3 Kali 2 Menit Rutinitas Pahit Di Simpang 4 Mangli Jember

- Penulis

Senin, 16 Maret 2026 - 16:56

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jember //TintaPos.Com// – Saat jam sibuk di antara jam 07 – 09 pagi dan sore 16 – 18 Wib atau saat mudik,salah satu ujian kesabaran bagi para pengendara adalah di perempatan Mangli.Di sini, waktu seolah berjalan melambat, terutama bagi mereka yang terjebak di barisan antrean alias macet.

Pengendara hanya memiliki waktu singkat, yakni 30 detik untuk melintas saat lampu hijau menyala, namun harus bertaruh nasib dengan tertahan selama sekitar 2 menit saat lampu yang bersinar.Nah, tentu saja waktu tunggunya bisa lebih pada jam sibuk, terutama saat mudik Lebaran.

Salah satu jalan raya yang perlu diwaspadai adalah kemungkinan kemacetan akut di perempatan Mangli, Kecamatan Kaliwates Jember.Namun, jangan sampai macetnya menjadi lebih parah dan akut untuk diurai.

Gelombang perdana mudik sudah mulai berdatangan.Ini diprediksi akan terus terjadi berkelanjutan hingga sampai Idulfitri.
Pantauan TintaPos Jember , mereka datang dari arah Jenggawah dengan situasi yang lebih menyesakkan.

Sisi selatan atau arah Jenggawah ini layak disebut sebagai titik paling ekstrem di Simpang Mangli.Pada jam puncak kemacetan di pagi hari dan sore hari, antrean kendaraan memaksa pengendara roda empat harus bersabar menunggu hingga tiga kali siklus lampu merah untuk bisa benar-benar lolos dari persimpangan.

Selain volume kendaraan yang meluap, kondisi infrastrukturnya pun memprihatinkan.Kontur jalan di sisi ini tidak rata dan bergelombang akibat tumpukan aspal bekas tambalan lubang.Kondisi ini secara otomatis menghambat laju arus kendaraan yang ingin segera tancap gas.
Bertemunya truk bertonase besar dengan ruas jalan yang sempit menciptakan kemacetan yang panjangnya bisa mencapai 800 meter.

Baca Juga:  Proyek Serasuba Rp 4 Miliar Disorot: Hasil Fisik Dipertanyakan, Status Aset Diduga Bermasalah

Ada sebuah paradoks yang dirasakan pengendara di sini, saat bergerak masuk ke arah kota, pengendara akan merasa lega karena disambut oleh jalan dua arah yang begitu luas setelah sebelumnya terjepit dalam kepadatan.Tak heran jika waktu tunggu 3 kali 2 menit menjadi rutinitas pahit bagi para pelaju di jalur ini.

Beban jalur ini semakin berat karena menjadi urat nadi utama bagi truk-truk besar industri dari wilayah Jember Selatan yang hendak menuju arah Surabaya.Pemandangan berbeda terlihat dari arah Rambipuji. Jalur ini merupakan rute paling padat karena menjadi akses utama antar kota.

Namun, perasaan sebaliknya justru dirasakan oleh mereka yang bergerak dari arah kota menuju Rambipuji, di mana jalanan luas seketika menyempit dan mulai terasa sesak.Sementara itu, suasana unik tampak dari sisi utara atau arah Panti.

Sebab, sebagian besar rute di jalur ini adalah jarak dekat, pemandangan yang kontras di mana sejumlah pengendara motor seringkali enggan menggunakan helm.

Simpang Mangli bukan sekadar perempatan jalan, melainkan titik bertemunya berbagai dinamika sosial dan ekonomi Jember yang hingga kini masih menanti solusi permanen agar penderitaan menunggu tiga kali lampu merah ini segera berakhir. Tak pelak, sisi ini pula kerap menjadi sasaran fokus utama dan perhatian pihak kepolisian saat menggelar razia lalu lintas karena tingkat kepatuhan yang rendah.(redjatim)

Berita Terkait

Polres Kuansing Musnahkan 161,51 Gram Sabu, Tegaskan Komitmen Berantas Peredaran Narkotika
Perkuat Kepedulian Sosial, Kapolsek Kuantan Mudik AKP Anra Nosa Pimpin Giat Jumat Berkah bagi Lansia di Desa Petapahan
Polsek Singingi Tertibkan Dua Rakit PETI di Desa Sungai Bawang
Jum’at Berkah, Wujud Kepedulian Sosial, PPWI Riau Bersama Polsek Cerenti Salurkan Bantuan Sembako kepada Warga
Polsek Singingi Ungkap Dugaan Peredaran Sabu di Muara Lembu, Pria Ditangkap Bersama Lima Paket
Polsek Kuantan Tengah Tindak 5 Unit Mesin Robin Diduga Digunakan Untuk Aktivitas PETI Ilegal di Pintu Gobang Kari
Polres Kuansing Tindak PETI di Dua Lokasi, 5 Mesin Robin Dimusnahkan dan 2 Unit Diamankan
Polsek Kuantan Mudik Tertibkan Dua Mesin PETI di Desa Pantai
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:29

WALAU TAK SEBESAR HARAPAN, TAPI PENUH KETULUSAN — BPJS KESEHATAN BIMA SALURKAN BANTUAN PEMUGARAN MUSHOLLAH RIADU SHOALIHIN

Jumat, 16 Oktober 2026 - 09:07

Perkuat Kepedulian Sosial, Kapolsek Kuantan Mudik AKP Anra Nosa Pimpin Giat Jumat Berkah bagi Lansia di Desa Petapahan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 06:11

Jum’at Berkah, Wujud Kepedulian Sosial, PPWI Riau Bersama Polsek Cerenti Salurkan Bantuan Sembako kepada Warga

Rabu, 7 Oktober 2026 - 03:35

SIARAN PERS  BPJS Kesehatan Perluas Kerja Sama dengan Asuransi Kesehatan Tambahan

Kamis, 24 September 2026 - 01:08

Polsek Sekayu Bantu Kebutuhan Air Bersih Warga Lumpatan II Muba

Senin, 21 September 2026 - 18:13

Tim Gabungan Padamkan Karhutla di Sungai Pinang, Api Masih Sisakan Asap

Kamis, 10 September 2026 - 11:44

Karhutla Banyuasin Capai 26,5 Hektare, Polda Sumsel Fokus Padamkan dan Dinginkan Area Terdampak

Minggu, 6 September 2026 - 09:15

ALIANSI MASYARAKAT BERSATU KOTA & KABUPATEN BIMA AKAN GELAR AKSI DAMAI: TOLAK RENTENIR ILEGAL, TEGAKKAN KEADILAN & LINDUNGI MARTABAT WARGA

Berita Terbaru