RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

DPP JA-NTB LSKHP Akan Turun Klarifikasi Dugaan Penyimpangan Dana BOS di SMPN 1 Woha Tente

- Penulis

Minggu, 19 April 2026 - 04:28

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Woha //TintaPos.Com// – Ketua DPP JA-NTB LSKHP, Hamdin Al-Hasby, bersama timnya menyatakan akan segera turun langsung untuk meminta klarifikasi kepada pihak SMP Negeri 1 Woha Tente terkait adanya dugaan tindakan melawan hukum dalam pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Langkah ini diambil menyusul adanya informasi yang beredar mengenai kejanggalan pada nama rekening dana BOS SMPN 1 Woha, yang diduga menggunakan atau diklaim atas nama pihak lain (cq nama orang), bukan atas nama resmi lembaga sebagaimana mestinya. Dugaan tersebut dinilai sebagai persoalan serius yang berpotensi melanggar ketentuan hukum dan tata kelola keuangan negara.

Hamdin Al-Hasby menegaskan bahwa transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana pendidikan adalah hal yang tidak bisa ditawar. Terlebih, berdasarkan data yang dihimpun, total anggaran dana BOS SMPN 1 Woha mencapai lebih dari Rp1 miliar. Nilai anggaran yang besar tersebut harus dikelola secara profesional, terbuka, dan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Baca Juga:  Diawali Ibadah dan Dialog Bersama Warga, Akses Jalan Penghubung Bitung–Minut Kembali Dibuka

“Kami melihat ada indikasi yang perlu diklarifikasi secara langsung. Penggunaan nama rekening yang tidak sesuai tentu menimbulkan pertanyaan besar. Ini bukan hal kecil, karena menyangkut dana publik untuk pendidikan,” ujarnya.

DPP JA-NTB LSKHP menilai bahwa persoalan ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut tanpa kejelasan. Oleh karena itu, tim akan melakukan penelusuran dan meminta keterangan resmi dari pihak sekolah guna memastikan apakah benar terjadi pelanggaran atau hanya kesalahpahaman administratif.

Selain itu, pihaknya juga membuka kemungkinan untuk mendorong proses hukum lebih lanjut apabila ditemukan adanya unsur pelanggaran yang merugikan keuangan negara.

“Kami ingin memastikan bahwa dana BOS benar-benar digunakan untuk kepentingan siswa dan kemajuan pendidikan, bukan disalahgunakan. Jika terbukti ada pelanggaran, tentu harus ada konsekuensi hukum,” tegas Hamdin.

DPP JA-NTB LSKHP mengajak semua pihak, termasuk masyarakat dan instansi terkait, untuk bersama-sama mengawal kasus ini demi terciptanya tata kelola pendidikan yang bersih dan berintegritas.

Berita Terkait

Pemerintah Kuansing Bentuk Tim Penyelesaian Sengketa Lahan Antara Masyarakat Koto Baru dengan PT. RAPP
Dukung Asta Cita Presiden, Panen Raya Jagung di Sikakak Hasilkan 1 Ton
Polda Sumsel Distribusikan 100 Jerigen Cairan Pemadam X-Fire ke 11 Polres
Masyarakat Desak Kapolres Sijunjung Tuntaskan Aktivitas PETI, Jangan Tunggu Bencana, “Jaga Alam Maka Alam Akan Jaga Kita”
Aktivitas PETI di Sijunjung Tak Terbendung, Adanya Dugaan Oknum Polisi Jadi Pemodal
Masyarakat Koto Baru Menanti Keadilan, Pemkab Kuansing Gelar Rapat Penyelesaian Persoalan dengan PT RAPP
RIBUAN MASYARAKAT DAN LEMBAGA ADAT KOTO BARU TANAM BIBIT SAWIT DI LAHAN ULAYAT YANG DIKUASAI PT RAPP
WARGA LAPORKAN DUGAAN PENCEMARAN SUNGAI AMUT OLEH LIMBAH CAIR PKS PT MAS DI TANJUNG PAUH
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 15:17

GAZALI TEGAS TIDAK DIAM LAGI: DIGEROGOTI RENTENIR TOFAN RATUSAN JUTA, TIGA LAPORAN DIAJUKAN SEKALIGUS

Senin, 7 September 2026 - 11:46

Teror Dan Ancam Polisi: Rentenir Guru P3K di Bima Terancam di Pecat dan mendekam di penjara.

Senin, 7 September 2026 - 07:28

KETUA BAZNAS NTB SERING TIDAK DI KANTOR, BANTUAN BEROBAT TERUS TERTUNDA — KELUARGA PASIEN KELUAR BIAYA RATUSAN RIBU TANPA HASIL

Minggu, 6 September 2026 - 09:15

ALIANSI MASYARAKAT BERSATU KOTA & KABUPATEN BIMA AKAN GELAR AKSI DAMAI: TOLAK RENTENIR ILEGAL, TEGAKKAN KEADILAN & LINDUNGI MARTABAT WARGA

Kamis, 3 September 2026 - 14:29

BUKAN SATU KORBAN SAJA! Rentenir Tofan Ternyata Teror Banyak Keluarga — Ibu Esti Juga Dihina Kata Kasar & Diancam, Siap Laporkan Tofan Ke Polisi.

Kamis, 3 September 2026 - 07:04

DI HARI YANG SAMA, DUA LAPORAN GEMPARKAN POLRES BIMA KOTA — Istri Korban Laporkan Pemerasan & Pengancaman, DPP BAPEKA-NTB Bongkar Rentenir Ilegal Seorang Guru  

Rabu, 2 September 2026 - 16:46

RUSTAM, SH. (PENASEHAT HUKUM BAPEKA-NTB): PRAKTIK PEMERASAN RENTENIR OLEH SEORANG ABDI NEGARA DI KOTA BIMA — MENCORONG NAMA BAIK INSTITUSI PENDIDIKAN

Rabu, 2 September 2026 - 06:53

BAPEKA-NTB AKAN LAPORKAN “TFN” (LAMPE) KE POLRES BIMA KOTA — RENTENIR YANG MANFAATKAN MEDIA SOSIAL UNTUK MEMERAS DAN MEMPERMALUKAN WARGA

Berita Terbaru