RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

Dody Fitrawan, S.A.P,. M.M Plt. Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kabupaten Kuantan Singingi

PT YBS Diam Terkait Rencana Aksi Unjuk Rasa: Transparansi Dipertanyakan

- Penulis

Rabu, 16 Juli 2025 - 05:05

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lipatkain, Riau //TintaPos.Com// – PT YBS diam seribu bahasa ketika jurnalis mencoba meminta konfirmasi terkait rencana aksi unjuk rasa yang akan digelar oleh Forum Pemuda Kenegrian Lipat Kain (FPK-LK) pada Senin, 21 Juli 2025. Jurnalis mengirimkan pesan pada pukul 17.44 WIB untuk meminta statement dari legal terkait kegiatan tersebut, namun tidak ada respons.

Sementara itu, berita tentang rencana aksi unjuk rasa tersebut telah dipublikasikan di beberapa media online.

Tidak adanya tanggapan dari PT YBS menimbulkan pertanyaan tentang transparansi dan akuntabilitas perusahaan terkait isu-isu lingkungan dan sosial yang dihadapi oleh masyarakat sekitar.

Pasalnya, PT YBS dituding tidak bertanggung jawab atas kerusakan jalan dan limbah yang dihasilkan oleh perusahaan.

Baca Juga:  Tim SAR Gabungan Temukan Remaja Penyelam Meninggal di Perairan Sangihe

Menurut penelusuran jurnalis, lebih dari 70 persen pasokan tandan buah segar (TBS) kelapa sawit ke pabrik PT YBS berasal dari jalur kuning, yang rata-rata kebunnya berada dalam kawasan hutan.

Ketua FPK-LK, Angki Mai Putra SH, Rabu (16/07/2025), menyatakan bahwa mereka akan bersurat ke Kementan Republik Indonesia dan mendesak Bupati Kampar Provinsi Riau untuk menindak tegas PT YBS jika tidak ada respons yang memadai.

Dengan tidak adanya tanggapan dari PT YBS, masyarakat semakin mempertanyakan komitmen perusahaan terhadap lingkungan dan sosial.

“Apakah PT YBS akan tetap diam ataukah akan memberikan respons yang memadai? Waktu akan menjawab.” Pungkas Angki.

Berita Terkait

Dugaan Korupsi Alat Berat Dinas PUPR Kabupaten Bima: Rugikan Daerah Rp 3,89 Miliar, Pelapor Lengkapi Keterangan di Polres
Pernyataan Abu Janda Dinilai Keliru, Ketua PW GP Ansor Sumbar: Minangkabau Adalah Penjaga Peradaban
PETANI SAWIT MENJERIT, HARGA TBS “TERJUN” DINAS PERKEBUNAN KUANSING DIDUGA LEMAH DALAM PENGAWASAN HARGA TBS
Polsek Kuantan Hilir Lakukan Pengecekan Tanaman Jagung Pipil di Wilkumnya, Tanaman Jagung Tumbuh Subur dan Bagus
Imaam Yakhsyallah Mansur: Kehormatan Masjidil Haram dan Masjidil Aqsa Harus Dijaga Bersama
PO Bus Tanpa Legalitas Jadi Atensi Utama LKPM-NTB di Kota Bima, Ancam Lapor Penipuan Negara
Riki Rizo Namzah Ketua GP Ansor Kabupaten Solok Sembelih Sapi Kurban
UAR – YEIF Bagikan Hewan Qurban untuk Masyarakat Terdampak Bencana di Aceh dan Sumatera Utara
Berita ini 61 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 04:48

Dugaan Korupsi Alat Berat Dinas PUPR Kabupaten Bima: Rugikan Daerah Rp 3,89 Miliar, Pelapor Lengkapi Keterangan di Polres

Sabtu, 30 Mei 2026 - 04:46

Pernyataan Abu Janda Dinilai Keliru, Ketua PW GP Ansor Sumbar: Minangkabau Adalah Penjaga Peradaban

Sabtu, 30 Mei 2026 - 02:46

PETANI SAWIT MENJERIT, HARGA TBS “TERJUN” DINAS PERKEBUNAN KUANSING DIDUGA LEMAH DALAM PENGAWASAN HARGA TBS

Jumat, 29 Mei 2026 - 09:04

Polsek Kuantan Hilir Lakukan Pengecekan Tanaman Jagung Pipil di Wilkumnya, Tanaman Jagung Tumbuh Subur dan Bagus

Kamis, 28 Mei 2026 - 17:22

Imaam Yakhsyallah Mansur: Kehormatan Masjidil Haram dan Masjidil Aqsa Harus Dijaga Bersama

Kamis, 28 Mei 2026 - 15:57

Riki Rizo Namzah Ketua GP Ansor Kabupaten Solok Sembelih Sapi Kurban

Kamis, 28 Mei 2026 - 12:25

UAR – YEIF Bagikan Hewan Qurban untuk Masyarakat Terdampak Bencana di Aceh dan Sumatera Utara

Kamis, 28 Mei 2026 - 05:09

Yayasan GANISA Hadiri Pembinaan Ormas di Kabupaten Bekasi, Perkuat Sinergi Demi Wilayah Kondusif

Berita Terbaru