KadisDukcapil Kuansing

RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

Dody Fitrawan, S.A.P,. M.M Plt. Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kabupaten Kuantan Singingi

Ngeri! Ada Paku dan Logam Bersarang di Perut Korban Pemasungan di Puger Jember

- Penulis

Jumat, 10 April 2026 - 10:04

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JEMBER, //TintaPos.Com// – Tabir gelap yang menyelimuti nasib MVA (23), pemuda asal Dusun Lengkong, Desa Wonosari, Kecamatan Puger, Jember, kian menyayat hati. Setelah dievakuasi dari belenggu pasung, sebuah fakta medis yang mengerikan terungkap: tubuh pemuda ini ternyata menyimpan sejumlah benda tajam dan logam berbahaya di dalam pencernaannya.

Kasus ini menjadi sorotan publik setelah Dinas Sosial (Dinsos) Jember bersama relawan melakukan evakuasi kemanusiaan terhadap MVA yang merupakan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Namun, pemeriksaan medis menyeluruh di rumah sakit justru menemukan ancaman maut di dalam perut korban yang harus segera ditangani secara bedah.

Temuan ini sangat mengejutkan dan membutuhkan intervensi medis darurat,” ungkap Kepala UPT Liponsos Dinsos Jember, Roni Effendi, saat dikonfirmasi media, Jumat 10 April 2026.

MVA, yang sebelumnya terpaksa dipasung keluarga karena perilaku agresif, menjalani prosedur rontgen sebagai syarat pemeriksaan kesehatan. Hasil pemindaian tersebut menunjukkan pemandangan memilukan; benda-benda asing terlihat jelas bersarang di rongga perutnya.

Hasil rontgen menunjukkan adanya benda tajam menyerupai paku dan potongan logam lainnya. Secara detail, ada dua benda diduga paku dan tiga benda logam yang bersarang di sana,” papar Roni dengan nada prihatin.

Baca Juga:  Meriah dan Khidmat, MTQ Kenegerian Benai ke-XV Tahun 2026 Resmi Ditutup, Desa Talontam Benai Raih Juara Umum

Selain logam, tim medis juga mendeteksi adanya gumpalan misterius berwarna hitam. Belum bisa dipastikan apakah itu massa darah yang membeku atau material asing lain seperti plastik, yang menurut penuturan keluarga, kerap dikonsumsi oleh MVA dalam kondisi tidak sadar.

Prioritas medis kini berubah. Terapi kejiwaan yang sedianya dilakukan di Liposos terpaksa ditunda demi menyelamatkan nyawa Vemas dari risiko infeksi internal atau pendarahan organ akibat benda tajam tersebut. Pihak rumah sakit kini tengah menunggu persetujuan keluarga untuk melakukan tindakan operasi pembedahan.

“Kami terus menjalin komunikasi intensif dengan pihak keluarga agar segera memberikan izin tindakan operasi. Ini adalah langkah pacu waktu demi keselamatan pasien,” tegas Roni.

Riwayat gangguan jiwa yang dialami MVA bermula dari peristiwa traumatis kecelakaan sepeda motor hebat pada tahun 2018 yang menyebabkan cedera kepala permanen. Kondisi syarafnya kian memburuk diduga akibat pengaruh konsumsi obat keras berbahaya di masa remaja, hingga ia kehilangan kendali atas perilaku dan apa yang dikonsumsinya.

Harapan kami hanya satu, MVA bisa mendapatkan penanganan medis yang tepat, benda asing itu keluar dari tubuhnya, dan ia bisa pulih secara bertahap,” pungkas Roni.

(Nur/Tp)

Berita Terkait

Janji Pemberdayaan Tak Diindahkan, Ketum BAPEKA-NTB Murka: Akan Segel Lokasi Proyek Brantas Abipraya
100 Persen Buatan Lokal, PT INKA Banyuwangi Kirim Rangkaian Ke-14 Gerbong Datar ke Palembang
HUT ke-24 Kota Bima: Hj. Mahdalena: “Bima Berbenah, Kota Bima Bisa Menjadi Lebih Gemilang”
HUT ke-24 Kota Bima: Kepala DLH Syahrial Nuryadin: “Wujudkan Bima Bersih, Hijau, dan Berkelas Dunia”
DPRD dan Pemkab Tolitoli Setujui Perubahan Perda Pajak dan Retribusi Daerah
Wakapolres Tolitoli Pimpin Pelepasan 70 Casis Polri ke Polda Sulteng
Jaga Kesiapan Personel, Biddokkes Polda Jatim Gelar Rikes Berkala di Polres Bondowoso
Polda Sumsel Pastikan Proses Hukum Profesional Melalui Rekonstruksi 32 Adegan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 12:57

Janji Pemberdayaan Tak Diindahkan, Ketum BAPEKA-NTB Murka: Akan Segel Lokasi Proyek Brantas Abipraya

Jumat, 10 April 2026 - 12:55

100 Persen Buatan Lokal, PT INKA Banyuwangi Kirim Rangkaian Ke-14 Gerbong Datar ke Palembang

Jumat, 10 April 2026 - 12:54

HUT ke-24 Kota Bima: Hj. Mahdalena: “Bima Berbenah, Kota Bima Bisa Menjadi Lebih Gemilang”

Jumat, 10 April 2026 - 10:41

HUT ke-24 Kota Bima: Kepala DLH Syahrial Nuryadin: “Wujudkan Bima Bersih, Hijau, dan Berkelas Dunia”

Jumat, 10 April 2026 - 10:40

DPRD dan Pemkab Tolitoli Setujui Perubahan Perda Pajak dan Retribusi Daerah

Jumat, 10 April 2026 - 10:36

Jaga Kesiapan Personel, Biddokkes Polda Jatim Gelar Rikes Berkala di Polres Bondowoso

Jumat, 10 April 2026 - 10:14

Polda Sumsel Pastikan Proses Hukum Profesional Melalui Rekonstruksi 32 Adegan

Jumat, 10 April 2026 - 10:12

Polres PALI Tegaskan Komitmen Berantas Curas, Pelaku Kekerasan di Talang Ubi Dibekuk

Berita Terbaru