RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

HIDUPKAN RONDA MALAM DI KELURAHAN PENATOI, LANGKAH KONKRET KECAMATAN MPUNDA JAGA KAMTIBMAS

- Penulis

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:49

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA BIMA, TINTA POS – Guna menciptakan suasana lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif, masyarakat serta perangkat Kelurahan Penatoi, Kecamatan Mpunda, berkomitmen menghidupkan kembali dan mengaktifkan secara rutin kegiatan ronda malam di setiap lingkungan. Langkah ini digalakkan sebagai upaya preventif utama dalam menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas), sekaligus menekan potensi tindak kriminalitas maupun gangguan keamanan lainnya di wilayah kecamatan.

Inisiatif ini digerakkan langsung oleh Lurah Penatoi, Faisal M. Yusuf, SH, bersama unsur Muspika, Ketua RT, Ketua RW, serta didukung penuh oleh seluruh elemen masyarakat. Melalui kegiatan ini, pola pengamanan lingkungan diharapkan lebih terstruktur, terjadwal, dan berjalan berkesinambungan, bukan hanya bersifat seremonial semata.

Dalam keterangannya, Lurah Penatoi, Faisal M. Yusuf, SH, menegaskan bahwa keamanan lingkungan bukan hanya tanggung jawab aparat kepolisian, melainkan kewajiban dan tanggung jawab aparat bersama seluruh warga. Menghidupkan kembali budaya ronda malam adalah cara paling efektif dan sederhana untuk memelihara kerukunan, mempererat tali persaudaraan antarwarga, sekaligus memastikan setiap sudut wilayah kelurahan berada dalam pengawasan ketat.

“Kami mengajak seluruh warga, para pemuda, dan seluruh elemen masyarakat di Kelurahan Penatoi untuk bergotong royong kembali melaksanakan ronda. Jangan biarkan lingkungan sepi dari pengawasan di malam hari. Kehadiran petugas ronda di Poskamling atau berpatroli keliling sangat berpengaruh besar untuk membuat pelaku kejahatan takut dan tidak berani beraksi,” ujar Faisal M. Yusuf, SH.

Baca Juga:  Negara Raup Rp11,4 Triliun! Kejagung Serahkan Hasil Penindakan, Presiden Prabowo: Buktikan Hukum Tegak Lurus

Selain bertujuan mengamankan lingkungan, kegiatan ronda ini juga dimanfaatkan sebagai sarana komunikasi warga untuk saling bertukar informasi, memantau keberadaan hal-hal yang mencurigakan, serta menyampaikan pesan-pesan penting terkait ketertiban dan keamanan. Jadwal ronda pun disusun sedemikian rupa agar pembagian tugas merata dan tidak memberatkan, dengan prinsip kebersamaan dan saling bergantian antarwarga.

Warga setempat menyambut baik langkah yang diambil oleh Lurah Faisal M. Yusuf, SH dan jajarannya ini. Salah satu warga mengaku merasa lebih tenang dan aman mengetahui ada jadwal ronda yang aktif berjalan kembali. Menurutnya, budaya ronda adalah warisan luhur yang harus terus dijaga, karena menjadi benteng pertahanan pertama keamanan di tingkat paling bawah.

“Kalau ronda berjalan aktif, pencuri atau orang jahat pasti berpikir dua kali masuk ke wilayah kita. Ini bentuk kepedulian kita terhadap rumah dan tetangga sendiri. Kami siap mendukung dan mengikuti jadwal yang sudah disepakati bersama,” ungkap seorang warga.

Pihak Kelurahan Penatoi berharap, semangat kebersamaan dalam kegiatan ronda ini terus terjaga dan tidak kendur di tengah jalan. Diharapkan pula, dengan lingkungan yang aman dan tertib, aktivitas ekonomi maupun sosial warga di wilayah Kecamatan Mpunda pada umumnya, dan Kelurahan Penatoi pada khususnya, dapat berjalan lancar, damai, dan penuh rasa persaudaraan.

Red.

Berita Terkait

Pemerintah Kuansing Bentuk Tim Penyelesaian Sengketa Lahan Antara Masyarakat Koto Baru dengan PT. RAPP
Dukung Asta Cita Presiden, Panen Raya Jagung di Sikakak Hasilkan 1 Ton
Polda Sumsel Distribusikan 100 Jerigen Cairan Pemadam X-Fire ke 11 Polres
Masyarakat Desak Kapolres Sijunjung Tuntaskan Aktivitas PETI, Jangan Tunggu Bencana, “Jaga Alam Maka Alam Akan Jaga Kita”
Aktivitas PETI di Sijunjung Tak Terbendung, Adanya Dugaan Oknum Polisi Jadi Pemodal
Masyarakat Koto Baru Menanti Keadilan, Pemkab Kuansing Gelar Rapat Penyelesaian Persoalan dengan PT RAPP
RIBUAN MASYARAKAT DAN LEMBAGA ADAT KOTO BARU TANAM BIBIT SAWIT DI LAHAN ULAYAT YANG DIKUASAI PT RAPP
WARGA LAPORKAN DUGAAN PENCEMARAN SUNGAI AMUT OLEH LIMBAH CAIR PKS PT MAS DI TANJUNG PAUH
Berita ini 72 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 15:17

GAZALI TEGAS TIDAK DIAM LAGI: DIGEROGOTI RENTENIR TOFAN RATUSAN JUTA, TIGA LAPORAN DIAJUKAN SEKALIGUS

Senin, 7 September 2026 - 11:46

Teror Dan Ancam Polisi: Rentenir Guru P3K di Bima Terancam di Pecat dan mendekam di penjara.

Senin, 7 September 2026 - 07:28

KETUA BAZNAS NTB SERING TIDAK DI KANTOR, BANTUAN BEROBAT TERUS TERTUNDA — KELUARGA PASIEN KELUAR BIAYA RATUSAN RIBU TANPA HASIL

Minggu, 6 September 2026 - 09:15

ALIANSI MASYARAKAT BERSATU KOTA & KABUPATEN BIMA AKAN GELAR AKSI DAMAI: TOLAK RENTENIR ILEGAL, TEGAKKAN KEADILAN & LINDUNGI MARTABAT WARGA

Kamis, 3 September 2026 - 14:29

BUKAN SATU KORBAN SAJA! Rentenir Tofan Ternyata Teror Banyak Keluarga — Ibu Esti Juga Dihina Kata Kasar & Diancam, Siap Laporkan Tofan Ke Polisi.

Kamis, 3 September 2026 - 07:04

DI HARI YANG SAMA, DUA LAPORAN GEMPARKAN POLRES BIMA KOTA — Istri Korban Laporkan Pemerasan & Pengancaman, DPP BAPEKA-NTB Bongkar Rentenir Ilegal Seorang Guru  

Rabu, 2 September 2026 - 16:46

RUSTAM, SH. (PENASEHAT HUKUM BAPEKA-NTB): PRAKTIK PEMERASAN RENTENIR OLEH SEORANG ABDI NEGARA DI KOTA BIMA — MENCORONG NAMA BAIK INSTITUSI PENDIDIKAN

Rabu, 2 September 2026 - 06:53

BAPEKA-NTB AKAN LAPORKAN “TFN” (LAMPE) KE POLRES BIMA KOTA — RENTENIR YANG MANFAATKAN MEDIA SOSIAL UNTUK MEMERAS DAN MEMPERMALUKAN WARGA

Berita Terbaru