RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

Dody Fitrawan, S.A.P,. M.M Plt. Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kabupaten Kuantan Singingi

Bagaimana Jember Mengerek Investasi Rp 2,57 Triliun?

- Penulis

Senin, 6 April 2026 - 02:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jember //TintaPos.Com// – Lonjakan investasi Kabupaten Jember pada 2025 yang mencapai Rp 2,57 triliun tidak berdiri sendiri. Di balik angka yang tumbuh 70,2 persen itu, terdapat kerja birokrasi yang didorong secara sistematis melalui orkestrasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD).

Kepala DPMPTSP Jember, Isnaini Dwi Susanti menjelaskan bahwa akselerasi tersebut merupakan hasil dari program rumpun investasi yang secara khusus diinisiasi oleh kepala daerah dan dijalankan secara kolaboratif.

Ada rencana aksi rumpun investasi 2025 yang dikerjakan lintas OPD, termasuk penguatan diseminasi informasi LKPM dan publikasi penanaman modal,” ujar Santi, Senin (6/4/2026) ke Media.

LKPM (Laporan Kegiatan Penanaman Modal) menjadi instrumen penting dalam membaca sekaligus mengendalikan arus investasi. Melalui penguatan pelaporan ini, pemerintah daerah tidak hanya mengandalkan angka realisasi, tetapi juga membangun basis data yang lebih akurat terkait aktivitas pelaku usaha.

Dari sisi struktur, investasi di Jember masih didominasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dengan 410 pelaku usaha, dibandingkan Penanaman Modal Asing (PMA) yang berjumlah 47 pelaku usaha. Secara total, terdapat 457 pelaku usaha yang tercatat berinvestasi sepanjang 2025.

Baca Juga:  Proyek Kandang Ternak Diduga Mangkrak, Ketua BUMDes Lologolu Terancam Dilaporkan ke Kejari

Dominasi ini memperlihatkan bahwa pergerakan ekonomi Jember masih sangat ditopang oleh kekuatan domestik, sejalan dengan tren di tingkat Jawa Timur.

Kemudahan perizinan menjadi salah satu faktor penopang utama. Santi menyebut, transformasi layanan digital melalui sistem JELITA serta pendampingan langsung lintas OPD telah meningkatkan kepercayaan pelaku usaha.

Tidak hanya digitalisasi, kami juga melakukan layanan terpadu masyarakat di tiga lokasi dengan integrasi layanan perizinan, dukcapil, dan sosial,” katanya.

Pendekatan ini menandai pergeseran dari model birokrasi pasif menjadi proaktif, di mana pemerintah tidak sekadar menunggu investor datang, tetapi juga memfasilitasi proses dari hulu.

Memasuki 2026, fokus pemerintah daerah mulai bergeser. Target investasi tidak lagi semata pada nilai, tetapi juga jumlah pelaku usaha aktif dan kualitas kepatuhan terhadap pelaporan LKPM.

Di saat yang sama, penguatan regulasi dasar menjadi agenda penting. Dokumen seperti RTRW, RDTR, hingga instrumen lingkungan hidup dan kebencanaan disiapkan sebagai fondasi untuk menjaga keberlanjutan investasi.

Dengan kata lain, mesin investasi Jember tidak hanya dipacu untuk tumbuh cepat, tetapi juga diupayakan agar bekerja lebih presisi.

(Nur/Tp)

Berita Terkait

Dugaan Korupsi Alat Berat Dinas PUPR Kabupaten Bima: Rugikan Daerah Rp 3,89 Miliar, Pelapor Lengkapi Keterangan di Polres
Pernyataan Abu Janda Dinilai Keliru, Ketua PW GP Ansor Sumbar: Minangkabau Adalah Penjaga Peradaban
PETANI SAWIT MENJERIT, HARGA TBS “TERJUN” DINAS PERKEBUNAN KUANSING DIDUGA LEMAH DALAM PENGAWASAN HARGA TBS
Polsek Kuantan Hilir Lakukan Pengecekan Tanaman Jagung Pipil di Wilkumnya, Tanaman Jagung Tumbuh Subur dan Bagus
Imaam Yakhsyallah Mansur: Kehormatan Masjidil Haram dan Masjidil Aqsa Harus Dijaga Bersama
PO Bus Tanpa Legalitas Jadi Atensi Utama LKPM-NTB di Kota Bima, Ancam Lapor Penipuan Negara
Riki Rizo Namzah Ketua GP Ansor Kabupaten Solok Sembelih Sapi Kurban
UAR – YEIF Bagikan Hewan Qurban untuk Masyarakat Terdampak Bencana di Aceh dan Sumatera Utara
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 04:48

Dugaan Korupsi Alat Berat Dinas PUPR Kabupaten Bima: Rugikan Daerah Rp 3,89 Miliar, Pelapor Lengkapi Keterangan di Polres

Sabtu, 30 Mei 2026 - 04:46

Pernyataan Abu Janda Dinilai Keliru, Ketua PW GP Ansor Sumbar: Minangkabau Adalah Penjaga Peradaban

Sabtu, 30 Mei 2026 - 02:46

PETANI SAWIT MENJERIT, HARGA TBS “TERJUN” DINAS PERKEBUNAN KUANSING DIDUGA LEMAH DALAM PENGAWASAN HARGA TBS

Jumat, 29 Mei 2026 - 09:04

Polsek Kuantan Hilir Lakukan Pengecekan Tanaman Jagung Pipil di Wilkumnya, Tanaman Jagung Tumbuh Subur dan Bagus

Kamis, 28 Mei 2026 - 17:22

Imaam Yakhsyallah Mansur: Kehormatan Masjidil Haram dan Masjidil Aqsa Harus Dijaga Bersama

Kamis, 28 Mei 2026 - 15:57

Riki Rizo Namzah Ketua GP Ansor Kabupaten Solok Sembelih Sapi Kurban

Kamis, 28 Mei 2026 - 12:25

UAR – YEIF Bagikan Hewan Qurban untuk Masyarakat Terdampak Bencana di Aceh dan Sumatera Utara

Kamis, 28 Mei 2026 - 05:09

Yayasan GANISA Hadiri Pembinaan Ormas di Kabupaten Bekasi, Perkuat Sinergi Demi Wilayah Kondusif

Berita Terbaru