RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

Idul Fitri 1447 H: Semangat Kembali ke Fitrah dan Panggilan Peduli Nasib TKW/TKI Bima-Dompu

- Penulis

Minggu, 22 Maret 2026 - 06:52

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bima, NTB //TintaPos.Com// – Suasana Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 H / 2026 M terasa hangat dan penuh berkah di seluruh pelosok Nusa Tenggara Barat, termasuk di wilayah Bima dan Dompu. Hari yang menjadi momen kembali ke fitrah dan saling memaafkan ini, tak hanya membawa kebahagiaan, tetapi juga menjadi panggilan hati untuk semakin peduli terhadap persoalan yang sedang melanda masyarakat setempat, khususnya nasib para Tenaga Kerja Imigran

Di tengah hiruk-pikuk perayaan dan silaturahmi, isu maraknya TKW/TKI di Bima dan Dompu yang berangkat ke luar negeri menggunakan paspor umum masih menjadi sorotan tajam dan keprihatinan bersama. Praktik ini bukan hanya melanggar aturan yang berlaku, tetapi juga menempatkan para pekerja migran dalam posisi rentan, tanpa perlindungan hukum yang memadai, dan berisiko menghadapi eksploitasi serta ketidakpastian di negara tujuan.

Menanggapi hal tersebut, semangat Idul Fitri yang mengajarkan kebaikan, keadilan, dan kepedulian terhadap sesama menjadi pendorong bagi berbagai pihak untuk bertindak. Ketua Asosiasi Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (APJATI) Wilayah Bima-Dompu periode 2025-2030, Muhrim, SH, menegaskan bahwa momen suci ini harus dijadikan momentum untuk mempererat persatuan dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya prosedur penempatan tenaga kerja yang sah dan aman.

Baca Juga:  BKN Kunjungi Situbondo,Dukung Program Pembangunan Daerah Kabupaten Situbondo

“Idul Fitri mengajak kita untuk membuka lembaran baru dengan hati yang bersih dan niat yang tulus. Namun, kebersihan hati itu harus diikuti dengan tindakan nyata untuk melindungi sesama,” ujar Muhrim, SH.

Lebih lanjut, Muhrim menyampaikan bahwa APJATI berkomitmen untuk terus bergerak bersama masyarakat dan pihak berwenang dalam menyosialisasikan bahaya berangkat secara tidak resmi. “Kita tidak bisa membiarkan saudara-saudara kita, para TKW/TKI, berjuang jauh dari tanah air tanpa perlindungan yang layak. Melalui semangat kebaikan dan keadilan dari bulan suci Ramadan, mari kita wujudkan perubahan nyata, memastikan setiap pekerja migran berangkat melalui jalur yang benar, dan membangun masa depan yang lebih cerah serta sejahtera bagi mereka dan keluarga mereka,” tegasnya.

Di hari yang penuh berkah ini, harapannya, seluruh elemen masyarakat dapat bersatu padu, menjadikan kepedulian terhadap nasib TKW/TKI sebagai bagian dari amal kebaikan, dan bersama-sama menciptakan sistem yang lebih aman dan terlindungi bagi setiap pekerja migran Indonesia.
Red.
(ADIM Kaperwil NTB)

Berita Terkait

Pemerintah Kuansing Bentuk Tim Penyelesaian Sengketa Lahan Antara Masyarakat Koto Baru dengan PT. RAPP
Dukung Asta Cita Presiden, Panen Raya Jagung di Sikakak Hasilkan 1 Ton
Polda Sumsel Distribusikan 100 Jerigen Cairan Pemadam X-Fire ke 11 Polres
Masyarakat Desak Kapolres Sijunjung Tuntaskan Aktivitas PETI, Jangan Tunggu Bencana, “Jaga Alam Maka Alam Akan Jaga Kita”
Aktivitas PETI di Sijunjung Tak Terbendung, Adanya Dugaan Oknum Polisi Jadi Pemodal
Masyarakat Koto Baru Menanti Keadilan, Pemkab Kuansing Gelar Rapat Penyelesaian Persoalan dengan PT RAPP
RIBUAN MASYARAKAT DAN LEMBAGA ADAT KOTO BARU TANAM BIBIT SAWIT DI LAHAN ULAYAT YANG DIKUASAI PT RAPP
WARGA LAPORKAN DUGAAN PENCEMARAN SUNGAI AMUT OLEH LIMBAH CAIR PKS PT MAS DI TANJUNG PAUH
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 15:17

GAZALI TEGAS TIDAK DIAM LAGI: DIGEROGOTI RENTENIR TOFAN RATUSAN JUTA, TIGA LAPORAN DIAJUKAN SEKALIGUS

Senin, 7 September 2026 - 11:46

Teror Dan Ancam Polisi: Rentenir Guru P3K di Bima Terancam di Pecat dan mendekam di penjara.

Senin, 7 September 2026 - 07:28

KETUA BAZNAS NTB SERING TIDAK DI KANTOR, BANTUAN BEROBAT TERUS TERTUNDA — KELUARGA PASIEN KELUAR BIAYA RATUSAN RIBU TANPA HASIL

Minggu, 6 September 2026 - 09:15

ALIANSI MASYARAKAT BERSATU KOTA & KABUPATEN BIMA AKAN GELAR AKSI DAMAI: TOLAK RENTENIR ILEGAL, TEGAKKAN KEADILAN & LINDUNGI MARTABAT WARGA

Kamis, 3 September 2026 - 14:29

BUKAN SATU KORBAN SAJA! Rentenir Tofan Ternyata Teror Banyak Keluarga — Ibu Esti Juga Dihina Kata Kasar & Diancam, Siap Laporkan Tofan Ke Polisi.

Kamis, 3 September 2026 - 07:04

DI HARI YANG SAMA, DUA LAPORAN GEMPARKAN POLRES BIMA KOTA — Istri Korban Laporkan Pemerasan & Pengancaman, DPP BAPEKA-NTB Bongkar Rentenir Ilegal Seorang Guru  

Rabu, 2 September 2026 - 16:46

RUSTAM, SH. (PENASEHAT HUKUM BAPEKA-NTB): PRAKTIK PEMERASAN RENTENIR OLEH SEORANG ABDI NEGARA DI KOTA BIMA — MENCORONG NAMA BAIK INSTITUSI PENDIDIKAN

Rabu, 2 September 2026 - 06:53

BAPEKA-NTB AKAN LAPORKAN “TFN” (LAMPE) KE POLRES BIMA KOTA — RENTENIR YANG MANFAATKAN MEDIA SOSIAL UNTUK MEMERAS DAN MEMPERMALUKAN WARGA

Berita Terbaru