Ponpes Mahfilud Duror Jember,Melaksanakan Salat Idul Fitri

- Penulis

Jumat, 20 Maret 2026 - 06:08

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jember //TintaPos.Com// – Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Mahfilud Duror KH Ali Wafa menjelaskan, penentuan awal Ramadan dan Syawal di ponpesnya merujuk pada kitab “Nuzhatu Al Majaalis Wa Muntakhobu Al Nafaais” karya Syekh Abdurrahman Al Shufury Al Syafi’i.

Metode yang digunakan adalah menghitung lima hari dari hari pertama bulan Ramadan tahun sebelumnya untuk menentukan awal Ramadan tahun berikutnya.

Seluruh warga Desa Suger Kidul,Kecamatan Jelbuk,Kabupaten Jember, melaksanakan salat Idul Fitri hari Kamis (19/3/2026). Salat dilakukan di masjid yang berada di lingkungan Ponpes Mahfilud Duror.

“Setiap tahun hari rayanya Ponpes Salafiyah Syafi’iyah Mahfilud Duror memang lebih awal daripada pemerintah. Puasanya lebih awal juga,” kata warga sekaligus santri pondok tersebut, Muhammad Taufik.

Ia menjelaskan, yang melaksanakan salat Id di masjid Ponpes Salafiyah Syafi’iyah Mahfilud Duror bukan hanya orang Jember. Ada juga yang dari luar Jember, yakni Bondowoso dan beberapa daerah lainnya.

Baca Juga:  Bupati Ipuk Sebut Masa Sanggah Bansos Digital Bukan Tanda Sistem Gagal

“Biasanya yang mengikuti itu warga Jember sendiri. Selain itu, banyak juga dari Bondowoso, dan beberapa kota lain yang merupakan santri,” ujarnya.

“Prinsipnya, lima hari dari awal Ramadan tahun sebelumnya menjadi awal bulan Ramadan tahun berikutnya,” ungkapnya.

“Tidak ada paksaan. Masyarakat bebas memilih mau ikut pemerintah atau metode kami. Perbedaan pendapat ulama dalam persoalan ini adalah rahmat,” paparnya.

“Tidak ada yang perlu diperdebatkan soal metode. Tidak ada yang salah, yang salah itu jika tidak berpuasa dan tidak beribadah,” tandasnya.

Kendati memiliki metode ijtihad sendiri, pria yang akrab disapa Lora Ali ini menegaskan pihaknya tidak pernah memaksakan keyakinan tersebut kepada masyarakat luas. Warga, santri, maupun alumni dibebaskan untuk memilih mengikuti ketetapan pondok atau pemerintah.(DO’A)

Berita Terkait

GIAT JUMAT BERKAH: DIREKTUR MEDIA PATROLIKRIMINAL86.COM & TIM SALURKAN BANTUAN KE PANTI ASUHAN BAIHAQI UMAR
REMBUG STUNTING DI DESA PANGKALAN BENTENG, CAMAT TALANG KELAPA HADIRI KEGIATAN KONVERGENSI PENCEGAHAN STUNTING
Pembina Utama AWG Imbau Umat Islam Berpartisipasi Penyelenggaraan Bulan Solidaritas Palestina
Gerakan Peduli Kasih Jum’at Berkah yang di Taja Oleh PPWI Riau dan Tim Media Kembali Melaksanakan di Desa Ketaping Jaya
Ketua GP Ansor Kabupaten Solok Riki Rizo Namzah Hadiri Peringatan Hari Santri Nasional 2026 di Ponpes Darul Tauhid
Polisi Peduli Pengangguran “Bersama Polri Bangun Masa Depan” : Kapolsek Kuantan Mudik AKP Anra Nosa Hadir di Tengah Masyarakat Meretas Pengangguran
Aktivitas PETI Menggunakan Alat Berat Marak di Kelurahan Muara Lembu Kecamatan Singingi, Warga Desak Aparat Bertindak Tegas
Lapak Baru Berdiri di Batang Arau, Padahal Ada Plang Larangan Berjualan, Kadis Pariwisata Disorot Masyarakat
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:24

GIAT JUMAT BERKAH: DIREKTUR MEDIA PATROLIKRIMINAL86.COM & TIM SALURKAN BANTUAN KE PANTI ASUHAN BAIHAQI UMAR

Jumat, 23 Oktober 2026 - 05:59

REMBUG STUNTING DI DESA PANGKALAN BENTENG, CAMAT TALANG KELAPA HADIRI KEGIATAN KONVERGENSI PENCEGAHAN STUNTING

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:57

Pembina Utama AWG Imbau Umat Islam Berpartisipasi Penyelenggaraan Bulan Solidaritas Palestina

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:35

Gerakan Peduli Kasih Jum’at Berkah yang di Taja Oleh PPWI Riau dan Tim Media Kembali Melaksanakan di Desa Ketaping Jaya

Kamis, 22 Oktober 2026 - 07:47

Polisi Peduli Pengangguran “Bersama Polri Bangun Masa Depan” : Kapolsek Kuantan Mudik AKP Anra Nosa Hadir di Tengah Masyarakat Meretas Pengangguran

Kamis, 22 Oktober 2026 - 04:05

Aktivitas PETI Menggunakan Alat Berat Marak di Kelurahan Muara Lembu Kecamatan Singingi, Warga Desak Aparat Bertindak Tegas

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:53

Lapak Baru Berdiri di Batang Arau, Padahal Ada Plang Larangan Berjualan, Kadis Pariwisata Disorot Masyarakat

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:34

PORTAL JALAN MENUJU TANAH MAS AKHIRNYA DIBUKA, AKSES MOBIL DAMKAR SEMPAT TERHAMBAT

Berita Terbaru