RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

Dody Fitrawan, S.A.P,. M.M Plt. Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kabupaten Kuantan Singingi

Tangkap Dekri diduga Pemodal dan Pemilik Aktivitas PETI di Desa Petapahan Menggunakan Alat Berat (Excavator)

- Penulis

Jumat, 13 Maret 2026 - 12:36

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ket foto : Net/Ilustrasi

 

Kuansing //TingaPos.Com// – Gempar Lahan karet Seluas satu hektare di sewa 250 juta untuk di jadikan tempat aktivitas PETI di desa petapahan kecamatan Gunung Toar kabupaten Kuantan Singingi, Diduga Dekri menjadi pemodal untuk aktivitas ilegal tersebut.

Informasi yang diterima media ini bahwa aktivitas PETI di desa petapahan ini bukan soal mencari sesuap nasi lagi, tapi benar-benar untuk mencari keuntungan besar demi kepentingan pribadi dengan cara merusak lingkungan, yakni dengan menggunakan alat berat (Excavator) merk Cat. Jumat, 13/03/2026

“Kehancuran lingkungan disebabkan oleh ulah oknum-oknum yang tak bertanggungjawab, Demi mencari keuntungan pribadi, mereka nekat Sewa lahan Karet seluas satu Hektare dengan harga pantastis yakni 250 juta untuk di jadikan lahan pertambangan ilegal., ” Jelas Bahrun (bukan nama sebenarnya)

Baca Juga:  Majelis Ukhuwah Pusat Gelar Mudzakarah Sikapi Amerika dan Israel Keroyok Iran

Lanjut Bahrun “Tak tanggung tanggung aktivitas PETI di desa petapahan yang diduga milik Dekri menggunakan alat berat (Excavator) merk cat dijadikan alat untuk meng onggok bahan material yang kemudian akan di semprot (tembak) menggunakan mesin Robin, ” Tambahnya

kami minta aparat penegak hukum Polres Kuansing untuk bertindak cepat, Menangkap pelaku perusak lingkungan demi meraih keuntungan pribadi dan mengabaikan dampak negatif besar yang akan di Terima oleh masyarakat setempat.

Jangan sampai Aparat Penegak Hukum khususnya Polres Kuansing mengangap aktivitas ini tidak prioritas untuk ditindak, karena sudah banyak musibah yang dirasakan oleh masyarakat. Serta Jangan buat kami curiga kepada APH (Polres Kuansing) karena lancarnya pekerjaan Ilegal tersebut beraktivitas.

Berita Terkait

Dugaan Korupsi Alat Berat Dinas PUPR Kabupaten Bima: Rugikan Daerah Rp 3,89 Miliar, Pelapor Lengkapi Keterangan di Polres
Pernyataan Abu Janda Dinilai Keliru, Ketua PW GP Ansor Sumbar: Minangkabau Adalah Penjaga Peradaban
PETANI SAWIT MENJERIT, HARGA TBS “TERJUN” DINAS PERKEBUNAN KUANSING DIDUGA LEMAH DALAM PENGAWASAN HARGA TBS
Polsek Kuantan Hilir Lakukan Pengecekan Tanaman Jagung Pipil di Wilkumnya, Tanaman Jagung Tumbuh Subur dan Bagus
Imaam Yakhsyallah Mansur: Kehormatan Masjidil Haram dan Masjidil Aqsa Harus Dijaga Bersama
PO Bus Tanpa Legalitas Jadi Atensi Utama LKPM-NTB di Kota Bima, Ancam Lapor Penipuan Negara
Riki Rizo Namzah Ketua GP Ansor Kabupaten Solok Sembelih Sapi Kurban
UAR – YEIF Bagikan Hewan Qurban untuk Masyarakat Terdampak Bencana di Aceh dan Sumatera Utara
Berita ini 183 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 04:48

Dugaan Korupsi Alat Berat Dinas PUPR Kabupaten Bima: Rugikan Daerah Rp 3,89 Miliar, Pelapor Lengkapi Keterangan di Polres

Sabtu, 30 Mei 2026 - 04:46

Pernyataan Abu Janda Dinilai Keliru, Ketua PW GP Ansor Sumbar: Minangkabau Adalah Penjaga Peradaban

Sabtu, 30 Mei 2026 - 02:46

PETANI SAWIT MENJERIT, HARGA TBS “TERJUN” DINAS PERKEBUNAN KUANSING DIDUGA LEMAH DALAM PENGAWASAN HARGA TBS

Jumat, 29 Mei 2026 - 09:04

Polsek Kuantan Hilir Lakukan Pengecekan Tanaman Jagung Pipil di Wilkumnya, Tanaman Jagung Tumbuh Subur dan Bagus

Kamis, 28 Mei 2026 - 17:22

Imaam Yakhsyallah Mansur: Kehormatan Masjidil Haram dan Masjidil Aqsa Harus Dijaga Bersama

Kamis, 28 Mei 2026 - 15:57

Riki Rizo Namzah Ketua GP Ansor Kabupaten Solok Sembelih Sapi Kurban

Kamis, 28 Mei 2026 - 12:25

UAR – YEIF Bagikan Hewan Qurban untuk Masyarakat Terdampak Bencana di Aceh dan Sumatera Utara

Kamis, 28 Mei 2026 - 05:09

Yayasan GANISA Hadiri Pembinaan Ormas di Kabupaten Bekasi, Perkuat Sinergi Demi Wilayah Kondusif

Berita Terbaru