang maupun barang, itu adalah hak milik rumah tangga saya dan tidak seharusnya diterima oleh orang lain,” tegasnya.

Baca Juga:  HARGA MELAMBUNG, SEMEN MENGHILANG: AKBAR TUDING ADA PENIMBUNAN , SIAP GELAR AKSI

Istri sah (RP) juga mengungkapkan adanya bukti baru yang memperkuat tuduhannya. Selain buket uang senilai Rp5.000.000 yang telah diketahui, di duga ada bukti baru pemberian dari suami nya (wawan).

“Selain uang sebesar lima juta rupiah yang diberikan suami saya, Wawan, saya juga sudah mengantongi bukti kuat bahwa ada pemberian lain berupa barang . Semua bukti ini saya kumpulkan sebagai dasar bahwa apa yang dilakukan Senia sudah melampaui batas, menerima pemberian yang tidak wajar dan merusak keutuhan rumah tangga orang lain,” jelasnya.

Tidak berhenti di situ, Ririn juga memberikan peringatan tegas terkait langkah yang akan diambil jika pihak bank tidak memberikan keputusan akhir yang sesuai dengan harapannya.

“Apalagi bila besok pihak bank tidak ada keputusan yang jelas dan tegas untuk pemberhentian tetap, kami tidak segan-segan melakukan aksi demonstrasi secara damai di depan kantor cabang BRI ini. Kami ingin semua orang tahu apa yang sebenarnya terjadi dan menuntut keadilan yang istri sah yang sesungguhnya,” tegasnya dengan nada mantap.

RP menegaskan bahwa dirinya bertindak sebagai istri sah yang berhak mempertahankan hak martabat dan kehormatannya sebagai istri sah dari saudara wawan . Ia berharap pihak manajemen BRI tidak menutup mata dan segera memproses seluruh tuntutannya.

Sampai berita ini diturunkan, pihak manajemen BRI Cabang Bima telah membenarkan bahwa Senia sedang diskor sementara, namun belum memberikan tanggapan resmi terkait desakan pemberhentian tetap, tuntutan pengembalian barang dan uang serta permintaan maaf secara publik oleh saudari senia, maupun pernyataan dan peringatan yang disampaikan . Sementara itu, kasus ini masih menjadi sorotan masyarakat yang menantikan kejelasan dari kedua pihak maupun pihak berwenang.
Red.

Berita Terkait

Pererat Silaturahmi dan Serap Aspirasi Warga, Kapolsek Kuantan Hilir Gelar Kegiatan Kumpul Bersama Masyarakat
Peringati HUT ke-75 Humas Polri, Bidhumas Polda Sumsel Perkuat Kepedulian Sosial
Polisi Bersama Masyarakat, Wakapolda Sumsel Gelar Minggu Kasih di Gereja Immanuel
WALAU TAK SEBESAR HARAPAN, TAPI PENUH KETULUSAN — BPJS KESEHATAN BIMA SALURKAN BANTUAN PEMUGARAN MUSHOLLAH RIADU SHOALIHIN
Perkuat Kepedulian Sosial, Kapolsek Kuantan Mudik AKP Anra Nosa Pimpin Giat Jumat Berkah bagi Lansia di Desa Petapahan
Jum’at Berkah, Wujud Kepedulian Sosial, PPWI Riau Bersama Polsek Cerenti Salurkan Bantuan Sembako kepada Warga
Diiringi Ratusan Warga, Ibu Syae’un Maju Sebagai Srikandi Satu-Satunya Calon Kades Perempuan Sembalun Bumbung
HIMBAUAN PENTING: WASPADAI BAHAYA ALIRAN LISTRIK SAAT BEKERJA,WARGA PENATOI MENINGGAL DUNIA TERKENA SETRUM LISTRIK
Berita ini 2,335 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:00

Genset Mini, Rampok Miliaran: Mega Proyek RSUD, DAK 170 Miliar Di duga Seret Petinggi Daerah

Minggu, 18 Oktober 2026 - 03:27

DIDUGA PEMOTONGAN DANA P3-TGAI 2026 DI BIMA-DOMPU, LP2SDA SIAP LAPORKAN KE KEJAKSAAN AGUNG

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 05:31

Muklisin Dorong Sekolah Rakyat Jadi Jalan Anak Kuansing Raih Masa Depan Lebih Baik

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:29

WALAU TAK SEBESAR HARAPAN, TAPI PENUH KETULUSAN — BPJS KESEHATAN BIMA SALURKAN BANTUAN PEMUGARAN MUSHOLLAH RIADU SHOALIHIN

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:50

BAPEKA-NTB BUKA KAIN KAFAN ASET NEGARA YANG HILANG DI BIMA — MAHKAMAH AGUNG & KEJATI DIY SIAP TINDAK

Kamis, 15 Oktober 2026 - 11:29

BAPEMPERDA DPRD KOTA BIMA GELAR RAPAT KERJA, BAHAS RAPERDA PRAKARSA DPRD TENTANG KETERTIBAN UMUM DAN KETENTERAMAN MASYARAKAT

Senin, 12 Oktober 2026 - 05:53

Aroma Korupsi Pengadaan Genset Rp.4,8 Miliar RSUD Kota bima: Aktifis Laporkan ke Kejari Bima.

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:24

SKANDAL RSUD KOTA BIMA: Pengadaan Genset 4,8 Miliar Diduga “MARK’ UP” Dan Libatkan Perusahaan cangkang.!!

Berita Terbaru