FGD PENYELESAIAN KONFLIK PERHUTANAN SOSIAL DIGELAR DI BIMA, Kementerian LHK Hadir, Masyarakat Sampaikan Keberatan

- Penulis

Senin, 27 April 2026 - 07:29

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA BIMA //TintaPos.Com// – Upaya penyelesaian konflik lahan di kawasan perhutanan sosial kembali mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat. Kali ini, Balai Perhutanan Sosial Denpasar, di bawah naungan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), resmi menggelar Focus Group Discussion (FGD).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Polres Bima Kota ini bertujuan memfasilitasi penyelesaian konflik antara KTH Oi Rida Lestari dengan masyarakat setempat.

Dalam setiap proses perjuangan dan pembelaan hak masyarakat, Pemerintah Desa Lelamase senantiasa hadir di barisan terdepan.

Ahmad, S.Sos, selaku Lurah Desa Lelamase, menegaskan komitmennya untuk selalu setia mendampingi warga dengan penuh kesabaran dan ketabahan demi memperjuangkan hak-hak adat dan ekonomi masyarakat.

MASYARAKAT SOROTI PERLAKUAN TIDAK ADIL DAN STATUS PELAPOR

Dalam kesempatan tersebut, sejumlah tokoh masyarakat menyampaikan pandangan dan pertanyaan kritis terkait penanganan kasus ini yang berlangsung sejak lama.

Ketua Karangtaruna Lela Mase, M. Roris, menegaskan keprihatinan mereka terhadap kondisi lingkungan.

“Kami sudah mengikuti kasus ini mulai dari tahun 2019. Selama ini kami terus berupaya mencegah kerusakan, melakukan perlindungan mata air, dan menjaga kelestarian alam agar tetap terjaga dengan baik,” ujar Roris.

Sementara itu, Warga lelamase Aris Munandar, mempertanyakan adanya perlakuan yang dinilai tidak adil atau diskriminatif dalam pengaturan akses lahan.

Baca Juga:  BPBD Jember Mengimbau Masyarakat untuk Tetap Waspada Menyusul Peringatan Dini Cuaca Ekstrem dari BMKG yang Masih Berlaku di Wilayah Jember dan Sekitarnya

“Pada tahun 2021, berdasarkan keputusan BKPH saat itu, ada larangan pembebasan lahan dan akses ditutup. Namun anehnya, akses untuk wilayah yang dikelola pihak dari Maria justru tidak ditutup dan tetap dibuka. Kami bertanya, ada apa ini? Mengapa ada perbedaan perlakuan seperti ini?” tanyanya dengan tegas.

Lebih jauh, Aris Munandar juga menyoroti siapa yang menjadi pelapor dalam kasus ini.

“Menurut kami hal ini tidak masuk akal. Pelapor yang melaporkan 16 orang warga Lelamase ini justru adalah salah satu tersangka OTT (Operasi Tangkap Tangan) yang saat ini kasusnya masih dalam proses hukum,” tegas Aris.

Pihak Balai Perhutanan Sosial Denpasar juga menegaskan komitmennya dalam mewujudkan Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi.

“Segenap pimpinan dan pegawai Direktorat Jenderal Perhutanan Sosial berkomitmen untuk menegakkan integritas dan layanan berkualitas yang unggul serta tanpa biaya (0 Rupiah),” tegas surat tersebut.

Dengan adanya pertemuan ini, diharapkan semua pertanyaan dan keberatan dapat dijawab serta dicarikan solusi yang win-win solution, adil, dan berkelanjutan bagi semua pihak.

Red.

Berita Terkait

Polsek Kuantan Tengah Tertibkan dan Musnahkan 11 Unit PETI di Desa Kampung Baru Sentajo
Polsek Kuantan Mudik Tertibkan Aktivitas PETI di Desa Petapahan, Enam Mesin Lanting/Darat Dimusnahkan
KRYD Operasi Sarang Narkoba, Tim Elang Kuantan Ungkap Dugaan Peredaran Sabu di Beringin Taluk
Penguatan Advokasi Hukum Berkeadilan Jadi Fokus Musda I ARUN Sumbar
Suara Hati yang Belum Terdengar: Di Balik Ketegasan Regulasi PETI dan Jeritan Lambung Warga Miskin
Anggota DPRD Kota Padang Ja’far Resmi Buka Pelatihan Digital Marketing UMKM BERKELAS Angkatan I
Target Juara Umum Porprov II Muara Enim, KORMI dan FPMSI Palembang Gelar Seleksi Atlet Pingpong
Layanan Kepolisian 110, Polsek Kuantan Hilir Tindak Lanjuti Laporan PETI di Pulau Beralo
Berita ini 100 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 07:29

Polsek Kuantan Tengah Tertibkan dan Musnahkan 11 Unit PETI di Desa Kampung Baru Sentajo

Minggu, 25 Oktober 2026 - 07:26

Polsek Kuantan Mudik Tertibkan Aktivitas PETI di Desa Petapahan, Enam Mesin Lanting/Darat Dimusnahkan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 04:37

KRYD Operasi Sarang Narkoba, Tim Elang Kuantan Ungkap Dugaan Peredaran Sabu di Beringin Taluk

Minggu, 25 Oktober 2026 - 04:04

Penguatan Advokasi Hukum Berkeadilan Jadi Fokus Musda I ARUN Sumbar

Minggu, 25 Oktober 2026 - 02:43

Suara Hati yang Belum Terdengar: Di Balik Ketegasan Regulasi PETI dan Jeritan Lambung Warga Miskin

Minggu, 25 Oktober 2026 - 01:55

Target Juara Umum Porprov II Muara Enim, KORMI dan FPMSI Palembang Gelar Seleksi Atlet Pingpong

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 09:30

Layanan Kepolisian 110, Polsek Kuantan Hilir Tindak Lanjuti Laporan PETI di Pulau Beralo

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 02:01

Kisah Haru Perjuangan Guru di Tigo Jangko, Motor Rusak di Tengah Sulitnya Akses Jalan

Berita Terbaru