Suspek Campak Di Pademawu Jadi Tertinggi Dari Pada Kecamatan Lainnya Di Pamekasan

- Penulis

Jumat, 27 Maret 2026 - 09:36

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pamekasan //TintaPos.Com// – Merespons temuan ini, Dinkes Pamekasan bersama seluruh jajaran puskesmas terus bergerak cepat menekan potensi penularan meluas. Langkah nyata yang diambil antara lain melalui penguatan sistem surveilans dan penyelidikan epidemiologi dalam kurun waktu 2×24 jam setiap kali ditemukan kasus baru.

Dari puluhan kasus Kecamatan Pademawu dilaporkan menjadi wilayah dengan sebaran tertinggi, yakni mencapai tujuh kasus.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, mencatat setidaknya ada 36 kasus suspek campak yang terdeteksi hingga pengujung Maret 2026.

Kepala Dinkes Pamekasan, Saifudin, melalui Plt. Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Avira Sulistyowati, menyampaikan bahwa secara umum memang belum terjadi lonjakan wabah yang signifikan.

Kendati demikian, masyarakat diminta untuk tidak lengah dan tetap meningkatkan kewaspadaan ekstra terhadap penyebaran penyakit menular tersebut.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada meskipun grafiknya belum menunjukkan lonjakan kasus yang eksponensial. Langkah antisipasi dan pencegahan harus terus dilakukan secara masif,” ungkap Avira memberikan imbauan, Jumat, 27 Maret 2026.

Menurut Avira, benteng pertahanan utama adalah dengan memastikan anak-anak mendapatkan imunisasi campak atau Measles Rubella (MR) secara lengkap. Vaksinasi krusial ini dapat diakses secara gratis di puskesmas maupun jejaring fasilitas kesehatan lainnya.

Baca Juga:  Penyuluh Pertanian Jember,Ajarkan Petani lewat Cita Rasa Kopi

Selain itu, masyarakat juga dituntut untuk disiplin menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). “Mulai dari menggunakan masker saat kondisi tubuh sedang sakit, menerapkan etika batuk yang benar, hingga rutin mencuci tangan dengan sabun setelah beraktivitas,” tegasnya.

Ia juga mewanti-wanti para orang tua agar tidak menunda membawa anaknya ke fasilitas kesehatan terdekat apabila muncul gejala awal campak, sehingga penanganan medis bisa segera diberikan dan tidak menulari anak lain.

Tak hanya itu, Dinkes juga menggenjot perluasan cakupan imunisasi melalui program imunisasi tambahan serentak (CRI) di empat wilayah puskesmas, yakni Puskesmas Teja, Pakong, Palengaan, dan Talang. Seluruh anak di kawasan tersebut diwajibkan untuk mengikuti penyuntikan imunisasi campak.

Sebagai langkah kuratif, penguatan tata laksana medis juga disiagakan, mulai dari penyediaan ruang isolasi, jaminan ketersediaan obat-obatan, hingga pendistribusian vitamin A.

Sosialisasi berupa Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) pun terus dibombardir kepada masyarakat melalui berbagai saluran media agar kesadaran akan bahaya campak semakin meningkat.

“Sementara untuk 17 puskesmas lainnya, kami menggencarkan program imunisasi kejar khusus bagi anak-anak yang riwayat imunisasinya belum lengkap,” tambah Avira (fat)

Berita Terkait

Pembina Utama AWG Imbau Umat Islam Berpartisipasi Penyelenggaraan Bulan Solidaritas Palestina
Warga Sebut BUJANG di Duga buka Usaha Pemurnian Emas Ilegal di desa Kalimanting, APH diminta Tangkap Pelaku Ilegal
Ketua GP Ansor Kabupaten Solok Riki Rizo Namzah Hadiri Peringatan Hari Santri Nasional 2026 di Ponpes Darul Tauhid
Polisi Peduli Pengangguran “Bersama Polri Bangun Masa Depan” : Kapolsek Kuantan Mudik AKP Anra Nosa Hadir di Tengah Masyarakat Meretas Pengangguran
Aktivitas PETI Menggunakan Alat Berat Marak di Kelurahan Muara Lembu Kecamatan Singingi, Warga Desak Aparat Bertindak Tegas
Lapak Baru Berdiri di Batang Arau, Padahal Ada Plang Larangan Berjualan, Kadis Pariwisata Disorot Masyarakat
PORTAL JALAN MENUJU TANAH MAS AKHIRNYA DIBUKA, AKSES MOBIL DAMKAR SEMPAT TERHAMBAT
Polsek Cerenti Tertibkan 8 Rakit PETI di Sungai Batang Kuantan, Kecamatan Inuman
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:57

Pembina Utama AWG Imbau Umat Islam Berpartisipasi Penyelenggaraan Bulan Solidaritas Palestina

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:35

Warga Sebut BUJANG di Duga buka Usaha Pemurnian Emas Ilegal di desa Kalimanting, APH diminta Tangkap Pelaku Ilegal

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:46

Ketua GP Ansor Kabupaten Solok Riki Rizo Namzah Hadiri Peringatan Hari Santri Nasional 2026 di Ponpes Darul Tauhid

Kamis, 22 Oktober 2026 - 07:47

Polisi Peduli Pengangguran “Bersama Polri Bangun Masa Depan” : Kapolsek Kuantan Mudik AKP Anra Nosa Hadir di Tengah Masyarakat Meretas Pengangguran

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:53

Lapak Baru Berdiri di Batang Arau, Padahal Ada Plang Larangan Berjualan, Kadis Pariwisata Disorot Masyarakat

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:34

PORTAL JALAN MENUJU TANAH MAS AKHIRNYA DIBUKA, AKSES MOBIL DAMKAR SEMPAT TERHAMBAT

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:52

Polsek Cerenti Tertibkan 8 Rakit PETI di Sungai Batang Kuantan, Kecamatan Inuman

Rabu, 21 Oktober 2026 - 08:47

Duduk Bersama Warga, Kapolsek Kuantan Mudik AKP Andra Nosa S, H., M. H Garansi Kamtibmas Aman dan Kondusif

Berita Terbaru