RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

Dody Fitrawan, S.A.P,. M.M Plt. Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kabupaten Kuantan Singingi

Aliansi Bocah Bekasi Desak Lurah Teluk Pucung Mundur Meski Larangan Hajatan Telah Dicabut

- Penulis

Selasa, 7 April 2026 - 13:28

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bekasi, //TintaPos.Com// – 7 April 2026 — Aliansi Bocah Bekasi kembali melontarkan pernyataan tegas kepada Lurah Teluk Pucung terkait polemik kebijakan larangan penggunaan halaman kantor kelurahan untuk kegiatan hajatan, termasuk resepsi pernikahan. Meski surat larangan tersebut telah dicabut, aliansi tetap mendesak agar lurah segera mundur dari jabatannya.

Dalam keterangan resminya, Aliansi Bocah Bekasi menilai pencabutan kebijakan tersebut tidak serta-merta menghapus dampak yang telah dirasakan masyarakat. Mereka menyebut, kebijakan yang sempat diberlakukan itu telah menimbulkan keresahan dan menunjukkan lemahnya kepekaan sosial dari pihak kelurahan.

“Walaupun surat larangan sudah dicabut, persoalan ini tidak selesai begitu saja. Kepercayaan masyarakat sudah terlanjur terganggu. Kami menilai perlu ada tanggung jawab yang lebih tegas,” ujar Mandor baya ketua aliansi bocah Bekasi kepada media.

Aliansi menyoroti bahwa kebijakan tersebut sejak awal dinilai tidak berpihak kepada warga, terutama bagi masyarakat di wilayah padat yang tidak memiliki fasilitas memadai untuk menggelar acara sosial seperti pernikahan. Mereka juga menilai keputusan itu diambil tanpa komunikasi yang baik dengan warga.

Baca Juga:  Bhabinkamtibmas Polsek Tungkal Ilir Gencarkan Sosialisasi Program P2B Dukung Swasembada Pangan Nasional

“Kebijakan yang menyangkut kebutuhan dasar masyarakat seharusnya dibahas bersama, bukan diputuskan sepihak. Ini menunjukkan adanya masalah dalam pola kepemimpinan,” lanjutnya.

Oleh karena itu, Aliansi Bocah Bekasi menegaskan bahwa pengunduran diri lurah merupakan bentuk tanggung jawab moral atas kebijakan yang dinilai keliru dan merugikan masyarakat.

“Kami secara tegas meminta Lurah Teluk Pucung untuk segera mundur dari jabatannya. Ini penting untuk memulihkan kepercayaan publik dan menjadi pembelajaran bagi pejabat lainnya,” tegasnya.

Selain tuntutan pengunduran diri, aliansi juga mendesak Pemerintah Kota Bekasi untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja aparatur di tingkat kelurahan. Mereka berharap ke depan setiap kebijakan yang diambil lebih mengedepankan pendekatan partisipatif dan mempertimbangkan kondisi sosial masyarakat.

Berita Terkait

Polsek Cerenti Tertibkan Lima Rakit PETI Jenis Dompeng di Sungai Kuantan Desa Pulau Jambu
Dugaan Penipuan Berkedok Pinjaman: Oknum Guru SMPN 3 Woha Menjadi Sorotan, Sudah Berkali-kali Terjadi
Dugaan Korupsi Alat Berat Dinas PUPR Kabupaten Bima: Rugikan Daerah Rp 3,89 Miliar, Pelapor Lengkapi Keterangan di Polres
Pernyataan Abu Janda Dinilai Keliru, Ketua PW GP Ansor Sumbar: Minangkabau Adalah Penjaga Peradaban
PETANI SAWIT MENJERIT, HARGA TBS “TERJUN” DINAS PERKEBUNAN KUANSING DIDUGA LEMAH DALAM PENGAWASAN HARGA TBS
Polsek Kuantan Hilir Lakukan Pengecekan Tanaman Jagung Pipil di Wilkumnya, Tanaman Jagung Tumbuh Subur dan Bagus
Imaam Yakhsyallah Mansur: Kehormatan Masjidil Haram dan Masjidil Aqsa Harus Dijaga Bersama
PO Bus Tanpa Legalitas Jadi Atensi Utama LKPM-NTB di Kota Bima, Ancam Lapor Penipuan Negara
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 13:39

Polsek Cerenti Tertibkan Lima Rakit PETI Jenis Dompeng di Sungai Kuantan Desa Pulau Jambu

Minggu, 31 Mei 2026 - 09:35

Dugaan Penipuan Berkedok Pinjaman: Oknum Guru SMPN 3 Woha Menjadi Sorotan, Sudah Berkali-kali Terjadi

Sabtu, 30 Mei 2026 - 04:48

Dugaan Korupsi Alat Berat Dinas PUPR Kabupaten Bima: Rugikan Daerah Rp 3,89 Miliar, Pelapor Lengkapi Keterangan di Polres

Sabtu, 30 Mei 2026 - 04:46

Pernyataan Abu Janda Dinilai Keliru, Ketua PW GP Ansor Sumbar: Minangkabau Adalah Penjaga Peradaban

Sabtu, 30 Mei 2026 - 02:46

PETANI SAWIT MENJERIT, HARGA TBS “TERJUN” DINAS PERKEBUNAN KUANSING DIDUGA LEMAH DALAM PENGAWASAN HARGA TBS

Kamis, 28 Mei 2026 - 17:22

Imaam Yakhsyallah Mansur: Kehormatan Masjidil Haram dan Masjidil Aqsa Harus Dijaga Bersama

Kamis, 28 Mei 2026 - 16:22

PO Bus Tanpa Legalitas Jadi Atensi Utama LKPM-NTB di Kota Bima, Ancam Lapor Penipuan Negara

Kamis, 28 Mei 2026 - 15:57

Riki Rizo Namzah Ketua GP Ansor Kabupaten Solok Sembelih Sapi Kurban

Berita Terbaru