RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

AKTIVIS ALIANSI BOCAH BEKASI APRESIASI GERAK CEPAT DAMKAR, DESAK PEMKOT KAJI ULANG TATA RUANG

- Penulis

Jumat, 3 April 2026 - 05:22

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bekasi, //TintaPos.Com// — Respons cepat Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Bekasi dalam menangani kebakaran di wilayah Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, menuai apresiasi dari berbagai pihak. Salah satunya datang dari aktivis Aliansi Bocah Bekasi, Ahmad Khalid. Jum’at 3 April 2026

Ahmad menilai kesigapan petugas Damkar menjadi faktor penting dalam mencegah kobaran api meluas ke kawasan permukiman warga yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian.

“Kami mengapresiasi gerak cepat dari Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bekasi. Ini bukti kerja nyata di lapangan, sehingga api tidak menjalar semakin luas dan dampaknya bisa diminimalisir,” ujar Ahmad kepada awak media melalui WhatsApp

Ia menegaskan, jika penanganan dilakukan lebih lambat, potensi kerugian dan dampak terhadap masyarakat bisa jauh lebih besar, mengingat lokasi kebakaran berada di area yang cukup dekat dengan pemukiman padat.

Meski memberikan apresiasi, Ahmad juga menyampaikan catatan penting kepada Pemerintah Kota Bekasi. Ia menyoroti perlunya evaluasi menyeluruh terhadap keberadaan gudang, tempat penyimpanan, atau fasilitas yang menyimpan bahan mudah terbakar yang berada di dekat lingkungan warga.

Baca Juga:  Ketua TP PKK Sumsel Kunjungi Sentra Gerabah Banyuasin, Dukung Pelestarian Kerajinan Turun-Temurun

“Perlu adanya kaji ulang terkait penyimpanan atau gudang bahan yang mudah terbakar, apalagi jika lokasinya berdekatan dengan permukiman penduduk. Ini sangat berisiko,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia mendesak agar Pemkot Bekasi segera melakukan peninjauan kembali terhadap tata ruang kota. Menurutnya, penataan kawasan industri, pergudangan, dan fasilitas berisiko tinggi harus memperhatikan aspek keselamatan dan jarak aman dari hunian warga.
“Pemkot Bekasi harus melihat kembali tata ruang kota secara menyeluruh. Jangan sampai kejadian seperti ini terus berulang karena lemahnya pengawasan dan perencanaan,” tambahnya.

Ahmad juga berharap peristiwa kebakaran ini menjadi peringatan keras bagi semua pihak agar lebih serius dalam mengantisipasi potensi bencana di kawasan perkotaan.
“Peristiwa ini jangan sampai terulang kembali. Harus ada langkah konkret ke depan, baik dari sisi regulasi, pengawasan, maupun penataan wilayah,” tutupnya.
Kejadian ini menjadi pengingat bahwa selain kesiapan petugas di lapangan, perencanaan tata ruang yang matang dan pengawasan terhadap lokasi penyimpanan bahan berbahaya merupakan kunci utama dalam melindungi keselamatan masyarakat Kota Bekasi.

Berita Terkait

Pemerintah Kuansing Bentuk Tim Penyelesaian Sengketa Lahan Antara Masyarakat Koto Baru dengan PT. RAPP
Dukung Asta Cita Presiden, Panen Raya Jagung di Sikakak Hasilkan 1 Ton
Polda Sumsel Distribusikan 100 Jerigen Cairan Pemadam X-Fire ke 11 Polres
Masyarakat Desak Kapolres Sijunjung Tuntaskan Aktivitas PETI, Jangan Tunggu Bencana, “Jaga Alam Maka Alam Akan Jaga Kita”
Aktivitas PETI di Sijunjung Tak Terbendung, Adanya Dugaan Oknum Polisi Jadi Pemodal
Masyarakat Koto Baru Menanti Keadilan, Pemkab Kuansing Gelar Rapat Penyelesaian Persoalan dengan PT RAPP
RIBUAN MASYARAKAT DAN LEMBAGA ADAT KOTO BARU TANAM BIBIT SAWIT DI LAHAN ULAYAT YANG DIKUASAI PT RAPP
WARGA LAPORKAN DUGAAN PENCEMARAN SUNGAI AMUT OLEH LIMBAH CAIR PKS PT MAS DI TANJUNG PAUH
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 15:17

GAZALI TEGAS TIDAK DIAM LAGI: DIGEROGOTI RENTENIR TOFAN RATUSAN JUTA, TIGA LAPORAN DIAJUKAN SEKALIGUS

Senin, 7 September 2026 - 11:46

Teror Dan Ancam Polisi: Rentenir Guru P3K di Bima Terancam di Pecat dan mendekam di penjara.

Senin, 7 September 2026 - 07:28

KETUA BAZNAS NTB SERING TIDAK DI KANTOR, BANTUAN BEROBAT TERUS TERTUNDA — KELUARGA PASIEN KELUAR BIAYA RATUSAN RIBU TANPA HASIL

Minggu, 6 September 2026 - 09:15

ALIANSI MASYARAKAT BERSATU KOTA & KABUPATEN BIMA AKAN GELAR AKSI DAMAI: TOLAK RENTENIR ILEGAL, TEGAKKAN KEADILAN & LINDUNGI MARTABAT WARGA

Kamis, 3 September 2026 - 14:29

BUKAN SATU KORBAN SAJA! Rentenir Tofan Ternyata Teror Banyak Keluarga — Ibu Esti Juga Dihina Kata Kasar & Diancam, Siap Laporkan Tofan Ke Polisi.

Kamis, 3 September 2026 - 07:04

DI HARI YANG SAMA, DUA LAPORAN GEMPARKAN POLRES BIMA KOTA — Istri Korban Laporkan Pemerasan & Pengancaman, DPP BAPEKA-NTB Bongkar Rentenir Ilegal Seorang Guru  

Rabu, 2 September 2026 - 16:46

RUSTAM, SH. (PENASEHAT HUKUM BAPEKA-NTB): PRAKTIK PEMERASAN RENTENIR OLEH SEORANG ABDI NEGARA DI KOTA BIMA — MENCORONG NAMA BAIK INSTITUSI PENDIDIKAN

Rabu, 2 September 2026 - 06:53

BAPEKA-NTB AKAN LAPORKAN “TFN” (LAMPE) KE POLRES BIMA KOTA — RENTENIR YANG MANFAATKAN MEDIA SOSIAL UNTUK MEMERAS DAN MEMPERMALUKAN WARGA

Berita Terbaru