RIOKASYTERWANDRA, S.Sos, MM Kasatpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kuantan Singingi

Pemkab Tolitoli Kejar Perbaikan Nilai SPI KPK, Integritas ASN Jadi Sorotan

- Penulis

Sabtu, 13 Juni 2026 - 02:38

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tolitoli //Tintapos.com// – Hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Tahun 2025 menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Tolitoli. Temuan dan indikator dalam survei tersebut kini dijadikan dasar evaluasi untuk memperbaiki berbagai aspek tata kelola pemerintahan yang dinilai masih perlu dibenahi.

Keseriusan itu ditunjukkan melalui rapat koordinasi penyusunan Rencana Tindak Lanjut (RTL) yang digelar Inspektorat Daerah Kabupaten Tolitoli di Aula Suwot Pollimpungan, Kamis (11/6/2026). Forum tersebut mempertemukan sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) guna menyamakan langkah dalam meningkatkan standar integritas dan akuntabilitas aparatur pemerintahan.

Rapat dipimpin Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Tolitoli, Rustan Rewa. Dalam pertemuan tersebut, masing-masing perangkat daerah diminta mencermati hasil survei serta mengidentifikasi faktor-faktor yang masih menjadi kelemahan dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.

Perwakilan Inspektorat Daerah Kabupaten Tolitoli, Arifin, menegaskan bahwa SPI bukan sekadar penilaian administratif, melainkan instrumen yang digunakan KPK untuk memotret kondisi integritas birokrasi secara menyeluruh. Karena itu, hasil survei harus dijadikan bahan introspeksi dan bukan sekadar angka statistik yang berlalu tanpa tindak lanjut.

Menurutnya, rendah atau tingginya nilai SPI mencerminkan persepsi terhadap kualitas pelayanan, kepatuhan terhadap aturan, efektivitas pengawasan, hingga potensi terjadinya praktik-praktik yang bertentangan dengan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik.

Baca Juga:  Marak aktifitas PETI di dekat Pemukiman, warga Minta Kapolres Kuansing Tindak Tegas Pelaku PETI di Desa Pulau Godang Kari

Ia mengingatkan bahwa peningkatan nilai SPI tidak dapat dicapai hanya melalui kegiatan seremonial atau penyusunan dokumen semata. Perubahan harus diwujudkan melalui peningkatan disiplin kerja, transparansi pelayanan, kepatuhan terhadap regulasi, serta penguatan pengawasan internal di setiap perangkat daerah.

Dalam rapat tersebut juga mengemuka pentingnya membangun budaya kerja yang berorientasi pada integritas. Seluruh aparatur sipil negara didorong untuk menjalankan tugas secara profesional dan menghindari praktik-praktik yang berpotensi menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

Bagi pemerintah daerah, peningkatan skor SPI bukan hanya soal memperbaiki posisi dalam penilaian nasional. Lebih dari itu, capaian tersebut diharapkan menjadi indikator bahwa pelayanan publik semakin baik, birokrasi semakin transparan, dan masyarakat semakin percaya terhadap kinerja pemerintah.

Melalui penyusunan rencana aksi yang lebih terarah, Pemkab Tolitoli menargetkan adanya peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan pada periode penilaian berikutnya. Langkah tersebut akan disesuaikan dengan rekomendasi KPK serta hasil evaluasi yang diperoleh dari survei integritas.

Di tengah tuntutan publik terhadap pemerintahan yang bersih dan akuntabel, hasil SPI menjadi pengingat bahwa pembangunan tidak hanya diukur dari infrastruktur dan program kerja, tetapi juga dari integritas aparatur yang menjalankannya. Karena itu, komitmen memperbaiki hasil SPI harus dibarengi perubahan nyata di lapangan agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

Berita Terkait

Pemerintah Kuansing Bentuk Tim Penyelesaian Sengketa Lahan Antara Masyarakat Koto Baru dengan PT. RAPP
Dukung Asta Cita Presiden, Panen Raya Jagung di Sikakak Hasilkan 1 Ton
Polda Sumsel Distribusikan 100 Jerigen Cairan Pemadam X-Fire ke 11 Polres
Masyarakat Desak Kapolres Sijunjung Tuntaskan Aktivitas PETI, Jangan Tunggu Bencana, “Jaga Alam Maka Alam Akan Jaga Kita”
Aktivitas PETI di Sijunjung Tak Terbendung, Adanya Dugaan Oknum Polisi Jadi Pemodal
Masyarakat Koto Baru Menanti Keadilan, Pemkab Kuansing Gelar Rapat Penyelesaian Persoalan dengan PT RAPP
RIBUAN MASYARAKAT DAN LEMBAGA ADAT KOTO BARU TANAM BIBIT SAWIT DI LAHAN ULAYAT YANG DIKUASAI PT RAPP
WARGA LAPORKAN DUGAAN PENCEMARAN SUNGAI AMUT OLEH LIMBAH CAIR PKS PT MAS DI TANJUNG PAUH
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 15:17

GAZALI TEGAS TIDAK DIAM LAGI: DIGEROGOTI RENTENIR TOFAN RATUSAN JUTA, TIGA LAPORAN DIAJUKAN SEKALIGUS

Senin, 7 September 2026 - 11:46

Teror Dan Ancam Polisi: Rentenir Guru P3K di Bima Terancam di Pecat dan mendekam di penjara.

Senin, 7 September 2026 - 07:28

KETUA BAZNAS NTB SERING TIDAK DI KANTOR, BANTUAN BEROBAT TERUS TERTUNDA — KELUARGA PASIEN KELUAR BIAYA RATUSAN RIBU TANPA HASIL

Minggu, 6 September 2026 - 09:15

ALIANSI MASYARAKAT BERSATU KOTA & KABUPATEN BIMA AKAN GELAR AKSI DAMAI: TOLAK RENTENIR ILEGAL, TEGAKKAN KEADILAN & LINDUNGI MARTABAT WARGA

Kamis, 3 September 2026 - 14:29

BUKAN SATU KORBAN SAJA! Rentenir Tofan Ternyata Teror Banyak Keluarga — Ibu Esti Juga Dihina Kata Kasar & Diancam, Siap Laporkan Tofan Ke Polisi.

Kamis, 3 September 2026 - 07:04

DI HARI YANG SAMA, DUA LAPORAN GEMPARKAN POLRES BIMA KOTA — Istri Korban Laporkan Pemerasan & Pengancaman, DPP BAPEKA-NTB Bongkar Rentenir Ilegal Seorang Guru  

Rabu, 2 September 2026 - 16:46

RUSTAM, SH. (PENASEHAT HUKUM BAPEKA-NTB): PRAKTIK PEMERASAN RENTENIR OLEH SEORANG ABDI NEGARA DI KOTA BIMA — MENCORONG NAMA BAIK INSTITUSI PENDIDIKAN

Rabu, 2 September 2026 - 06:53

BAPEKA-NTB AKAN LAPORKAN “TFN” (LAMPE) KE POLRES BIMA KOTA — RENTENIR YANG MANFAATKAN MEDIA SOSIAL UNTUK MEMERAS DAN MEMPERMALUKAN WARGA

Berita Terbaru