KadisDukcapil Kuansing

RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

Dody Fitrawan, S.A.P,. M.M Plt. Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kabupaten Kuantan Singingi

Antisipasi Terulangnya Kelangkaan, Komisi II DPRD Banyuwangi Minta Pengawasan Ketat Distribusi LPG 3 Kg Subsidi

- Penulis

Kamis, 26 Maret 2026 - 14:21

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banyuwangi, //Tintapos.com// – Kelangkaan LPG 3 Kg subsidi atau gas melon menjelang dan setelah Hari Raya Idul fitri menuai sorotan Komisi II DPRD Banyuwangi. Anggota dewan menilai lemahnya pengawasan distribusi merupakan salah satu pemicu kelangkaan LPG 3 Kg subsidi.

Hal ini diungkap dalam rapat dengar pendapat (RDP) Komisi II DPRD bersama Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan, Bagian Perekonomian Pemkab Banyuwangi, Pertamina, dan perwakilan agen LPG 3 Kg, Kamis (26/03/2026).

Ketua Komisi II DPRD Banyuwangi, Emy Wahyuni Dwi Lestari menegaskan bahwa LPG 3 Kg merupakan kebutuhan penting bagi rumah tangga prasejahtera dan pelaku UMKM. Karena itu, stabilitas harga dan kelancaran distribusi harus menjadi prioritas utama pemerintah daerah.

Gas LPG 3 kg merupakan kebutuhan pokok warga. Kelangkaan dan harga tinggi sangat berdampak ke kehidupan sehari-hari. Pemkab Banyuwangi bersama Pertamina diharapkan memperbaiki sistem pengawasannya seperti pengawasan terhadap pupuk subsidi , “ tegasnya.

Selanjutnya agen LPG 3 Kg wajib melakukan pengawasan ketat terhadap pangkalan. Dan Pangkalan menjadi ujung tombak distribusi langsung ke konsumen akhir sehingga jika terjadi pelanggaran, pangkalan yang bertanggungjawab menerima sanksi sesuai aturan yang berlaku.

Pertamina diminta untuk mengevaluasi sistem distribusi LPG 3 kg secara menyeluruh menyusul kelangkaan yang sering terjadi dan tidak tepat sasaran subsidi, harus ada regulasi yang mengatur penjualan LPG 3 Kg di tingkat pengecer untuk menjaga stabilitas harga sesuai HET yang telah ditentukan , “ ucapnya.

Pemerintah akan mengawasi ketat rantai distribusi dan akan mengevaluasi kebijakan ini untuk menindak oknum pengecer yang menjual di atas harga aturan.

Selain terkait pengawasan distribusi, Komisi II juga meminta adanya penambahan kuota LPG 3 Kg subsidi menjelang hari raya keagamaan seperti Idul Fitri untuk antisipasoi kelangkaan atas tingginya permintaan masyarakat.

Kuota LPG 3 Kg tahun 2026 ini lebih kecil dibandingkan dengan kuota yang kita terima di tahun 2025 lalu atas dasat tingkat kemiskinan Banyuwangi yang juga semakin turun, kuota LPG 3 Kg subsdi itu dasarnya dari DTKS , “ ucapnya.

Kepala Dinas Koperasi,UM dan Perdagangan, RR Nanin Oktaviantie mengatakan bahwa pihaknya sejak awal telah berupaya kepada Pertamina untuk menambah kuota LPG 3 Kg subsidi agar masyarakat khususnya warga prasejahtera dengan mudah mendapatkan gas melon menjelang hari raya Idul Fitri.

Baca Juga:  Pemkab Banyuwangi Matangkan Program Masjid Ramah Pemudik 2026, Libatkan Banyak Pihak

Kita sudah warning Pertamina, supaya H-7 maupun H+7 lebaran stok LPG 3 Kg subsidi jangan sampai kurang, namun kenyataannya beda, ini kita evaluasi terus dan Alhamdulilla dari legislative membantu kita menjalin komunikasi dengan stakel holder lainnya, semoga kedepan Pertamina semakin baik skema untuk ke Masyarakat , “ ucapnya.

Dalam keterangannya Pertamina Patra Niaga berkomitmen atas pemenuhan kebutuhan energi masyarakat terpenuhi, salah satunya LPG.

Dalam praktik yang berjalan, Pertamina masif melaksanakan monitoring dan evaluasi penyaluran secara berkala, baik yang dilaksanakan secara internal maupun eksternal dengan melibatkan stakeholder terkait. Hal ini dilaksanakan upaya memastikan stok mencukupi dan LPG digunakan sesuai peruntukannya. sebagai implementasi pelaksanaan monitoring dan evaluasi Bersama.

Pertamina Patra Niaga, sebagaimana disampaikan melalui Area Manager Communication, Relations & CSR Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menyampaikan bahwa pelaksaan rapat koordinasi ini dilaksanakan sebagai bentuk monitoring dan evaluasi atas meningkatnya konsumsi pada momen dan pasca perayaan Idul Fitri di Kabupaten Banyuwangi.

“Sebagai bentuk evaluasi, Pertamina tentunya terus mengingatkan kepada pangkalan resmi untuk menjual harga sesuai ketentuan, yakni sesuai HET yang ditetapkan pemerintah. Sejak awal Maret lalu hingga pasca perayaan Idul Fitri, Pertamina telah melaksanakan penyaluran tambahan yang jauh lebih tinggi dari kondisi normal, yakni mencapai 337 persen dengan total penyaluran hingga 213 ribu tabung,” jelas Ahad.

Selanjutnya Ahad menambahkan, sebagai mitigasi tambahan, Pertamina bekerjasama dengan pemerintah daerah setempat juga telah melaksanakan operasi pasar sepanjang tanggal 17 sampai dengan 22 Maret 2026 lalu dengan total penyaluran mencapai lebih dari 12 ribu tabung.

“Melalui agenda koordinasi ini, Pertamina Patra Niaga kembali meminta dukungan dari stakeholder terkait khususnya untuk penggunaan LPG bersubsidi sesuai peruntukan. LPG bersubsidi 3 kg diharapkan untuk tidak digunakan oleh sektor usaha non mikro, ASN, Horeka, Laundry dan sejenisnya. Kepada masyarakat, tak henti-hentinya kami imbau untuk melakukan pembelian di pangkalan resmi Pertamina agar bisa mendapatkan LPG sesuai HET Rp18 ribu dengan kualitas dan kuantitas yang sesuai,” tutup Ahad.

Masyarakat dapat mengakses titik terdekat lokasi pangkalan pada website https://subsiditepatlpg.mypertamina.id/infolpg3kg.

(Tim)

Berita Terkait

Kanwil BPN Jatim-Pemkab Jember perkuat koordinasi lahan baku sawah
Pemkab Tolitoli Bahas Perubahan Status PDAM Ogo Malane Menjadi Perumda
Peletakan Batu Pertama Jembatan Perintis Garuda Dimulai
Sholat Dhuha Rutin Kembali Digelar di Kemenag Banyuwangi, Perkuat Iman dan Integritas ASN
Naik Sepeda ke Kantor, Bupati Ipuk Ajak ASN Banyuwangi Hemat BBM
Solusi Alternatif Atasi Ketergantungan LPG,Pemkab Situbondo Memperkenalkan Kompor OBB
Pemkab Tolitoli Resmikan Dapur MBG di Dungingis, Dukung Pemenuhan Gizi Anak
Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia, Dansecata Hadiri Acara Musrenbang RKPD Kota Bitung Tahun 2027.
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 13:59

Wakil Presiden RI Gibran Hadir Membawa Kekuatan Semangat dan Dukungan yang Sangat Berarti bagi Keluarga Korban di Sulawesi Utara

Selasa, 7 April 2026 - 13:28

Aliansi Bocah Bekasi Desak Lurah Teluk Pucung Mundur Meski Larangan Hajatan Telah Dicabut

Selasa, 7 April 2026 - 13:25

Danlanud Sam Ratulangi Sambut Kedatangan Mendagri dan Menteri Perumahan dan Kawasan Pemukiman di Manado

Selasa, 7 April 2026 - 13:22

Lawan 4 Maling Motor, Relawan SPPG Jember Terkena Sabetan Celurit

Selasa, 7 April 2026 - 13:21

MEMATIKAN! DR. DEWI RATNA BONGKAR FAKTA, Bantah Isu Misteri, Sebut Serasuba Statusnya DITITIPKAN Sejak Zaman Permaisuri

Selasa, 7 April 2026 - 05:54

SEPAKAT! TUNTUTAN PEMUDA PENATOI DITERIMA, PERUSAHAAN JANJI REALISASIKAN SEGERA

Selasa, 7 April 2026 - 04:12

Kenaikan Harga Plastik Jadi Momentum Kembali ke Alam

Selasa, 7 April 2026 - 02:43

Kunjungan RI 2, Dansathantai Kodaeral VIII Manado Pimpin Apel Gabungan TNI-POLRI, Berikut Ini Personil Yang Di Terjunkan

Berita Terbaru