RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

Dody Fitrawan, S.A.P,. M.M Plt. Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kabupaten Kuantan Singingi

Kasus Pemerasan Mantan Kejari Tolitoli Melebar, KPK Periksa Saksi dari Tolitoli

- Penulis

Kamis, 2 April 2026 - 17:27

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tolitoli, //Tintapos.com// – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan pemerasan dalam proses penegakan hukum yang menjerat tiga oknum jaksa di Kejaksaan Negeri (Kejari) Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan. Kasus ini menjadi perhatian karena melibatkan aparat penegak hukum dalam dugaan tindak pidana korupsi.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengungkapkan bahwa penyidik telah memanggil seorang staf Kejari Tolitoli berinisial TW sebagai saksi. Pemeriksaan terhadap TW dilakukan di Polresta Palu, Sulawesi Tengah, pada Kamis, 2 April 2026.

Selain TW, KPK juga memanggil empat saksi lainnya dari berbagai latar belakang, yakni JMB (Kepala Desa Mulyasari), FBY (swasta), KDG (petani), dan MER (pelajar). Pemeriksaan ini dilakukan untuk memperkuat alat bukti serta menelusuri dugaan aliran dana dalam kasus tersebut.

Menurut Budi, pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dari berbagai unsur masyarakat bertujuan untuk mengungkap modus operandi pemerasan yang diduga dilakukan para tersangka sepanjang tahun anggaran 2025 hingga 2026. KPK berupaya memastikan seluruh rangkaian peristiwa dapat terungkap secara menyeluruh.

Kasus ini bermula dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan KPK di Kabupaten Hulu Sungai Utara pada 18 Desember 2025. Dalam operasi tersebut, penyidik mengamankan barang bukti berupa uang tunai senilai ratusan juta rupiah.

Baca Juga:  Hujan Deras dan Angin Kencang, Sejumlah Rumah di Bondowoso Rusak, BPBD Langsung Turun Tangan

Sejauh ini, KPK telah menetapkan tiga tersangka utama, yaitu Kepala Kejari Hulu Sungai Utara Albertinus Parlinggoman Napitupulu (APN), Kasi Intelijen Asis Budianto (ASB), serta Kasi Perdata dan Tata Usaha Negara Tri Taruna Fariadi (TAR).

Tri Taruna Fariadi diketahui sempat melarikan diri sebelum akhirnya diserahkan oleh Kejaksaan Agung kepada KPK pada 22 Desember 2025 untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Penanganan kasus ini terus berlanjut dengan pengembangan penyidikan.

Keterkaitan dengan wilayah Tolitoli mencuat setelah penyidik menyita satu unit mobil milik Pemerintah Kabupaten Tolitoli dari rumah pribadi tersangka Albertinus Napitupulu pada akhir Desember 2025. Hal ini memperkuat dugaan adanya relasi atau aliran aset yang melibatkan lintas daerah.

Pemeriksaan terhadap saksi TW di Palu dinilai menjadi bagian penting dalam mengungkap kemungkinan keterkaitan tersebut. KPK menyatakan akan terus mendalami kasus ini guna memastikan proses penegakan hukum berjalan transparan dan akuntabel.

Berita Terkait

Polsek Cerenti Tertibkan Lima Rakit PETI Jenis Dompeng di Sungai Kuantan Desa Pulau Jambu
Dugaan Penipuan Berkedok Pinjaman: Oknum Guru SMPN 3 Woha Menjadi Sorotan, Sudah Berkali-kali Terjadi
Dugaan Korupsi Alat Berat Dinas PUPR Kabupaten Bima: Rugikan Daerah Rp 3,89 Miliar, Pelapor Lengkapi Keterangan di Polres
Pernyataan Abu Janda Dinilai Keliru, Ketua PW GP Ansor Sumbar: Minangkabau Adalah Penjaga Peradaban
PETANI SAWIT MENJERIT, HARGA TBS “TERJUN” DINAS PERKEBUNAN KUANSING DIDUGA LEMAH DALAM PENGAWASAN HARGA TBS
Polsek Kuantan Hilir Lakukan Pengecekan Tanaman Jagung Pipil di Wilkumnya, Tanaman Jagung Tumbuh Subur dan Bagus
Imaam Yakhsyallah Mansur: Kehormatan Masjidil Haram dan Masjidil Aqsa Harus Dijaga Bersama
PO Bus Tanpa Legalitas Jadi Atensi Utama LKPM-NTB di Kota Bima, Ancam Lapor Penipuan Negara
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 13:39

Polsek Cerenti Tertibkan Lima Rakit PETI Jenis Dompeng di Sungai Kuantan Desa Pulau Jambu

Minggu, 31 Mei 2026 - 09:35

Dugaan Penipuan Berkedok Pinjaman: Oknum Guru SMPN 3 Woha Menjadi Sorotan, Sudah Berkali-kali Terjadi

Sabtu, 30 Mei 2026 - 04:48

Dugaan Korupsi Alat Berat Dinas PUPR Kabupaten Bima: Rugikan Daerah Rp 3,89 Miliar, Pelapor Lengkapi Keterangan di Polres

Sabtu, 30 Mei 2026 - 04:46

Pernyataan Abu Janda Dinilai Keliru, Ketua PW GP Ansor Sumbar: Minangkabau Adalah Penjaga Peradaban

Sabtu, 30 Mei 2026 - 02:46

PETANI SAWIT MENJERIT, HARGA TBS “TERJUN” DINAS PERKEBUNAN KUANSING DIDUGA LEMAH DALAM PENGAWASAN HARGA TBS

Kamis, 28 Mei 2026 - 17:22

Imaam Yakhsyallah Mansur: Kehormatan Masjidil Haram dan Masjidil Aqsa Harus Dijaga Bersama

Kamis, 28 Mei 2026 - 16:22

PO Bus Tanpa Legalitas Jadi Atensi Utama LKPM-NTB di Kota Bima, Ancam Lapor Penipuan Negara

Kamis, 28 Mei 2026 - 15:57

Riki Rizo Namzah Ketua GP Ansor Kabupaten Solok Sembelih Sapi Kurban

Berita Terbaru