RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

Verifikasi Warga Miskin, Pemkab Jember Turunkan 22 Ribu Pegawai

- Penulis

Minggu, 19 April 2026 - 12:15

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jember //Tintapos.com// – Pemkab Jember tak sekadar memperbarui data kemiskinan melalui kegiatan verifikasi dan validasi (verval) warga desil 1. Di balik pengerahan 22 ribu aparatur sipil negara (ASN) ke lapangan, tersimpan tujuan yang lebih dalam, yakni membangun empati dan kepekaan sosial para abdi negara terhadap kondisi riil masyarakat.

Penjabat Sekretaris Daerah Jember Akhmad Helmi Luqman menegaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya soal akurasi data, melainkan juga upaya mendekatkan ASN dengan warga kurang mampu. Dengan turun langsung, ASN diharapkan bisa melihat dan merasakan sendiri kondisi kehidupan masyarakat yang selama ini hanya terekam dalam angka.

“Selain update data, kegiatan verval ini bisa menggugah empati para ASN bahwa di luar sana masih banyak warga miskin yang perlu mendapat perhatian pemerintah,” ujar Helmi.

Sebanyak 22 ribu ASN, mulai dari PPPK paruh waktu hingga pejabat tinggi, dilibatkan untuk memverifikasi sekitar 97 ribu warga miskin kategori Desil 1 berdasarkan data Dinas Sosial. Setiap ASN mendapat tugas memverifikasi tiga hingga lima warga.

Tak sedikit ASN yang harus menjalankan tugas di luar wilayah domisilinya. Hal ini dilakukan karena jumlah petugas lebih banyak dibandingkan sasaran, sekaligus untuk pemerataan beban kerja.

“Karena di kawasan kota sudah penuh, saya sendiri dapat tugas verval di Sumberjambe, padahal rumah di kota,” ungkap Helmi.

Di tempat terpisah, Lurah Antirogo, Kecamatan Sumbersari, Teguh Tri Laksono mengaku mendapat jatah memverifikasi lima warga yang tersebar di Kecamatan Mumbulsari, Pakusari, dan Silo. Ia menilai penugasan lintas wilayah ini justru memberikan pengalaman berbeda bagi ASN untuk melihat kondisi masyarakat di berbagai daerah.

Baca Juga:  Wujudkan Generasi Emas, Danlanud Sam Ratulangi Resmikan SPPG Tolotio Lanud Sam Ratulangi di Gorontalo

“Saya kebagian lima warga di Mumbulsari, Pakusari, dan Silo. Ini jadi pengalaman langsung bagi kami untuk melihat kondisi warga di lapangan,” kata Teguh.

Teguh sepakat, bahwa kegiatan verval tidak hanya berdampak pada pembaruan data, tetapi juga mampu menumbuhkan empati dan rasa syukur bagi ASN.

“Kegiatan ini bisa menumbuhkan empati. Kita jadi lebih paham kondisi warga, sekaligus meningkatkan rasa syukur karena masih banyak masyarakat yang kondisi ekonominya jauh di bawah kita,” ujarnya.

Ia menambahkan, keterlibatan langsung ASN di lapangan juga menjadi momentum untuk memperkuat orientasi pelayanan publik. “Dengan turun langsung seperti ini, ASN tidak hanya bekerja di balik meja. Kita diingatkan bahwa tugas utama kita adalah melayani masyarakat, terutama yang membutuhkan perhatian lebih,” imbuhnya.

Pelaksanaan verval dijadwalkan berlangsung pada 18 hingga 24 April 2026 dan bisa diperpanjang. Dilakukan di luar jam kerja, yakni sepulang kerja atau saat hari libur. Meski fleksibel dan dapat diwakilkan orang lain jika terkendala jarak, pelaporan tetap harus dilakukan oleh ASN yang bersangkutan melalui akun masing-masing.

Melalui langkah ini, Pemkab Jember berharap data kemiskinan yang dihasilkan lebih akurat dan tepat sasaran. Namun lebih dari itu, pengalaman langsung di lapangan diharapkan mampu membentuk karakter ASN yang lebih peka, responsif, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

(Nur/Tp)

Berita Terkait

Pemerintah Kuansing Bentuk Tim Penyelesaian Sengketa Lahan Antara Masyarakat Koto Baru dengan PT. RAPP
Dukung Asta Cita Presiden, Panen Raya Jagung di Sikakak Hasilkan 1 Ton
Polda Sumsel Distribusikan 100 Jerigen Cairan Pemadam X-Fire ke 11 Polres
Masyarakat Desak Kapolres Sijunjung Tuntaskan Aktivitas PETI, Jangan Tunggu Bencana, “Jaga Alam Maka Alam Akan Jaga Kita”
Aktivitas PETI di Sijunjung Tak Terbendung, Adanya Dugaan Oknum Polisi Jadi Pemodal
Masyarakat Koto Baru Menanti Keadilan, Pemkab Kuansing Gelar Rapat Penyelesaian Persoalan dengan PT RAPP
RIBUAN MASYARAKAT DAN LEMBAGA ADAT KOTO BARU TANAM BIBIT SAWIT DI LAHAN ULAYAT YANG DIKUASAI PT RAPP
WARGA LAPORKAN DUGAAN PENCEMARAN SUNGAI AMUT OLEH LIMBAH CAIR PKS PT MAS DI TANJUNG PAUH
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 15:17

GAZALI TEGAS TIDAK DIAM LAGI: DIGEROGOTI RENTENIR TOFAN RATUSAN JUTA, TIGA LAPORAN DIAJUKAN SEKALIGUS

Senin, 7 September 2026 - 11:46

Teror Dan Ancam Polisi: Rentenir Guru P3K di Bima Terancam di Pecat dan mendekam di penjara.

Senin, 7 September 2026 - 07:28

KETUA BAZNAS NTB SERING TIDAK DI KANTOR, BANTUAN BEROBAT TERUS TERTUNDA — KELUARGA PASIEN KELUAR BIAYA RATUSAN RIBU TANPA HASIL

Minggu, 6 September 2026 - 09:15

ALIANSI MASYARAKAT BERSATU KOTA & KABUPATEN BIMA AKAN GELAR AKSI DAMAI: TOLAK RENTENIR ILEGAL, TEGAKKAN KEADILAN & LINDUNGI MARTABAT WARGA

Kamis, 3 September 2026 - 14:29

BUKAN SATU KORBAN SAJA! Rentenir Tofan Ternyata Teror Banyak Keluarga — Ibu Esti Juga Dihina Kata Kasar & Diancam, Siap Laporkan Tofan Ke Polisi.

Kamis, 3 September 2026 - 07:04

DI HARI YANG SAMA, DUA LAPORAN GEMPARKAN POLRES BIMA KOTA — Istri Korban Laporkan Pemerasan & Pengancaman, DPP BAPEKA-NTB Bongkar Rentenir Ilegal Seorang Guru  

Rabu, 2 September 2026 - 16:46

RUSTAM, SH. (PENASEHAT HUKUM BAPEKA-NTB): PRAKTIK PEMERASAN RENTENIR OLEH SEORANG ABDI NEGARA DI KOTA BIMA — MENCORONG NAMA BAIK INSTITUSI PENDIDIKAN

Rabu, 2 September 2026 - 06:53

BAPEKA-NTB AKAN LAPORKAN “TFN” (LAMPE) KE POLRES BIMA KOTA — RENTENIR YANG MANFAATKAN MEDIA SOSIAL UNTUK MEMERAS DAN MEMPERMALUKAN WARGA

Berita Terbaru