RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

DATA DIDUGA BERMASALAH, WARGA KURAO PAGANG DESAK VALIDASI ULANG PENERIMA BANTUAN BANJIR

- Penulis

Senin, 30 Maret 2026 - 16:49

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, //TintaPos.Com// – 30 Maret 2026 — Dugaan ketidaksesuaian data penerima bantuan korban banjir di Kelurahan Kurao Pagang, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang, memicu keresahan warga.

Sejumlah tokoh masyarakat yang terdiri dari Ketua RW IV, RW IX, serta 11 Ketua RT mendatangi Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Padang untuk meminta klarifikasi atas data yang dinilai tidak sesuai dengan kondisi lapangan.

Warga menilai hasil verifikasi penerima bantuan tidak mencerminkan fakta riil.

Beberapa rumah yang mengalami kerusakan akibat banjir justru tidak terdata sebagai penerima bantuan, sementara rumah yang dinilai tidak terdampak signifikan malah masuk dalam daftar penerima.

Sorotan utama disampaikan terhadap wilayah Kampung Baru Berok dan Tanjung Berok, yang disebut sebagai kawasan terdampak cukup parah, namun banyak warganya tidak tercantum dalam data resmi.

Kondisi ini menimbulkan kekecewaan dan berpotensi memicu kecemburuan sosial di tengah masyarakat.

Perwakilan warga menegaskan bahwa penentuan kategori kerusakan rumah seharusnya mengacu pada regulasi yang berlaku, seperti Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007, Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2008, serta Peraturan Kepala BNPB Nomor 4 Tahun 2013. Namun, implementasi di lapangan dinilai tidak sesuai dengan ketentuan tersebut.
Warga mendesak agar dilakukan pendataan ulang secara transparan dengan melibatkan RT dan RW sebagai pihak yang memahami kondisi riil masyarakat.

Baca Juga:  Modus Tukar Kunci Saat Pura-pura Membeli, Pria Lumajang Gasak Fortuner Warga Jember

Mereka juga menyampaikan ultimatum bahwa apabila tidak ada langkah konkret dari pemerintah, sekitar 600 warga siap melakukan aksi turun ke jalan.

Menanggapi hal tersebut, pihak Dinas Perkim melalui Kepala Bidang Perumahan menyatakan kesiapan untuk melakukan validasi ulang data penerima bantuan dalam waktu dekat.

Pendataan ulang direncanakan dilakukan paling lambat dalam waktu satu minggu.

Situasi ini menempatkan Pemerintah Kota Padang pada posisi krusial untuk memastikan transparansi dan akurasi data, guna mencegah potensi konflik sosial serta menjamin bantuan pemerintah tepat sasaran bagi masyarakat terdampak.

Berita Terkait

Pemerintah Kuansing Bentuk Tim Penyelesaian Sengketa Lahan Antara Masyarakat Koto Baru dengan PT. RAPP
Dukung Asta Cita Presiden, Panen Raya Jagung di Sikakak Hasilkan 1 Ton
Polda Sumsel Distribusikan 100 Jerigen Cairan Pemadam X-Fire ke 11 Polres
Masyarakat Desak Kapolres Sijunjung Tuntaskan Aktivitas PETI, Jangan Tunggu Bencana, “Jaga Alam Maka Alam Akan Jaga Kita”
Aktivitas PETI di Sijunjung Tak Terbendung, Adanya Dugaan Oknum Polisi Jadi Pemodal
Masyarakat Koto Baru Menanti Keadilan, Pemkab Kuansing Gelar Rapat Penyelesaian Persoalan dengan PT RAPP
RIBUAN MASYARAKAT DAN LEMBAGA ADAT KOTO BARU TANAM BIBIT SAWIT DI LAHAN ULAYAT YANG DIKUASAI PT RAPP
WARGA LAPORKAN DUGAAN PENCEMARAN SUNGAI AMUT OLEH LIMBAH CAIR PKS PT MAS DI TANJUNG PAUH
Berita ini 49 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 15:17

GAZALI TEGAS TIDAK DIAM LAGI: DIGEROGOTI RENTENIR TOFAN RATUSAN JUTA, TIGA LAPORAN DIAJUKAN SEKALIGUS

Senin, 7 September 2026 - 11:46

Teror Dan Ancam Polisi: Rentenir Guru P3K di Bima Terancam di Pecat dan mendekam di penjara.

Senin, 7 September 2026 - 07:28

KETUA BAZNAS NTB SERING TIDAK DI KANTOR, BANTUAN BEROBAT TERUS TERTUNDA — KELUARGA PASIEN KELUAR BIAYA RATUSAN RIBU TANPA HASIL

Minggu, 6 September 2026 - 09:15

ALIANSI MASYARAKAT BERSATU KOTA & KABUPATEN BIMA AKAN GELAR AKSI DAMAI: TOLAK RENTENIR ILEGAL, TEGAKKAN KEADILAN & LINDUNGI MARTABAT WARGA

Kamis, 3 September 2026 - 14:29

BUKAN SATU KORBAN SAJA! Rentenir Tofan Ternyata Teror Banyak Keluarga — Ibu Esti Juga Dihina Kata Kasar & Diancam, Siap Laporkan Tofan Ke Polisi.

Kamis, 3 September 2026 - 07:04

DI HARI YANG SAMA, DUA LAPORAN GEMPARKAN POLRES BIMA KOTA — Istri Korban Laporkan Pemerasan & Pengancaman, DPP BAPEKA-NTB Bongkar Rentenir Ilegal Seorang Guru  

Rabu, 2 September 2026 - 16:46

RUSTAM, SH. (PENASEHAT HUKUM BAPEKA-NTB): PRAKTIK PEMERASAN RENTENIR OLEH SEORANG ABDI NEGARA DI KOTA BIMA — MENCORONG NAMA BAIK INSTITUSI PENDIDIKAN

Rabu, 2 September 2026 - 06:53

BAPEKA-NTB AKAN LAPORKAN “TFN” (LAMPE) KE POLRES BIMA KOTA — RENTENIR YANG MANFAATKAN MEDIA SOSIAL UNTUK MEMERAS DAN MEMPERMALUKAN WARGA

Berita Terbaru