RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

Dody Fitrawan, S.A.P,. M.M Plt. Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kabupaten Kuantan Singingi

Julfar Bantah, Tegaskan Tak Libatkan Pegadaian

- Penulis

Kamis, 2 April 2026 - 04:50

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BIMA,NTB //TintaPos.Com// – Kasus dugaan penggelapan dana gadai emas di wilayah Ambalawi, Kabupaten Bima, terus menjadi sorotan publik. Seorang aktivis muda, Ibnu Adam, mendesak agar kasus yang disebut merugikan puluhan orang tersebut segera dituntaskan secara transparan dan menyeluruh.

Dalam pernyataannya, Ibnu Adam menyebut dugaan penggelapan dana hasil gadai emas mencapai lebih dari Rp800 juta dan diduga menimpa sekitar 28 orang di lingkup terkait UPC Pegadaian Ambalawi.

Ia menegaskan bahwa kasus tersebut tidak boleh dibiarkan berlarut-larut atau diselesaikan secara sepihak, mengingat para korban berasal dari kalangan masyarakat kecil yang menggantungkan harapan pada layanan keuangan tersebut.

“Kasus ini harus diusut tuntas. Jangan sampai masyarakat kecil menjadi korban tanpa kejelasan,” tegasnya.

Baca Juga:  Kapolres Situbondo mengundang anak-anak dan remaja Lokal untuk menikmati kegiatan olahraga

Namun di tengah mencuatnya desakan tersebut, Julfar yang disebut-sebut dalam polemik itu memberikan klarifikasi. Ia membantah keras bahwa kasus tersebut melibatkan pihak Pegadaian UPC Ambalawi.

Menurut Julfar, persoalan yang terjadi merupakan urusan pribadi antara dirinya dengan seorang agen bernama Listiani.

“Perlu saya tegaskan, ini tidak ada hubungannya dengan Pegadaian UPC Ambalawi. Ini murni antara saya dengan saudari Listiani selaku agen yang meminjam uang kepada saya,” ujar Julfar.

Ia mengungkapkan, nilai pinjaman yang diberikan kepada Listiani mencapai sekitar Rp722.239.000. Karena itu, ia meminta yang bersangkutan segera bertanggung jawab dan mengembalikan dana tersebut.

Red.

Berita Terkait

Polsek Cerenti Tertibkan Lima Rakit PETI Jenis Dompeng di Sungai Kuantan Desa Pulau Jambu
Dugaan Penipuan Berkedok Pinjaman: Oknum Guru SMPN 3 Woha Menjadi Sorotan, Sudah Berkali-kali Terjadi
Dugaan Korupsi Alat Berat Dinas PUPR Kabupaten Bima: Rugikan Daerah Rp 3,89 Miliar, Pelapor Lengkapi Keterangan di Polres
Pernyataan Abu Janda Dinilai Keliru, Ketua PW GP Ansor Sumbar: Minangkabau Adalah Penjaga Peradaban
PETANI SAWIT MENJERIT, HARGA TBS “TERJUN” DINAS PERKEBUNAN KUANSING DIDUGA LEMAH DALAM PENGAWASAN HARGA TBS
Polsek Kuantan Hilir Lakukan Pengecekan Tanaman Jagung Pipil di Wilkumnya, Tanaman Jagung Tumbuh Subur dan Bagus
Imaam Yakhsyallah Mansur: Kehormatan Masjidil Haram dan Masjidil Aqsa Harus Dijaga Bersama
PO Bus Tanpa Legalitas Jadi Atensi Utama LKPM-NTB di Kota Bima, Ancam Lapor Penipuan Negara
Berita ini 77 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 13:39

Polsek Cerenti Tertibkan Lima Rakit PETI Jenis Dompeng di Sungai Kuantan Desa Pulau Jambu

Minggu, 31 Mei 2026 - 09:35

Dugaan Penipuan Berkedok Pinjaman: Oknum Guru SMPN 3 Woha Menjadi Sorotan, Sudah Berkali-kali Terjadi

Sabtu, 30 Mei 2026 - 04:48

Dugaan Korupsi Alat Berat Dinas PUPR Kabupaten Bima: Rugikan Daerah Rp 3,89 Miliar, Pelapor Lengkapi Keterangan di Polres

Sabtu, 30 Mei 2026 - 04:46

Pernyataan Abu Janda Dinilai Keliru, Ketua PW GP Ansor Sumbar: Minangkabau Adalah Penjaga Peradaban

Sabtu, 30 Mei 2026 - 02:46

PETANI SAWIT MENJERIT, HARGA TBS “TERJUN” DINAS PERKEBUNAN KUANSING DIDUGA LEMAH DALAM PENGAWASAN HARGA TBS

Kamis, 28 Mei 2026 - 17:22

Imaam Yakhsyallah Mansur: Kehormatan Masjidil Haram dan Masjidil Aqsa Harus Dijaga Bersama

Kamis, 28 Mei 2026 - 16:22

PO Bus Tanpa Legalitas Jadi Atensi Utama LKPM-NTB di Kota Bima, Ancam Lapor Penipuan Negara

Kamis, 28 Mei 2026 - 15:57

Riki Rizo Namzah Ketua GP Ansor Kabupaten Solok Sembelih Sapi Kurban

Berita Terbaru