PROYEK REVITALISASI SMPN 05 TAMBORA DIDUGA ASAL JADI, LSM BAPEKA-NTB TEMUKAN BANYAK KECACATAN

- Penulis

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:12

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DOMPU —//Tintapos.com// -Kamis,21 Oktober 2026

Anggaran revitalisasi SMP Negeri 05 Desa Tambora, Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu, kini menjadi sorotan tajam. Proyek yang seharusnya menciptakan lingkungan belajar yang layak dan nyaman justru dinilai bermasalah. Ketua umum Tasrif, SH Lembaga Swadaya Masyarakat BAPEKA Provinsi NTB menemukan sejumlah kejanggalan serius yang diduga merugikan keuangan negara.

Berdasarkan pengecekan langsung di lapangan pada Selasa, 21 Oktober 2025, TASRIF,SH Ketua Umum LSM BAPEKA menemukan lima temuan utama yang sangat menyayangkan:

Pertama, kualitas kusen buruk dan tidak sesuai spesifikasi. Lebar serta ketebalan kayu tidak sesuai RAB. Pemasangan hanya dipaku tanpa pengecoran di sisi samping untuk memperkuat kedudukan, padahal ini standar yang diwajibkan. Kualitas kayupun dinilai sangat rendah.

Kedua, pemasangan keramik tidak padat. Hampir seluruh lantai berbunyi kopong saat diinjak, menandakan adukan semen di bawahnya tidak merata dan tidak padat. Banyak keramik sudah terasa longgar meski pekerjaan belum lama selesai.

Ketiga, daun jendela terbuat dari kayu muda dan belum kering. Kayu yang digunakan seratnya belum padat, warnanya belang, dan diduga belum dikeringkan dengan benar. Akibatnya, daun jendela baru saja dipasang sudah terlihat melengkung, tidak presisi, dan tidak bisa menutup rapat.

Keempat, instalasi pipa tidak dilindungi semen. Pipa air bersih maupun pembuangan di area toilet tidak dibungkus semen, padahal ini penting untuk keamanan dan keawetan jangka panjang.

Baca Juga:  KLAKARIFIKASI BERSAMA: PENYALURAN DANA PIP DI SMA MUHAMMADIYAH SAPE DITERIMA UTUH OLEH SISWA, TIDAK ADA PEMOTONGAN

Kelima, pengecatan struktur tidak dikerjakan. Bagian kuda-kuda atap dan lubang angin yang seharusnya dicat sama sekali tidak disentuh, padahal item ini sudah masuk dalam anggaran yang dibayarkan.

Menanggapi temuan tersebut, Perwakilan LSM BAPEKA Provinsi NTB, Tasrif H. Abdulatif, S.H., mengungkapkan keprihatinannya. Ironisnya, tim LSM BAPEKA telah dua kali mendatangi sekolah untuk klarifikasi, namun Kepala Sekolah maupun pengawas proyek selalu tidak berada di tempat. Kantor pun dalam keadaan kosong tanpa ada penanggung jawab yang bisa dimintai keterangan.

“Ketidakhadiran pihak yang bertanggung jawab secara berulang kali ini patut diduga ada sesuatu yang ditutupi. Seharusnya mereka siap memberikan penjelasan terkait penggunaan anggaran rakyat ini,” tegas Tasrif.

Ia mendesak Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Dompu serta pihak Kejaksaan untuk segera menindaklanjuti. Mengingat telah ada kesepahaman bersama antara pemerintah dan kejaksaan terkait pengawasan pembangunan, pemeriksaan fisik menyeluruh serta audit investigasi harus segera dilakukan. Jika terbukti ada pengurangan volume pekerjaan dan kerugian negara, maka pihak yang terlibat harus mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai hukum yang berlaku.

Hingga berita ini diturunkan, pihak pelaksana proyek maupun Kepala Sekolah SMPN 05 Tambora belum dapat dimintai tanggapan.

Red.

Berita Terkait

PMT Prof. Dr. Hamka Padang Perkuat Nilai Kepedulian, Zulkifli Aziz Jenguk Wakil Asrama Putri yang Sakit
SDN 2 TOLOWATA KABUPATEN BIMA — BAPEKA NTB SERAHKAN PERNYATAAN TERTULIS KE KEJAKSAAN NEGERI BIMA LANDASAN ATURAN KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN UNDANG-UNDANG  
PELANGGARAN DI TK NEGERI SIMPASAI LAMBU: KEPALA SEKOLAH TIDAK MEMENUHI SYARAT, ASET DIALIHKAN TANPA PROSEDUR SAH DAN PROYEK RP 1,3 MILIAR TIDAK SESUAI SPESIFIKASI
MUBES GEPERMA KOTA BIMA TUTUP PERIODE 2024–2026: MOMEN PERBAIKAN FONDASI, KELUAR DARI DEGRADASI DAN AKSELERASI LANGKAH BARU
Proyek Revitalisasi TK Oi Melau dan SMK 1 Soro Mandi Disorot Tajam, BAPEKA NTB Minta Perbaikan Tegas  
Teror Dan Ancam Polisi: Rentenir Guru P3K di Bima Terancam di Pecat dan mendekam di penjara.
ALIANSI MASYARAKAT BERSATU KOTA & KABUPATEN BIMA AKAN GELAR AKSI DAMAI: TOLAK RENTENIR ILEGAL, TEGAKKAN KEADILAN & LINDUNGI MARTABAT WARGA
FIRGIAWAN, S.H. – WUJUD IMPIAN DAN PERJUANGAN, BERKAT DOA DAN PENGORBANAN ORANG TUA
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:00

Genset Mini, Rampok Miliaran: Mega Proyek RSUD, DAK 170 Miliar Di duga Seret Petinggi Daerah

Minggu, 18 Oktober 2026 - 03:27

DIDUGA PEMOTONGAN DANA P3-TGAI 2026 DI BIMA-DOMPU, LP2SDA SIAP LAPORKAN KE KEJAKSAAN AGUNG

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 05:31

Muklisin Dorong Sekolah Rakyat Jadi Jalan Anak Kuansing Raih Masa Depan Lebih Baik

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:29

WALAU TAK SEBESAR HARAPAN, TAPI PENUH KETULUSAN — BPJS KESEHATAN BIMA SALURKAN BANTUAN PEMUGARAN MUSHOLLAH RIADU SHOALIHIN

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:50

BAPEKA-NTB BUKA KAIN KAFAN ASET NEGARA YANG HILANG DI BIMA — MAHKAMAH AGUNG & KEJATI DIY SIAP TINDAK

Kamis, 15 Oktober 2026 - 11:29

BAPEMPERDA DPRD KOTA BIMA GELAR RAPAT KERJA, BAHAS RAPERDA PRAKARSA DPRD TENTANG KETERTIBAN UMUM DAN KETENTERAMAN MASYARAKAT

Senin, 12 Oktober 2026 - 05:53

Aroma Korupsi Pengadaan Genset Rp.4,8 Miliar RSUD Kota bima: Aktifis Laporkan ke Kejari Bima.

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:24

SKANDAL RSUD KOTA BIMA: Pengadaan Genset 4,8 Miliar Diduga “MARK’ UP” Dan Libatkan Perusahaan cangkang.!!

Berita Terbaru