RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

Dinas TPH Tolitoli Optimalkan Irigasi untuk Dukung Musim Tanam 2026

- Penulis

Senin, 27 April 2026 - 04:07

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tolitoli, //Tintapos.com// – Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Kabupaten Tolitoli terus mendorong para petani untuk memaksimalkan pemanfaatan sistem pengairan persawahan selama musim tanam April hingga September 2026. Upaya ini dilakukan sebagai langkah strategis untuk meningkatkan produktivitas sektor pertanian sekaligus menjaga stabilitas ketahanan pangan di daerah.

Dorongan tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Dinas TPH Kabupaten Tolitoli, Eliya Sagala, saat menghadiri kegiatan pembukaan pintu air di wilayah Daerah Irigasi Tende Lalos pada Jumat (24/4/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian program pemerintah daerah dalam memastikan kesiapan infrastruktur pertanian, khususnya dalam hal ketersediaan dan distribusi air bagi lahan persawahan.

Dalam keterangannya, Eliya menegaskan bahwa air merupakan faktor kunci dalam keberhasilan budidaya tanaman padi. Tanpa pengelolaan air yang baik, produktivitas pertanian berpotensi menurun, bahkan dapat menyebabkan gagal panen. Oleh karena itu, optimalisasi sistem irigasi harus menjadi perhatian bersama antara pemerintah, petani, dan pihak terkait lainnya.

Ia menjelaskan bahwa pembukaan pintu air di Daerah Irigasi Tende Lalos bertujuan untuk memastikan distribusi air dapat berjalan lancar dan merata ke seluruh areal persawahan. Dengan distribusi yang baik, setiap petani memiliki akses yang sama terhadap kebutuhan air, sehingga proses tanam dapat dilakukan secara serentak dan terencana.

Baca Juga:  Pertamina pastikan stok elpiji 3 kg di Banyuwangi aman

Selain memastikan ketersediaan air, Dinas TPH juga mengingatkan pentingnya peran aktif petani dalam menjaga infrastruktur irigasi. Saluran air yang bersih dan terawat akan mendukung kelancaran aliran air ke lahan pertanian. Kerusakan atau penyumbatan saluran irigasi dapat menghambat distribusi air dan berdampak pada hasil produksi.

Lebih lanjut, Eliya mengimbau para petani untuk menerapkan pola tanam yang tepat sesuai dengan kondisi ketersediaan air dan musim. Perencanaan tanam yang baik dinilai dapat meningkatkan efisiensi penggunaan air serta mengurangi risiko kerugian akibat faktor cuaca maupun gangguan teknis lainnya.

Pemerintah daerah, kata dia, terus berupaya meningkatkan kualitas layanan di sektor pertanian, termasuk melalui perbaikan dan pemeliharaan jaringan irigasi. Hal ini merupakan bagian dari komitmen untuk mendukung kesejahteraan petani dan memperkuat sektor pertanian sebagai tulang punggung ekonomi daerah.

Dengan sinergi antara pemerintah dan petani, diharapkan musim tanam tahun 2026 dapat berjalan dengan optimal dan menghasilkan produksi yang meningkat. Peningkatan hasil panen tersebut diharapkan tidak hanya memenuhi kebutuhan lokal, tetapi juga memberikan kontribusi terhadap ketahanan pangan yang berkelanjutan di Kabupaten Tolitoli.

Berita Terkait

Pemerintah Kuansing Bentuk Tim Penyelesaian Sengketa Lahan Antara Masyarakat Koto Baru dengan PT. RAPP
Dukung Asta Cita Presiden, Panen Raya Jagung di Sikakak Hasilkan 1 Ton
Polda Sumsel Distribusikan 100 Jerigen Cairan Pemadam X-Fire ke 11 Polres
Masyarakat Desak Kapolres Sijunjung Tuntaskan Aktivitas PETI, Jangan Tunggu Bencana, “Jaga Alam Maka Alam Akan Jaga Kita”
Aktivitas PETI di Sijunjung Tak Terbendung, Adanya Dugaan Oknum Polisi Jadi Pemodal
Masyarakat Koto Baru Menanti Keadilan, Pemkab Kuansing Gelar Rapat Penyelesaian Persoalan dengan PT RAPP
RIBUAN MASYARAKAT DAN LEMBAGA ADAT KOTO BARU TANAM BIBIT SAWIT DI LAHAN ULAYAT YANG DIKUASAI PT RAPP
WARGA LAPORKAN DUGAAN PENCEMARAN SUNGAI AMUT OLEH LIMBAH CAIR PKS PT MAS DI TANJUNG PAUH
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 15:17

GAZALI TEGAS TIDAK DIAM LAGI: DIGEROGOTI RENTENIR TOFAN RATUSAN JUTA, TIGA LAPORAN DIAJUKAN SEKALIGUS

Senin, 7 September 2026 - 11:46

Teror Dan Ancam Polisi: Rentenir Guru P3K di Bima Terancam di Pecat dan mendekam di penjara.

Senin, 7 September 2026 - 07:28

KETUA BAZNAS NTB SERING TIDAK DI KANTOR, BANTUAN BEROBAT TERUS TERTUNDA — KELUARGA PASIEN KELUAR BIAYA RATUSAN RIBU TANPA HASIL

Minggu, 6 September 2026 - 09:15

ALIANSI MASYARAKAT BERSATU KOTA & KABUPATEN BIMA AKAN GELAR AKSI DAMAI: TOLAK RENTENIR ILEGAL, TEGAKKAN KEADILAN & LINDUNGI MARTABAT WARGA

Kamis, 3 September 2026 - 14:29

BUKAN SATU KORBAN SAJA! Rentenir Tofan Ternyata Teror Banyak Keluarga — Ibu Esti Juga Dihina Kata Kasar & Diancam, Siap Laporkan Tofan Ke Polisi.

Kamis, 3 September 2026 - 07:04

DI HARI YANG SAMA, DUA LAPORAN GEMPARKAN POLRES BIMA KOTA — Istri Korban Laporkan Pemerasan & Pengancaman, DPP BAPEKA-NTB Bongkar Rentenir Ilegal Seorang Guru  

Rabu, 2 September 2026 - 16:46

RUSTAM, SH. (PENASEHAT HUKUM BAPEKA-NTB): PRAKTIK PEMERASAN RENTENIR OLEH SEORANG ABDI NEGARA DI KOTA BIMA — MENCORONG NAMA BAIK INSTITUSI PENDIDIKAN

Rabu, 2 September 2026 - 06:53

BAPEKA-NTB AKAN LAPORKAN “TFN” (LAMPE) KE POLRES BIMA KOTA — RENTENIR YANG MANFAATKAN MEDIA SOSIAL UNTUK MEMERAS DAN MEMPERMALUKAN WARGA

Berita Terbaru